Nur Indrianti
Jurusan Teknik Industri UPN “Veteran” Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PASAR FLEXI DI KALANGAN MAHASISWA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA (DIY) Yunto Satrio; Nur Indrianti
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2010): Information System And Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Flexi merupakan produk fixed wireless dengan teknologi CDMA2000-1X yang saat ini gencar dipromosikan oleh PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (PT TELKOM). Untuk memperluas segmen pasar PT TELKOM, khususnya PT TELKOM KANDATEL Yogyakarta, terus berusaha meningkatkan penjualan Flexi khususnya di kalangan mahasiswa. Hal ini mengingat jumlah mahasiswa di Daerah Istimewa Yogyakart (DIY) relatif besar, sehingga merupakan pangsa pasar yang cukup signifikan. Tawaran tarif percakapan yang murah ke sesama Flexi tidak serta merta membuat Flexi menjadi kartu seluler yang paling banyak digunakan oleh masyarakat khususnya mahasiswa. Hal ini karena banyak pesaing di bidang seluler yang juga terus melakukan inovasi pada tarif yang ditawarkan. Oleh karena itu, perlu dilakukan survei pasar untuk mengetahui karakteristik pengguna kartu seluler dan kebutuhannya serta agar dapat dilakukan perbaikan-perbaikan dan dengan demikian daya saing Flexi dapat ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui posisi pasar dan tingkat penggunaan Flexi di kalangan mahasiswa di DIY. Lebih rinci, tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah: 1) mengetahui besarnya market share Flexi; 2) mengetahui persentase posisi Flexi; 3) mengetahui segmen pasar Flexi; 4) mengetahui popularitas fitur Flexi; dan 5) mengetahui perbaikan dan fitur yang diinginkan oleh mahasiswa pengguna Flexi di DIY. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi referensi bagi Unit Fixed Phone Sales PT TELKOM KANDATEL Yogyakarta dalam mengembangkan strategi guna meningkatkan penjualan Flexi khususnya bagi mahasiswa di Yogyakarta.
ANALISIS POINT OF SALES RT/RW PT TELKOM DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Ferdi Ferdi; Nur Indrianti
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2010): Information System And Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin pesat berdampak terhadap perubahan kebiasaan masyarakat, yang terlihat dari bergesernya kebiasaan menggunakan telepon rumah (fixed phone) ke telepon genggam. Hal ini menuntut PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (PT TELKOM), sebagai penyedia jasa telepon rumah, untuk terus berinovasi baik dari segi produk maupun kualitas pelayanan kepada konsumen. Dalam hal ini strategi yang digunakan oleh PT TELKOM adalah memberikan layanan terbaru dan menerapkan teknik-teknik pemasaran yang inovatif. Beragam teknik pemasaran diterapkan oleh PT TELKOM, khususnya PT TELKOM KANDATEL Yogyakarta, untuk menambah jumlah pelanggan telepon rumah. Salah satu diantaranya adalah dibangunnya Point of Sales (POS). POS merupakan tempat-tempat yang telah ditentukan oleh PT TELKOM untuk melakukan penjualan produknya, antara lain speedy, flexi trendy, dan telepon rumah. POS terdapat di Pos Satpam Kantor TELKOM, Rumah Ketua Rukun Tetangga (RT) atau Ketua Rukun Warga (RW), dan Warung Telekomunikasi (WARTEL). Tujuan diadakannya POS adalah untuk memudahkan konsumen dalam mendapatkan produk-produk PT TELKOM. Kemudahan ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah konsumen PT TELKOM, khususnya untuk produk telepon rumah. Namum pada perkembangannya, dampak keberadaan POS di lingkungan masyarakat terhadap jumlah pelanggan PT TELKOM dirasa masih belum maksimal. Oleh karena itu perlu dilakukan survei untuk mengetahui penyebab kurang efektifnya keberadaan POS di lingkungan masyarakat. Terkait dengan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan kurang efektifnya POS PT TELKOM di DIY, khususnya POS RT/RW. Selain itu, berdasarkan hasil penelitian dirumuskan masukan bagi PT TELKOM guna meningkatkan efektivitas POS dalam rangka meningkatkan jumlah konsumen telepon rumah.