Indah Fitriani
Japanese Literature Study Program, Faculty Of Cultural Sciences, Universitas Padjadjaran, Jl. Ir. Soekarno Km 21 Jatinangor, Sumedang, West Java 45363

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Otaku Subculture Character in Japanese Poetry Anthology Otaku Senryu Indah Fitriani; Lina Meilinawati; N. Rinaju Purnomowulan
Humaniora Vol 28, No 2 (2016)
Publisher : Faculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.025 KB) | DOI: 10.22146/jh.16400

Abstract

This paper focuses on one the subcultures existing in Japan, known as otaku. Subculture is a forum for youth community media and technology enthusiasts, like manga (Japanese comics), anime (Japanese cartoons), video games, computers, and the Internet. In the process, otaku who initially labeled negatively has contributed significantly to Japan as the most advanced industrialized country in Asia, not only in the field of culture, but also in the fields of science and economics. Using data from Japanese poem anthology (senryu) in Otaku Senryu(OS), this paper focuses on 1) distinctiveness of otaku character and; 2) factors supporting construction of otaku’s character. The method applies Riffaterre’s semiotic approach. The result obtained is that the otaku distinctiveness lies in their tendency to not be able to escape media and technology. Media and technology have transformed them into a difficult person in interacting and communicating directly with others as they have become introverted, obsessive, and also consumptive.
PERAN PERPUSTAKAAN MINI DI TENGAH PANDEMI COVID-19 BAGI ANAK-ANAK PANTI SOSIAL ASUHAN ANAK (PSAA) TUNAS MELATI BANDUNG Indah Fitriani
Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Vol 11, No 3 (2022): September, 2022
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v11i3.31784

Abstract

Penulisan artikel PKM ini bertujuan untuk tetap berkontribusi kepada masyarakat, khususnya bagi anak-anak di Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) Tunas Melati, di tengah pandemi Covid-19 dengan cara pengadaan perpustakaan mini. Sebelum penyebaran Covid 19, kegiatan PKM di Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) Tunas Melati sudah pernah dilaksanakan. Namun, dengan adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Bandung, kegiatan PKM lanjutan di PSAA Tunas Melati pun tidak dapat dilakukan secara tatap muka langsung. Oleh karena itu, agar tetap dapat berkontribusi terhadap PSAA Tunas Melati, maka kegiatan PKM pun dilakukan dengan cara mengirimkan buku-buku dan rak-rak buku yang dapat digunakan untuk membuat perpustakaan mini di panti tersebut. Mengenai bagaimana peran perpustakaan mini bagi anak-anak PSAA Tunas Melati Bandung, melalui metode kuesioner dengan penyajian hasil melalui deskriptif analisis, kami mencoba untuk memaparkan manfaat apa saja yang dirasakan anak-anak PSAA Tunas Melati setelah adanya perpustakaan mini di tengah PSBB karena adanya pendemi Covid 19. Hasil pengamatan kami menunjukkan bahwa peran perpustakaan mini bagi anak-anak PSAA Tunas Melati adalah anak-anak dapat menghilangkan kebosanan dengan buku, anak-anak merasa mendapatkan pengalaman baru dengan membaca buku dan mereka lambat laun merasakan keakraban dengan buku dan perpustakaan.