Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

“Cool” dan “Hot” Brain Executive Functioning dan Perfomansi Akademik Siswa Nani Restati Siregar
Buletin Psikologi Vol 26, No 2 (2018)
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (608.324 KB) | DOI: 10.22146/buletinpsikologi.38817

Abstract

The study of literature was to aim of exploring the role of cool and hot executive functions (EF) on academic performance. It was consist of (a) what are they; (b) developmental hot and cool EF; and (c) The dynamic of hot and cool EF toward academic performance. This study of literature explores a distinction (and relationship, too) made within this general domain that has emerged only recently in the theoretical and empirical literature: cool and hot executive function. Cool executive functions were related to cognitive tasks (working memory, cognitive flexibility, inhibition control), and hot executive functions were related to emotion tasks (motivation, effective decision making, behavior). Both of them played an important role in academic performance. The implication of the literature study should be useful for teaching strategy in the classroom. Teachers need to create a good atmosphere, in particular, to stimulate positive emotions for learners
Working Memory Versus Inhibitory Control: Sebuah Kajian Neuropsikologi Mengenai Peran Informasi Tidak Relevan Nani Restati Siregar
Buletin Psikologi Vol 29, No 1 (2021)
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1082.327 KB) | DOI: 10.22146/buletinpsikologi.54048

Abstract

Studi terdahulu melaporkan bahwa working memory (WM) memainkan peran penting dalam mengabaikan informasi tidak relevan sehingga hanya informasi relevan saja yang bekerja pada sistem working memory. Studi lainnya melaporkan bahwa inhibition control (IC) diperlukan untuk menghambat stimulus yang tidak relevan dan menghambat respons yang tidak dihendaki. WM dan IC adalah dua konstrak kognitif yang berbeda dan keduanya memberikan respons pada informasi tidak relevan. Namun, bagaimanakah dinamika kedua konstrak tersebut merespons informasi tidak relevan? Studi literatur kali ini bermaksud untuk menguraikan: (a) konsep mengenai working memory (WM) dan inhibitory control (IC); (b) mekanisme neural pada informasi yang tidak relevan; (c) mekanisme neural working memory dan inhibitory control pada informasi yang tidak relevan. Studi literatur ini menyimpulkan bahwa kapasitas working memory dan inhibitory control merupakan mekanisme kontrol kognitif terhadap informasi tidak relevan. Prefrontal cortex pada otak teraktivasi ketika working memory dan inhibitory control merespons informasi tidak relevan. Namun, working memory hanya menandai atau mengabaikan informasi tidak relevan sementara inhibitory control menghambat informasi tidak relevan. Inhibitory control memperkuat dan meningkatkan kinerja working memory ketika informasi tidak relevan tidak hanya cukup untuk diabaikan saja.
Self-Esteem dengan Kecenderungan Gaya Hidup Hedonisme Noer Fadilah Rohma N; Muhammad Abas; Nani Restati Siregar
Jurnal Sublimapsi Vol 3, No 2 (2022): Jurnal Sublimapsi
Publisher : Jurusan Psikologi FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/sublimapsi.v3i2.21984

Abstract

Pada masa sekarang banyak mahasiswa yang berorientasi pada kecenderungan gaya hidup hedonisme, sudah tercermin dari perilaku mahasiswa sehari-hari, mahasiswa sebagai  generasi penerus bangsa, diharapkan tidak terlibat dengan kecenderungan gaya hidup hedonisme. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada hubungan self-esteem dengan kecenderungan gaya hidup hedonisme pada mahasiswa perempuan Universitas Halu Oleo. Subjek penelitian berjumlah 94 mahasiswa perempuan angkatan 2019 di Fakultas Hukum, Fakultas Teknik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Halu Oleo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala self-esteem dan skala kecenderungan gaya hidup hedonisme, penelitian ini menggunakan analisis deskriptif, uji asusmsi yaitu meliputi uji normalitas dan uji linearitas, dan uji hipotesis. Hasil koefisien korelasi -0,368 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara self-esteem dengan kecenderungan gaya hidup hedonisme pada mahasiswi, tanda negatif pada skor korelasi menunjukkan bahwa terdapat  hubungan negatif yang signifikan antara self-esteem dengan kecenderungan gaya hidup hedonisme pada mahasiswi di Universitas Halu Oleo. Dari hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa ada hubungan self-esteem dengan kecenderungan gaya hidup hedonisme pada mahasiwi.
Intensitas Penggunaan Media Sosial dengan Kestabilan Emosi pada Mahasiswa Kedokteran Sabrina Salsabillah; Nani Restati Siregar; Yuliastri Ambar Pambudhi
Jurnal Sublimapsi Vol 4, No 2 (2023): Jurnal Sublimapsi
Publisher : Jurusan Psikologi FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/sublimapsi.v4i2.29321

Abstract

Kestabilan emosi adalah suatu keadaan dimana emosi tidak mudah berubah dan memiliki keseimbangan emosi yang baik dalam menghadapi kondisi apapun. Kestabilan emosi sangat penting khususnya bagi mahasiswa. Namun, penggunaan media sosial yang berlebihan dapat mempengaruhi kestabilan emosi melalui postingan yang dilihat atau diunggah. Penelitian ini bertujuan unuk mengetahui hubungan antara intensitas penggunaan media sosial dengan kestabilan emosi pada mahasiswa kedokteran. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, sehingga diperoleh sampel sebanyak 114 mahasiswa dari 209 populasi mahasiswa kedokteran. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Penelitian ini menggunakan skala intensitas penggunaan media sosial dan stabilitas emosi. Teknik analisis data menggunakan metode korelasi Pearson's Product Moment. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang negatif antara intensitas penggunaan media sosial dengan kestabilan emosi pada mahasiswa kedokteran dengan nilai korelasi sebesar -0,195. 
Kepuasan Kerja dengan Turnover Intention pada Karyawan Kasmin Kasmin; Nani Restati Siregar; Citra Marhan
Jurnal Sublimapsi Vol 4, No 2 (2023): Jurnal Sublimapsi
Publisher : Jurusan Psikologi FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/sublimapsi.v4i2.28934

Abstract

Turnover intention merupakan hal yang sudah sering terjadi dalam sebuah perusahaan atau organisasi. Hal ini disebabkan oleh banyak faktor, salahsatu faktor utama penyebab terjadinya turnover intention adalah kurangnya kepuasan kerja yang dirasakan oleh karyawan itu sendiri dalam sebuah perusahaan sehingga mereka memiliki keinginan untuk mencari alternatif pekerjaa. Dapat diartikan bahwa semakin tinggi tingkat kepuasan kerja, maka tingkat keinginan untuk berpindah kerja akan semakin rendah, sebaliknya semakin rendah tingkat kepuasan kerja, maka semakin tinggi tingkat keinginan untuk berpindah kerja. Studi ini bertujuan untuk menentukan hubungan kepuasan kerja dengan turnover intention pada karyawan divisi conveyor PT. Obsidian Stainless Steel. Subjek pada penelitian ini yaitu 42 karyawan dengan jenis kelamin laki-laki, bekerja pada divisi conveyor. Penelitian ini terdiri dari dua skala yaitu skala turnover intention dengan cronbach’s alpha = 0,814 dan skala kepuasan kerja dengan cronbach’s alpha = 0,700. Hasil teknik analisis data product moment dari Pearson, menunjukkan nilai r = -0,552 dan p = 0,000, p< 0,05. Hal ini menunjukkan terdapat hubungan negatif antara kepuasan kerja dengan turnover intention pada karyawan divisi conveyor PT. Obsidian Stainless Steel. Dengan demikian, hipotesis penelitian ini diterima.
Validasi Modul “FOPS” untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Soal Cerita Matematika Nani Restati Siregar
JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika) Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.095 KB) | DOI: 10.33603/jnpm.v6i1.4481

Abstract

Abstrak. Kesulitan melakukan pemecahan soal cerita bagi siswa sekolah dasar dapat menjadi kendala untuk menguasai domain matematika lainnya. Tujuan penelitian ini adalah melakukan validasi modul “FOPS’ untuk meningkatkan kemampuan pemecahan soal cerita matematika. Subjek penelitian ini terdiri dari 9 guru sekolah dasar yang memberikan penilaian terhadap validitas isi modul serta 53 siswa sekolah dasar di Yogyakarta. Hasil uji validitas isi modul dengan menggunakan Aiken’s V berada pada rentang nilai 0,889-0,962 pada sesi pembelajaran yang mengindikasikan memiliki validitas isi yang baik. Hasil uji empirik menunjukkan terdapat perbedaan skor perolehan posttest antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol (z= -3,735 ; p<0,001 ; <0,05). Hasil penelitian membuktikan bahwa modul “FOPS” valid untuk meningkatkan kemampuan pemecahan soal cerita pada siswa sekolah dasar.Kata Kunci: Validasi Modul “FOPS”, Pemecahan Soal Cerita Matematika, Siswa.
Adaptasi Test of Mathematical Ability (TOMA-3) Nani Restati Siregar; Supra Wimbarti; Sri Kusrohmaniah; Yulius Sunardi
JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika) Vol 4, No 2 (2020): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (768.017 KB) | DOI: 10.33603/jnpm.v4i2.3218

Abstract

Abstrak. Adaptasi tes kemampuan matematika untuk penelitian secara luas yang melibatkan berbagai lintas usia dan jenjang tingkat pendidikan formal belum banyak dilakukan. Tujuan penelitian ini agar menghasilkan tes test of mathematical ability (TOMA-3) versi Indonesia. Penelitian menggunakan metode survey dengan yang melibatkan penilaian ahli kepada 6 dosen dan 12 guru. Adapun proses adaptasi  meliputi: penerjemahan bahasa, penilaian ahli terhadap konten sub tes soal cerita, uji keterbacaan oleh siswa sekolah dasar dan uji coba untuk memperoleh koefisien reliabilitas. Uji coba tes hasil adaptasi dilakukan kepada siswa sekolah dasar berjumlah 84 orang siswa. Hasil penelitian menunjukan beberapa istilah dalam butir soal cerita perlu disesuaikan dengan kondisi anak-anak di Indonesia. Adapun indeks validitas konten sebesar 0,85 dan koefisien reliabilitas menggunakan alpha Cronbach sebesar 0,758. Koefisien reliabilitas tes asli sebesar 0,87 dengan menggunakan jumlah subyek yang lebih banyak pada rentang usia dan pendidikan subjek bervariasi. Sehingga TOMA-3 versi Indonesia dapat direkomendasikan sebagai tes terstandar  baik digunakan secara individual maupun kolektif.Kata Kunci: Tes Kemampuan Matematika, Penilaian Ahli, Indeks Validitas Konten, Reliabilitas.
Validation of Solve It module to improve math story ability Nani Restati Siregar
Math Didactic: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9 No 3 (2023): Article on Press
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33654/math.v9i3.2249

Abstract

Kemampuan menggunakan strategi pemecahan soal cerita matematika pada peserta didik sekolah dasar berperan penting pada pembelajaran matematika ketika peserta berada di sekolah menengah pertama. Oleh karena itu, penggunaan strategi pemecahan yang tepat diperlukan dalam belajar soal cerita matematika. Tujuan penelitian ini adalah untuk memvalidasi modul mengenai strategi pemecahan soal cerita yang diberi nama Solve It dan menerapkan modul Solve It untuk meningkatkan kemampuan melakukan pemecahan soal cerita. Partisipan dalam penelitian ini yaitu guru sekolah dasar sebagai penilai ahli untuk melakukan validasi modul dan siswa sekolah dasar di Yogyakarta yang terlibat dalam penelitian eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul Solve It memiliki nilai validitas isi yang tinggi. Di sisi lain, para siswa yang dilatih dengan strategi Solve It mengalami peningkatan kemampuan pemecahan soal cerita. Temuan ini memberikan sumbangan bagi pengembangan teori kognitif mengenai peran penting metakognitif dalam mengontrol proses berpikir bagi siswa yang berkesulitan matematika.