Muhammad Edi Kurnanto
IAIN Pontianak

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Guidance and Counseling based on Sûrat al-Fãtihah Muhammad Edi Kurnanto
Jurnal Pendidikan Islam Vol 2, No 3 (2016): JURNAL PENDIDIKAN ISLAM
Publisher : The Faculty of Tarbiyah and Teacher Training associated with PSPII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jpi.v2i3.803

Abstract

Among the forms of guidance and counseling development there is the emergence of Islamic variety based models of guidance and counseling. One of them is model of al-Fãtihah-Based Guidance and Counseling (FBGC). The model was developed from the belief that science in the study of the Qur'an, especially al-Fãtihah has its own place, both in the study of its name and its content. Because it was developed from sũrat al-Fãtihah, all the elements of the service, starting from the philosophical basis, guidance objective, material, procedures, counselors’ competencies and evaluation as well as indicators of the success of the service all are extracted from the contextualization of sũrat al-Fãtihah. This paper was developed from a study of literatures. After doing the library study, the writer concluded that the FBGC can be used as complementary service in the implementation of guidance and counseling at Islamic school to support the embodiment of the golden generation after one hundred years of Indonesian independence in 2045.  
Analisis Dimensi Dakwah dalam Buku Konseling dan Terapi Qur’ani (Korini) Ridwan Ridwan; Muhammad Edi Kurnanto
Jurnal Al-Hikmah: Jurnal Dakwah Vol 15, No 2 (2021)
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/jhjd.v15i2.2103

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkonstruksi unsur-unsur dakwah yang terdapat di dalam buku Konseling dan Terapi Qur’ani (Korini) karya Ridwan (2018). Apakah Korini sudah memenuhi struktur model konseling Islami, bagaimana dengan pemenuhan unsur dakwah, dan apa asas utamanya? Jawaban terhadap pertanyaan ini diberikan melalui penelitian kualitatif literer, dengan menerapkan analisis hermenutika dari Recouer. Hasil analisis menunjukkan bahwa struktur model Korini kelebihannya ada pada objektivitas indikator keberhasilan. Objektivitas ditekankan karena sasaran pengubahan Korini adalah kalbu (hati), di mana hati memiliki cara berpikirnya sendiri. Sementara itu, lima dimensi dakwah dipenuhi, dan dijalankan dengan lebih menekankan kepada sentuhan kepada mad’u(konseli) melalui ayat, kisah dan sajak yang menyentuh hati. Untuk itu, konselor Korini adalah mubalig dan profesional yang mampu menunjukkan kasih sayang, memaafkan dan memohonkan ampunan Tuhan (yang mengacu kepada QS. Ali ‘Imran [03] ayat 159). Asas utama Korini adalah dengan memberikan porsi berpikir yang besar setelah berzikir untuk menegakkan Kalimat Allah.