Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH PENGGUNAAN COIL BOOSTER, PENAMBAHAN METANOL DALAM PREMIUM DAN VARIASI PUTARAN MESIN TERHADAP EMISI GAS BUANG CO DAN HC PADA YAMAHA MIO SPORTY TAHUN 2007 Isa, Mohammad
Jurnal Nosel Vol 2, No 2 (2013): October
Publisher : Jurnal Nosel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.033 KB)

Abstract

The purpose of this study are investigate effect of usage booster coil,  adding methanol in premium and interaction at  1500 rpm, 2500 rpm, 3500 rpm and 4500 rpm, to low CO and HC emissions on Yamaha Mio Sporty 2007. Component ware used for data analysis includes: ignition system (standard coil and installation booster coil), addition methanol (10% (M10), 20% (M20), 30% (M30) and 40% (M40)), variations of rotation engine speed (1500 rpm, 2500 rpm, 3500 rpm and 4500 rpm), and exhaust emissions (CO and HC). Based on the results of research at 1500 rpm, 2500 rpm, 3500 rpm, 4500 rpm, We can concluded that usage booster coil, addition methanol in premium and interaction can affect CO and HC emissions, so it tends to fall.
Analisis Faktor Pelayanan yang Berpengaruh Terhadap Tingkat Kepuasan Pasien di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Sari Mulia Banjarmasin Hikmat, Ramadhan Maulana; Bakhriansyah, Mohammad; Isa, Mohammad; Lahdimawan, Ardik; Shadiqi, Muhammad Abdan
Jurnal Ners Vol. 8 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i2.24670

Abstract

Kepuasan merupakan ungkapan emosi yang dapat berupa perasaan senang atau kecewa yang muncul setelah membandingkan sesuatu yang diharapkan atau diinginkan dengan hasil dari suatu produk pelayanan. Beberapa pakar menganggap bahwa kepuasan pasien dan kepuasan penyelenggara sebagai aspek psikososial dari keefektifan layanan kesehatan. Menganalisis hubungan waktu tunggu laboratorium, jenis pembiayaan, tingkat kegawatan, luaran, dan lama waktu tunggu di IGD terhadap kepuasan pasien IGD RS Sari Mulia Banjarmasin. Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional berjumlah 211 responden pasien IGD RS Sari Mulia Banjarmasin dengan metode accidental sampling menggunakan kuisioner dan rekam medis dengan uji univariat dan uji regresi logistik multinomial untuk analisis bivariat dan multivariat Terdapat hubungan tingkat jenis pembiayaan umum dengan tingkat kepuasan baik (p=0,029) dan tingkat kepuasan sangat baik (p=0,005). Tidak terdapat hubungan kepuasan terhadap lama tingkat kegawatan (p>0,05). Data tidak dapat dianalisis pada faktor lama waktu tunggu laboratorium dan luaran pasien karena terdapat variabel dengan jumlah 0 responden. Terdapat hubungan jenis pembiayaan umum dan tingkat kepuasan baik dan sangat baik pada pasien di IGD RS Sari Mulia Banjarmasin
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Imunisasi PCV pada Anak: Sebuah Kajian Bibliometrik Sari, Yenni Roneka; Aflanie, Iwan; Ilmi, Bahrul; Sanyoto, Didik Dwi; Isa, Mohammad
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 6 (2025): Volume 7 Nomor 6 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i6.20655

Abstract

ABSTRACT Pneumococcal Conjugate Vaccine (PCV) is a critical vaccine for the prevention of pneumonia and other infections in children, yet the adherence rates to its administration vary across different countries. This study aims to analyze the factors influencing parental adherence to PCV vaccination for children. The methodology employed in this study is bibliometric analysis, using Publish or Perish (PoP) to collect relevant articles and VOSviewer to visualize the trends in PCV vaccination research. The data collected spans articles from 2014 to 2024, focusing on keywords related to parental attitudes, vaccine knowledge, and external factors, such as the COVID-19 pandemic, that impact vaccination rates. The analysis reveals that most studies on PCV focus on the influence of parental attitudes and knowledge on vaccine adherence in children. Additionally, the impact of the COVID-19 pandemic on vaccination coverage has become a central theme in the existing literature. This study identifies gaps in understanding the impact of cultural factors and vaccination policies on vaccine acceptance in various countries and highlights the need for further research into policy strategies to increase vaccination coverage in countries with limited access to healthcare services. Keywords: Pneumococcal Conjugate Vaccine, Immunization, Parental Attitudes, Vaccine Knowledge, COVID-19  ABSTRAK Pneumococcal Conjugate Vaccine (PCV) merupakan vaksin yang sangat penting untuk pencegahan penyakit pneumonia dan infeksi lain pada anak-anak, namun tingkat kepatuhan terhadap pemberian vaksin ini masih bervariasi di berbagai negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan orang tua dalam pemberian vaksin PCV kepada anak-anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis bibliometrik dengan memanfaatkan alat Publish or Perish (PoP) untuk mengumpulkan data dari artikel-artikel yang relevan, dan VOSviewer untuk memvisualisasikan tren penelitian dalam bidang vaksinasi PCV. Data yang dikumpulkan mencakup artikel dari periode 2014 hingga 2024, dengan fokus pada kata kunci yang berhubungan dengan sikap orang tua, pengetahuan tentang vaksin, serta faktor eksternal seperti pandemi COVID-19 yang mempengaruhi tingkat vaksinasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar penelitian terkait PCV difokuskan pada pengaruh sikap orang tua dan pengetahuan terhadap kepatuhan imunisasi anak-anak. Selain itu, dampak pandemi COVID-19 terhadap cakupan vaksinasi juga menjadi tema sentral dalam literatur yang ada. Penelitian ini menemukan adanya gap dalam pemahaman dampak faktor budaya dan kebijakan vaksinasi terhadap tingkat penerimaan vaksin PCV di berbagai negara, serta perlunya penelitian lebih lanjut mengenai strategi kebijakan untuk meningkatkan cakupan vaksinasi di negara-negara dengan akses terbatas terhadap layanan kesehatan. Kata Kunci: Pneumococcal Conjugate Vaccine, Imunisasi, Sikap Orang Tua, Pengetahuan Vaksin, Covid-19.
Literature Review: Evaluasi Pelatihan Pemberian Makan Bagi Bayi dan Anak (PMBA) dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Peserta sebagai Upaya Pencegahan Stunting Lestari, Faetria; Adhani, Rosihan; Rahman, Fauzie; Isa, Mohammad
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 6, No 3 (2026): Volume 6 Nomor 3 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v6i3.20927

Abstract

ABSTRACT According to the World Health Organization (WHO) and the United Nations Children's Fund (UNICEF), more than 50% of infant and toddler deaths are related to malnutrition, and two-thirds of these deaths are related to inappropriate feeding practices for infants and children. The purpose of PMBA training is for health workers, health cadres, and the general public to be able to provide the right food for infants and children. The policy related to PMBA has been running for a long time, the Ministry of Health has issued PMBA guidelines since 2021 which refers to Presidential Decree No. 72 of 2021 concerning the acceleration of stunting reduction. There is a need to evaluate PMBA training, one of which is to improve the knowledge and skills of participants. To analyze the effectiveness of Infant and Child Feeding Counseling Training (PMBA) for health workers in improving the knowledge and skills of participants. A literature review was conducted through the following databases: Google Scholar in the period 2021 to 2025, in English or Indonesian. Articles were selected based on full texts that met the inclusion and exclusion criteria. Articles were compiled using the PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta Analysis) guidelines. PMBA training can significantly improve participants' knowledge in proper feeding for infants and children. PMBA training is an effective program in providing proper feeding for infants and children as an effort to reduce the incidence of stunting in Indonesia. Keywords: PMBA Training, Knowledge, Skills, Nutrition.  ABSTRAK Menurut World Health Organization (WHO) dan United Nations Children’s Fund (UNICEF), lebih dari 50% kematian anak balita terkait dengan keadaan kurang gizi, dan dua pertiga diantaranya kematian tersebut terkait dengan praktik pemberian makan yang kurang tepat pada bayi dan anak. Dilakukannya pelatihan PMBA bertujuan agar tenaga Kesehatan, kader Kesehatan, maupun Masyarakat umum dapat memberikan makanan yang tepat bagi bayi dan anak. Kebijakan terkait PMBA sudah berjalan sejak lama, Kemenkes telah menerbitkan pedoman PMBA sejak tahun 2021 yang mengacu pada Perpres no 72 Tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting. Perlunya dilakukan evaluasi pelatihan PMBA, salah satunya dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta. Menganalisis efektifitas Pelatihan Konseling Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) pada tenaga Kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta. Tinjauan literatur dilakukan melalui basis data: Google Scholar dalam rentang tahun 2021 hingga 2025, berbahasa inggris atau indonesia. Artikel dipilih berdasarkan teks lengkap yang sesuai dengan kriteria inklusi dan ekskusi. Artikel disusun menggunakan panduan PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic review and Meta Analysis). pelatihan PMBA secara signifikan dapat meningkatkan pengetahuan peserta dalam pemberian makan yang tepat pada bayi dan anak. Pelatihan PMBA merupakan program yang efektif dalam pemberian makan yang tepat bagi bayi dan anak sebagai upaya menekan kejadian stunting di Indonesia. Kata Kunci: Pelatihan PMBA, Pengetahuan, Keterampilan, Gizi.