Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA RIWAYAT PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DAN IMUNISASI DASAR TERHADAP TUMBUH KEMBANG ANAK USIA 1 – 5 TAHUN Aliya Winasari; Ririn Anggraini; Karmila; Sartika Ratna Sari
Stetoskop: The Journal Of Health Science Vol. 2 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : CV. Cendikiawan Muda Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70656/stjhs.v2i1.373

Abstract

Di regional Asia Tenggara, Indonesia termasuk kedalam negara ketiga dengan prevalensi anak yang mengalami gangguan pertumbuhan dan perkembangan tertinggi dengan rata - rata prevalensi balita stunting tahun 2005-2017 adalah 36,4%. Faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang dapat dikelompokkan menjadi faktor internal dan faktor eksternal. Salah satu faktor lingkungan biologi yang mempengaruhi oleh imunisasi dan ASI eksklusif (Soetjiningsih, 2014). Tujuan dalam penelitian ini adalah diketahuinya hubungan antara riwayat pemberian adalah ASI eksklusif dan imunisasi dasar terhadap tumbuh kembang anak usia 1-5 tahun. Teknik pengambilan sempel secara purposive sampling. Data yang digunakan adalah data primer, dan diambil melalui observasi dan wawancara, instrument yang digunakan adalah lembar KPSP dan check list. Data di analisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji statistic chi square. Hasil penelitian pertumbuhan bahwa 56 responden, yang memiliki riwayat ASI eksklusif 80,4 %. Pertumbuhan berdasarkan PB/TB terdapat 25,0% sangat pendek, 21.4% pendek dan normal sebanyak 33.9%, sedangkan pertumbuhan berdasarkan berat badan adalah 8,9% kurang gizi sedang, 28,6% kurang gizi ringan dan normal sebanyak 42,9%, serta pertumbuhan berdasarkan lingkar kepala adalah 75,0% normal dan 5,4% tidak normal sedangkan perkembangan berdasarkan KPSP terdapat 0% kumungkinan ada penyimpangan, 23,2% meragukan dan 57,1% sesuai, perkembangan berdasarkan TDD terdapat penyimpangan 0% dan 80,4% sesuai umur, perkembangan berdasarkan TDL terdapat 2,7% curiga gangguan penglihatan dan 92,9% normal. Yang memiliki status imunisasi dasar lengkap sebanyak 96,6%. Pertumbuhan berdasarkan PB/TB terdapat 30,4% sangat pendek, 23,2% pendek dan normal sebanyak 42,9%, sedangkan pertumbuhan berdasarkan berat badan adalah 8,9% kurang gizi sedang, 33,9% kurang gizi ringan dan normal sebanyak 53,6%, serta pertumbuhan berdasarkan lingkar kepala adalah 82,1% normal dan 14,3% tidak normal sedangkan perkembangan berdasarkan KPSP terdapat 3,6% kumungkinan ada penyimpangan, 30,4% meragukan dan 62,5% sesuai, perkembangan berdasarkan TDD terdapat penyimpangan 3,6% dan 92,9% sesuai umur, perkembangan berdasarkan TDL terdapat 2,7% curiga gangguan penglihatan dan 91,1% normal.
Effect of Giving Chocolate Drink (Theobroma Cacao) on Reducing Primary Dysmenorrhea Pain Scale in Adolescents: A Pre-Experimental Study Melia Rahma; Ririn Anggraini; Wika Sepiwiriyanti; Rani Purnama Sari
Lentera Perawat Vol. 6 No. 2 (2025): April - June
Publisher : School of Health Sciences Al-Ma'arif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v6i2.455

Abstract

Menstruation occurs due to an increase in PGF2 and PGE2 levels, where these prostaglandins can cause contractility in the uterus, causing menstrual pain or what is called primary dysmenorrhea. Primary dysmenorrhea can be treated with pharmacological and non-pharmacological therapies. One of the non-pharmacological therapies to reduce primary dysmenorrhea pain is by giving chocolate drinks (Theobroma cacao) containing magnesium, theobromine and flavonoids that can reduce primary dysmenorrhea pain. The purpose of this study was to determine the effect of giving chocolate drinks on reducing the primary dysmenorrhea pain scale in Bakti Ibu 2 Palembang junior high school students. This research design uses Pre Experimental quantitative research (one group pre test post test). The sampling method in the study used was Non Probability Sampling with Purposive Sampling technique.  The number of respondents was 22 including drop out. The instrument used was a pain scale observation sheet using the Numeric Rating Scale (NRS). The p-value is 0.000 (<0.05) which means that there is an effect of giving chocolate drinks on reducing the pain scale of primary dysmenorrhea in female students of SMP Bakti Ibu 2 Palembang. From this study it can be concluded that there is an effect of giving chocolate drinks (Theobroma cacao) on reducing the pain scale of primary dysmenorrhea in adolescents.