Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

FORMASI SPASIAL PERMUKIMAN KUMUH KOTA STUDI KASUS: PERUBAHAN POLA RUANG BERMUKIM PADA LAHAN DI JALAN SERSAN SANI PALEMBANG Indriani, Irma
Jurnal Arsir Vol 1, No 1 (2017): ARSIR
Publisher : Jurnal Arsir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permukiman kelompok di kota-kota di Indonesia banyak berkembang secara tidak terencana dan kumuh. Pertumbuhan permukiman seperti ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, selain angka pertumbuhan penduduk yang sangat tinggi, yaitu ruang yang terbatas, waktu dan kemiskinan. Tidak adanya akses dan kemampuan mendapatkan tempat lain dan kelayakan ruang, penghuni permukiman berusaha bertahan dan mengelola lahan dan material yang terbatas agar memenuhi kebutuhan tempat tinggal mereka. Kasus perkembangan lahan bermukim di jalan Sersan Sani memperlihatkan bagaimana penghuni sebagai pelaku (agent) akan tertahan untuk bertindak bila ada ketimpangan struktural (kondisi negatif yang tereproduksi), dalam hal ini berbentuk keterbatasan ekonomi. Bila dibiarkan mereka akan menyesuaikan diri dalam kondisi yang sama lalu situasi tersebut akan terus berulang dipraktikkan sebagai bagian rutinitas hidup mereka. Dari kajian ini disimpulkan permukiman kumuh di kota muncul sebagai jalan keluar kelompok marjinal menciptakan ruang tinggal dan pendukung kegiatan ekonomi mereka. Penataan permukiman kumuh seharusnya melibatkan partisipasi penghuni agar peningkatan kualitas bermukim akan dapat berkelanjutan.
The Influence of Malay Architecture Style on The Elements of Facade in Palembang Limas House Irma Indriani; Aditha Maharani Ratna; Andy Budiarto
Tesa Arsitektur Vol 17, No 1: Juni 2019
Publisher : Unika Soegijapranata Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/tesa.v17i1.1182

Abstract

The spreading of Malayans to South East Asia affected the development of architecture identity in Indonesia. This phenomenon appeared through the trace of Malay architectural traits on the façade of the old traditional houses in Palembang. This research was carried out using qualitative descriptive method by investigating how influencing rules of Malay architecture absorbed and visible on elements of the facades of the traditional houses of Palembang. The aim of the study is to obtain the how Malay architecture has influenced elements of facades of Palembang limas houses architecture. The findings showed that the architecture of Palembang limas houses has been adapting the style of Malay architecture to particular elements, which are roof, walls, ornaments, and stairs. Some differences between them might be possible due to the influence of local culture and natural environment.
PERUBAHAN RUANG SOSIAL PENGHUNI RUMAH SUSUN STUDI KASUS RUMAH SUSUN TZU CHI CENGKARENG Irma Indriani
JURNAL DESIMINASI TEKNOLOGI Volume 4 No. 2 JULI 2016
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/destek.v4i2.286

Abstract

Abstrak: Rumah susun Tzu Chi dibangun sebagai satu bentuk partisipasi masyarakat dalammenyediakan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah di kawasan kota besar Jabodetabek.Perubahan ruang bermukim menjadi rentan terhadap bagaimana penghuni dapat menyesuaikan diridan bertahan di tempat tinggal yang baru.  Beberapa faktor mempengaruhi keberhasilan proses sosialpenghuni rusun untuk terus bermukim. Pertama, budaya dan ikatan yang mereka bawa dari tempattinggal awal mereka dan tetap dipertahankan. Dan peran pengelola dalam mendidik dan mengarahkanpenghuni serta partisipasi penghuni dalam upaya meningkatkan kualitas lingkungan fisik dalamkonsep berkelanjutan dan berwawasan lingkungan berpengaruh dalam penciptaan ruang sosial bagipenghuni rumah susun tersebut.Kata Kunci: ruang sosial, rumah susun, penghuni, partisipasi, masyarakat berpenghasilan rendah
PERENCANAAN DAN PERANCANGAN PESANTREN TAHFIZ QUR’AN PUTRI DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR NUANSA ISLAM KONTEMPORER Andy Budiarto; Irma Indriani; Suci Yuliani
Jurnal Desiminasi Teknologi Volume 12 No.1 Januari 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tridinanti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/1-10

Abstract

Abstrak: Sebagai salah satu ibukota dari sumatera selatan sekaligus salah satu kota tertua di Indonesia, Palembang merupakan kota yang diminati para pelajar daerah untuk menuntut ilmu. Sehingga sangat di perlukan pembangunan infrastruktur yang memadai untuk mewadahi semua aktivitas belajar mengajar tersebut. Fasilitas pendidikan yang ada di kota palembang sendiri cukup beragam seperti sekolah negeri, sekolah swasta, sekolah islam, sekolah kristiani dan lainnya, sehingga sesuai PERDA Kota Palembang Nomor 5 Tahun 2011 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kota Palembang Tahun 2011-2015, yang juga mencakup program dan kebijakan pendidikan di kota Palembang. Maka dalam hal ini maksud dan tujuan penyusun merancang pesantren tahfiz qur’an putri ini bertujuan untuk mewadahi dan mengembangkan fasilitas pendidikan di kota palembang dalam pendidikan yang mengarah kepada bidang keagamaan khusus putri. Dengan pendekatan arsitektur nuansa islam kontemporer, diharapkan bangunan ini akan memberikan kesan kenyamanan, modern dan menjadi iconic di daerah pesantren itu sendiri.
VERNACULAR ANSWERS TO SPATIAL NEEDS OF HUMAN ACTIVITIES: INDONESIAN HOUSES Zuber Angkasa Wazir; Irma Indriani
DIMENSI (Journal of Architecture and Built Environment) Vol. 46 No. 2 (2019): DECEMBER 2019
Publisher : Institute of Research and Community Outreach, Petra Christian University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.272 KB) | DOI: 10.9744/dimensi.46.2.141-154

Abstract

The process of building traditional houses requires sizes of activities to determine dimensions of  spaces. This study seeks to reveal how the activities of occupants relate to the dimensions of space in the vernacular society in Indonesia. It uses a literature study approach by reviewing various studies on vernacular housing in Indonesia. A total of 18 vernacular houses were reviewed and compared to find common relations between the activities and dimensions of the vernacular space. It was found that there were high variations in various placements, uses, and relations between activities and human living spaces, influenced by anthropometric factors, location, and socio-cultural factors. There are a very flexible space utilization and very rigid space utilization and between the two. This finding is expected to be a material for the development of simple, mass-built houses considering the habits of local residents in their activities.
PENDEKATAN PERANCANGAN SMART BUILDING PADA MILLENIAL CREATIVE HUB DI PALEMBANG Irma Indriani; M. Septian
Jurnal Desiminasi Teknologi Volume 14 Nomor 1 Januari 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tridinanti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/destek.v14i1.1711

Abstract

Abstrak: Potensi industri kreatif kota Palembang membutuhkan fasilitas terpusat yang dapat mendukung kegiatan para pelaku di bidang ini. Generasi milenial memainkan peranan penting dibidang industri kreatif dan memiliki kemampuan untuk membawa Kota Palembang ke arah yang lebih maju dan dinamis. Arsitektur smart building merupakan pendekatan arsitektur yang paling tepat karena bangunan dilengkapi dengan teknologi inovatif seperti teknologi kecerdasan buatan dan Internet of Things (IoT) yang semakin hari semakin berkembang dan banyak melakukan inovasi dibidang teknologi khususnya arsitektur. Konsep perancangan ini menggunakan teknologi Internet of Things (IoT) dengan memanfaatkan instruksi pemograman yang menghasilkan interaksi ke sesama perangkat yang terhubung secara dinamis tanpa adanya intervansi pengguna. IoT akan mencakup sistem utilitas, penghawaan, suhu dan kelembapan, pencahayaan, penggunaan energi dalam bangunan, sistem keamanan pada bangunan. Perancangan millenial creative hub ini diharapkan dapat mewadahi kegiatan industri kreatif di Palembang dengan memberikan fasilitas yang dapat mendukung potensi industri kreatif.