Maria Ulfa
Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Aceh

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENERAPAN METODE INTEGRATED LEARNING MELALUI PENDEKATAN MULTIPLE INTELEGENCES DALAM MENINGKATKAN KESEHATAN MENTAL ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI PAUD BINTANG KECIL Maria Ulfa; Mainur Yanti
Jurnal Ilmiah Psikologi An Nafs Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi An Nafs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bagi orang tua yang memiliki Anak Berkebutuhan Khusus sangatlah dituntut agar memilih sekolah yang dapat membantu anak-anak mereka bersosialisasi dan berkomunikasi layaknya anak-anak normal lainnya. Untuk membantu Anak-anak Berkebutuhan Khusus agar mampu bersosialisasi dan berkomunikasi, maka dibutuhkan Metode Pembelajaran Terpadu (Integrated Learning Method) dan diharapkan dapat membantu mereka ketika menerima rangsangan atau informasi dari lingkungan sekitar.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penerapan Metode Integrated Learning melalui Pendekatan Multiple Intellegences dalam meningkatkan Kesehatan mental Anak Berkebutuhan Khusus di PAUD Bintang Kecil. Adapun subjek penelitian ini terdiri dari dua orang Anak Berkebutuhan Khusus yang berusia 5 – 6 tahun. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi.Penerapan Metode Integrated Learning melalui Pendekatan Multiple Intellegences  dalam Meningkatkan Kesehatan Mental Anak Berkebutuhan Khusus, dapat membantu anak Berkebutuhan Khusus dalam meminimalisir gangguan sosialisasi dan gangguan emosi. Setelah diterapkan metode Integrated Learning melalui pendekatan Multiple Intellegences ketika bermain sambil belajar, maka saat ini kedua subjek tersebut telah mampu komunikasi secara verbal atau nonverbal ketika menyampaikan ketidaknyamanan mereka kepada guru sehingga guru akan mengerti apa yang mereka inginkan. Mereka juga terlihat mengalami perubahan perilaku seperti suka bermain bersama, mampu bersalaman, mengucapkan salam, meminta sesuatu kepada temannya dan lain sebagainya. Kata kunci : Metode Integrated Learning, Kesehatan Mental, Anak Berkebutuhan Khusus.
POLA ASUH ORANG TUA DAN KEMANDIRIAN SISWA DALAM BELAJAR PADA SISWA MAN KUTA BARO KABUPATEN ACEH BESAR Maria Ulfa; Zainuddin -
Jurnal Ilmiah Psikologi An Nafs Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi An Nafs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pola asuh orang tua merupakan factor penting yang mempengaruhi kemandirian siswa dalam belajar. Latar belakang keluarga yang berbeda akan membentuk pola asuh yang berbeda-beda dan dari pola asuh orang tua yang berbeda akan mempengaruhi kemandirian siswa dalam belajar. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pola asuh orang tua terhadap kemandirian siswa dalam belajar.Populasi penelitian berjumlah 62 siswa kelas II MAN Kuta Baro Aceh Besar dan sampel sebanyak 48 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan cara penyebaran skala psikologi kepada sampel serta menggunakan tehnik random sampling. Penelitian ini menggunakan uji normalitas sebaran, uji linieritas hubungan, uji korelasi hubungan dan uji regresi.Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh positif pada pola asuh otoriter dengan koefisien beta -1,067 dan (p) = 0,009 (0,05). Tidak terdapat pengaruh yang signifikan pada pola asuh demokratis terhadap yang ditunjukkan oleh koefisien beta -0,381 dan (p)=0,168 (0,05). Tidak terdapat pengruh yang signifikan pada pola asuh permissive terhadap koefisien korelasi yang ditunjukkan dengan koefisien beta -0,431 dan (p)=0,178 (0,05). Sedangkan koefisien korelasi (R) sebesar 0,434 menyatakan ada hubungan antara pola asuh dengan kemandirian dalam belajar dengan sumbangan relative sebesar 18,9%.Kata kunci: Pola Asuh Orang Tua dan Kemandirian Siswa dalam Belajar.
RESILIENSI ANAK PENDERITA THALASSEMIA DI ACEH Barmawi; Syarifah Zainab; Maria Ulfa
Archetype : Jurnal Ilmiah Psikologi dan Terapan Vol 7 No 2 (2025): ARCHETYPE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/arc.v7i2.28215

Abstract

Thalassemia is a degenerative blood disorder that remains difficult to cure, with no definitive treatment currently available. Patients with thalassemia require lifelong blood transfusions, which often lead to various side effects. In social settings, children living with thalassemia experience significant lifestyle changes that set them apart from their peers, especially when they live in communities with little to no understanding of the illness. This study aims to explore the resilience levels of children with thalassemia in Aceh as they navigate daily life. A qualitative method with a phenomenological approach was employed, using interviews and observations for data collection. The findings indicate that resilience levels vary among individuals with thalassemia, influenced by differences in social support from parents, family, and the surrounding environment. The study highlights the need for community education about thalassemia to provide psychological support for patients and reduce the risk of bullying.