PC. S. Ismiyanto
Penulis adalah Magister Pendidikan dan dosen pada Jurusan Seni Rupa FBS Universitas Negeri Semarang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING DALAM PEMBELAJARAN SENI RUPA : SEBUAH REFLEKSI Ismiyanto, PC. S.
Imajinasi Vol 1, No 1 (2005): IMAJINASI
Publisher : Jurusan Seni Rupa, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendekatan CTL, selain untuk pengembangan kreativitas dan kemandirian anak, diharapkan pula dapat mengatrol kreativitas dan keprofesionalan guru. Kedua, agar dalam pembelajaran tidak lagi berorientasi pada content transmission model tetapi beranjak ke knowledge based environment, sehingga berpeluang untuk survive dan excel. Pendekatan CTL yang knowledge based environment dapat membantu anak mengkaitkan antara pengetahuan yang dimiliki dengan situasi-kondisi nyata. Anak dapat belajar dari dan melalui mengalami serta mengkonstruksi pengetahuan baru yang bermakna baginya. Agar CTL dapat efektif, dalam proses pembelajaran perlu diperhatikan prinsip-prinsipnya.Pendekatan CTL dalam pembelajaran seni rupa pada hakikatnya bukan pendekatan baru karena art as a way of knowing, yang pada kegiatannya telah juga menuntut peserta didik menjadi problem solver; melakukan observasi, inkuiri, refleksi, dan membuat simpulan serta menyajikan hasil belajarnya. Kata kunci : Pendekatan CTL, meaningfull learning, knowledge based environment, perbaikan pendidikan, CTL dalam seni rupa
PELATIHAN MENGAJAR SENI RUPA BERBASIS KONSERVASI LINGKUNGAN BAGI PARA GURU SEKOLAH DASAR Ismiyanto, PC. S.; Syarif, Muh. Ibnan
Rekayasa : Jurnal Penerapan Teknologi dan Pembelajaran Vol 16, No 1 (2018): Juli 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/rekayasa.v16i1.15082

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan tentang (1) konsep pendidikan dan pembelajaran seni rupa, (2) memilih jenis seni rupa dan media berkarya berdasarkan Kurikulum 2013, (3) berkarya seni rupa sesuai dengan prosedur, dan (4) membuat RPP dan penerapannya di kelas kepada Guru SD. Penataran dengan metode ceramah, tanya-jawab dan brainstorming dilakukan sebagai bentuk pemberian pemahaman tentang konsep pendidikan dan pembelajaran seni rupa di SD. Workshop untuk menganalisis kurikulum terkait dengan berbagai istilah, jenis dan media seni rupa di SD. Peserta terdiri dari empat SD Negeri di Kecamatan Ungaran Timur. Oleh karena keterbatasan waktu dari pihak mitra, maka kegiatan pelatihan dilangsungkan mulai 29 April sampai dengan 22 Juli 2017; dilaksanakan setiap hari Sabtu, dari pukul 08.00-12.30, dan penyusunan rancangan pembelajaran berikut penerapannya dilakukan mandiri dengan monitoring Tim.
PELATIHAN MENGAJAR SENI RUPA BERBASIS KONSERVASI LINGKUNGAN BAGI PARA GURU SEKOLAH DASAR Ismiyanto, PC. S.; Syarif, Muh. Ibnan
Rekayasa : Jurnal Penerapan Teknologi dan Pembelajaran Vol 16, No 1 (2018): Juli 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/rekayasa.v16i1.15082

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan tentang (1) konsep pendidikan dan pembelajaran seni rupa, (2) memilih jenis seni rupa dan media berkarya berdasarkan Kurikulum 2013, (3) berkarya seni rupa sesuai dengan prosedur, dan (4) membuat RPP dan penerapannya di kelas kepada Guru SD. Penataran dengan metode ceramah, tanya-jawab dan brainstorming dilakukan sebagai bentuk pemberian pemahaman tentang konsep pendidikan dan pembelajaran seni rupa di SD. Workshop untuk menganalisis kurikulum terkait dengan berbagai istilah, jenis dan media seni rupa di SD. Peserta terdiri dari empat SD Negeri di Kecamatan Ungaran Timur. Oleh karena keterbatasan waktu dari pihak mitra, maka kegiatan pelatihan dilangsungkan mulai 29 April sampai dengan 22 Juli 2017; dilaksanakan setiap hari Sabtu, dari pukul 08.00-12.30, dan penyusunan rancangan pembelajaran berikut penerapannya dilakukan mandiri dengan monitoring Tim.