Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PERANCANGAN WEBSITE KATERING SEHAT UNTUK MENINGKATKAN POLA MAKAN MASYARAKAT Vanessa Simanta; Love Hillary Swigo; Fortuna Arleo Sahara; Irvan Lewenusa
Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi
Publisher : Fakultas Teknologi Informasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jiksi.v13i2.35126

Abstract

Di era digital yang terus berkembang, akses masyarakat terhadap internet semakin luas dan mudah. Efisiensi teknologi menciptakan pola hidup yang kurang sehat, di mana masyarakat cenderung malas berolahraga dan mengonsumsi makanan tidak sehat. Kondisi ini menimbulkan isu kesehatan yang signifikan. Sebagai solusi, dikembangkan website katering makanan sehat yang memudahkan masyarakat dalam mengakses, memesan, dan membayar makanan sehat. Karyawan juga dimudahkan dalam pengelolaan menu dan pesanan serta dapat meminimalkan kesalahan kerja. Sistem ini dikembangkan menggunakan pendekatan Agile Software Development dengan metode Scrum, yang mendukung proses pengembangan perangkat lunak secara iteratif dan kolaboratif. Website dibangun dengan HTML, CSS, JavaScript, Node.js, serta menggunakan framework Bootstrap dan React JS. PostgreSQL digunakan sebagai basis data, dan pengujian dilakukan dengan metode blackbox testing. Deployment dilakukan melalui platform DigitalOcean. Hasil dari pengembangan ini adalah sebuah website yang berfungsi dengan baik dan diharapkan dapat menjadi solusi bagi permasalahan pola hidup tidak sehat di masyarakat.
Indonesia Valentino Richardo Lim; Teny Handayani; Irvan Lewenusa
Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi
Publisher : Fakultas Teknologi Informasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/322cr596

Abstract

Disparitas pembangunan antarwilayah di Indonesia, yang tercermin dari perbedaan nilai Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Angka Harapan Hidup (AHH), dan Pengeluaran per Kapita, menjadi tantangan dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Diperlukan analisis yang mendalam untuk memetakan karakteristik wilayah guna mendukung perumusan kebijakan yang tepat sasaran. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah aplikasi sistematis yang mampu melakukan pengelompokan (clustering) wilayah berdasarkan indikator pembangunan tersebut. Algoritma K-Means tradisional memiliki kelemahan dalam penentuan jumlah klaster dan sensitivitas terhadap inisialisasi centroid. Oleh karena itu, aplikasi ini dirancang untuk mengimplementasikan algoritma Intelligent K-Means (IK-Means) yang mampu menentukan jumlah klaster optimal secara otomatis, dan DBSCAN yang unggul dalam mendeteksi klaster berbasis kepadatan serta menangani pencilan (outlier). Proses perancangan aplikasi ini menggunakan metodologi Software Development Life Cycle (SDLC) model Waterfall untuk memastikan pengembangan yang terstruktur dan runut. Sistem ini dibangun sebagai aplikasi web interaktif menggunakan Python dengan framework Streamlit. Aplikasi yang dihasilkan mampu memfasilitasi pengguna untuk mengunggah data (file .xlsx), melakukan proses clustering, dan memvisualisasikan hasilnya secara interaktif, termasuk melalui peta geografis menggunakan library Folium. Aplikasi ini diharapkan dapat menjadi alat bantu yang efektif bagi pemangku kepentingan dalam menganalisis dan mengurangi kesenjangan pembangunan di Indonesia.
Indonesia Gabriel Nathanael Irawan; Teny Handayani; Irvan Lewenusa
Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi
Publisher : Fakultas Teknologi Informasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/1kz3ap21

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengelompokan terhadap kabupaten/kota di Indonesia berdasarkan empat indikator utama ketahanan pangan, yaitu Indeks Ketahanan Pangan (IKP), Skor Pola Pangan Harapan (PPH), Rasio Angka Kecukupan Energi (AKE), dan Rasio Angka Kecukupan Protein (AKP) pada peridoe 2021-2023. Keempat indikator tersebut digunakan untuk menggambarkan kondisi ketersediaan, keragaman, dan kecukupan pangan di setiap wilayah Indonesia. Hasil pengujian menunjukkan bahwa algoritma Spectral Bridges memberikan performa terbaik pada jumlah cluster dua, dengan nilai silhouette sebesar 0,62 dan Davies-bouldin Index (DBI) sebesar 0,53. Nilai tersebut mengindikasikan bahwa metode ini mampu mengelompokkan wilayah dengan karakteristik ketahanan pangan yang akurat, terpisah dengan baik antar clusternya, serta memberikan hasil yang stabil dan dapat menjadi representatif wilayah ketahanan pangan Indonesia.