Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGARUH PEMAHAMAN FILSAFAT TERHADAP TINGKAT PEMAHAMAN RELIGIUS MAHASISWA AQIDAH DAN FILSAFAT ISLAM DI FAKULTAS USHULUDDIN DAN PEMIKIRAN ISLAM UIN RADEN FATAH PALEMBANG Yulian Rama Pri Handiki; Heni Indrayani
Jurnal Ilmu Agama: Mengkaji Doktrin, Pemikiran, dan Fenomena Agama Vol 20 No 2 (2019): Jurnal Ilmu Agama
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/jia.v20i2.5079

Abstract

Secara konseptual filsafat adalah jalan hidup yang dapat memberikan arah kepada manusia kepada kehidupan yang lebih baik melalui pemahaman religius. Hal ini menunjukkan adanya aspek pengaruh pada pemahaman filsafat dalam hubungannya dengan pemahaman religius. Melalui penelitian kuantitatif yang dilaksanakan melalui penyebaran angket ditemukan bahwa pada mahasiswa Aqidah dan Filsafat Islam Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam terlihat pengaruh pemahaman filsafat terhadap pemahaman religius. Kata Kunci:Mahasiswa, Filsafat, Religiusitas
STRATEGI KOMUNIKASI PEMBERDAYAAN MELALUI DIGITAL PLACE STORYTELLING Candra Yudha Satriya; Heni Indrayani; Merry Agustia; Nur Amalina Putri
Al-Mishbah: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi Vol 17 No 1 (2021)
Publisher : Komunitas Dosen Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/al-mishbah.Vol17.Iss1.225

Abstract

Partisipasi aktif masyarakat merupakan bagian terpenting untuk menciptakan model pembangunan yang bertumpu pada masyarakat (community based development) dengan melakukan pemberdayaan masyarakat. Fenomena dan perkembangan kegiatan pemberdayaan masyarakat telah mengantarkan pada beragam model yang dilakukan oleh pelaku pembangunan, antara lain dilakukan oleh Pasar Papringan sebagai sebuah rural creative hubs di Kabupaten Temanggung.Dalam mengkomunikasikan gerakan revitalisasi desanya, pasar papringan memanfaatkan strategi komunikasi pemberdayaan melalui digital place storytelling. Komunikasi pemberdayaan melalui Storytelling merupakan alat strategis untuk meningkatkan reputasi sebuah tempat ketika ingin menjalin sebuah ikatan dengan stakeholdernya dan menghasilkan peluang ekonomi di era digital. Melalui media digital, masyarakat terdorong untuk bercerita tentang produk dan saling berbagi pengalaman. Pendekatan penelitian kualitatif dilakukan untuk mengeksplorasi strategi komunikasi pemberdayaan melalui model Manajemen Place storytelling yang mengintegrasikan ilmu komunikasi, manajemen pemasaran sebuah tempat dan pemberdayaan masyarakat, sehingga akan menciptakan keterlibatan para stakeholder dalam proses pemberdayaan masyarakat ekonomi kreatif pedesaan melalui rural creative hubs. Manajemen Place storytelling yang biasa diterapkan pada konsep corporate storytelling akan digunakan sebagai kerangka kerja. Sebagai hasilnya, penelitian ini menyajikan wawasan penting tentang model digital place storytelling dalam strategi komunikasi pemberdayaan untuk menciptakan hubungan dan keterlibatan dari perspektif pengelola sebuah tempat.
Tawakal Sebagai Methode Psikoterapi Terhadap Quarter Life Crisis Perspektif Imam Qusyairi Dalam Risalah Qusyairiyah Afifah Syafa Nada; Alfi Julizun Az; Heni Indrayani
Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Vol. 1 No. 4 (2024): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Quarter life crisis occurs in early adulthood because it is a difficult time, because at this point many new problems are faced. One of them is anxiety about the future, confusion of an individual who begins to question career choices, and self-identity and life goals. The purpose of this research was conducted because the phenomenon of quarter life crisis has the potential to exist at least once in the span of human life. This research was conducted in the hope of helping people in the future who experience quarter life crisis. This research is a qualitative research using descriptive analytical method on Imam Qusyairi's thoughts on tawakal in Risalah Qusyairiyah, then analyzed and drawn conclusions based on concrete data. This research is based on library search, research based on various written sources, both in the form of books, journals, articles, or other documents that have relevant and valid data. Imam Qusyairi in Risalah Qusyairiyah explains when Ibn Atha' was asked about the essence of tawakal, he replied “doubts will not arise in you that cause you great difficulty. Therefore you always obtain the essence of tranquility towards the truth you are traveling”. Trusting is a way to deal with quarter life crisis tawakal makes the heart calm, comfortable and peaceful, all the worries, anxiety, anxiety and fear and doubts felt about the future, will be reduced. Tawakal is mandatory for the perfection of faith, there is no faith without trust and there is no trust without faith
PENGARUH PEMAHAMAN FILSAFAT TERHADAP TINGKAT PEMAHAMAN RELIGIUS MAHASISWA AQIDAH DAN FILSAFAT ISLAM DI FAKULTAS USHULUDDIN DAN PEMIKIRAN ISLAM UIN RADEN FATAH PALEMBANG Yulian Rama Pri Handiki; Heni Indrayani
JIA (Jurnal Ilmu Agama) Vol 20 No 2 (2019): Jurnal Ilmu Agama : Mengkaji Doktrin, Pemikiran, dan Fenomena Agama
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/jia.v20i2.5079

Abstract

Secara konseptual filsafat adalah jalan hidup yang dapat memberikan arah kepada manusia kepada kehidupan yang lebih baik melalui pemahaman religius. Hal ini menunjukkan adanya aspek pengaruh pada pemahaman filsafat dalam hubungannya dengan pemahaman religius. Melalui penelitian kuantitatif yang dilaksanakan melalui penyebaran angket ditemukan bahwa pada mahasiswa Aqidah dan Filsafat Islam Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam terlihat pengaruh pemahaman filsafat terhadap pemahaman religius. Kata Kunci:Mahasiswa, Filsafat, Religiusitas
ENGLISH TEACHERS’ PERCEPTION ON ASSESMENT FOR LEARNING IN KURIKULUM MERDEKA Heni Indrayani; NurDevi Bte Abdul; Ariana
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i2.15229

Abstract

This research aims to find out, what are teachers' perceptions of the use of Assessment for Learning in the Kurikulum Merdeka This research method is qualitative research with phenomena experienced by research subjects, such as behavior, perception, motivation, action, etc. Research data collected through interviews. This research was carried out at SMP Negeri 1 Kelara which used two teachers as subjects. The findings of this research indicate that the use of assessment for learning in the Kurikulum Merdeka it is difficult to ensure that teachers truly understand the concepts and apply them with the aim of improving learning rather than simply assessing outcomes. Because teachers have not seen the real results or effects of using this assessment, teachers sometimes face difficulties in directly assessing its success. In other words, although both approaches are expected to improve student learning, the difficulty in measuring their impact directly can make teachers feel uncertain about their effectiveness. This means that teachers must undergo more training so that teachers can understand and master well how to use it as/for assessment in learning.