Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perancangan dan Pengujian Lensa Fresnel pada Kolektor Surya Plat Datar Ekadewi Anggraini Handoyo; Indriati Njoto Bisono; Peter Jonathan
Jurnal Teknik Mesin (Sinta 3) Vol. 17 No. 2 (2020): OCTOBER 2020
Publisher : Institute of Research and Community Outreach, Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/jtm.17.2.48-56

Abstract

Energi matahari dapat dikonversikan menjadi energi termal dengan menggunakan kolektor surya maupun menjadi energi listrik dengan menggunakan sel surya/photovoltaic. Radiasi matahari bersifat menyebar, sehingga memerlukan pengumpul atau pengarah agar lebih fokus.Ada banyak penelitian yang menggunakan lensa Fresnel untuk mengumpulkan radiasi matahari pada sel surya. Sedang penelitian lensa Fresnel pada kolektor surya masih terbatas sebagai concentrator. Makalah ini membahas perancangan dan pemakaian lensa Fresnel sebagai penutup pada suatu kolektor surya plat datar. Lensa Fresnel komersial hanya memiliki 1 titik fokus, maka langkah pertama penelitian adalah merancang lensa Fresnel dengan enam titik fokus. Jarak focus dirancang agar radiasi matahari jatuh ke plat penyerap pada jarak 90 mm dari lensa Fresnel. Bahan yang digunakan adalah PMMA Polymethyl methacrylate (acrylic) dan pembuatan profil lensa menggunakan proses tekan. Lensa Fresnel yang dihasilkan berhasil memiliki titik fokus 90 mm. Lensa Fresnel yang dihasilkan dipasang sebagai penutup pada kolektor surya plat datar. Hasil yang didapat adalah temperatur plat penyerap dengan lensa Fresnel lebih tinggi daripada dengan acrylic polos yang sebenarnya lebih bening. Temperatur maksimum di kiri atas plat penyerap dengan lensa Fresnel dapat mencapai 1.42 kali lebih tinggidaripada temperatur yang dihasilkan oleh acrylic polos. Temperatur cairan di inlet dan dalam tangki pada kolektor surya yang menggunakan lensa Fresnel lebih tinggi daripada temperatur cairan di kedua lokasi yang sama yang menggunakan acrylic polos.
INCENTIVE MECHANISM FOR QUALITY INSPECTION: A LINEAR PROGRAMMING APPROACH I Nyoman Sutapa; I Gede Riana; Magdalena Wullur; Indriati Njoto Bisono
MATRIK: JURNAL MANAJEMEN, STRATEGI BISNIS, DAN KEWIRAUSAHAAN Vol. 19 No. 2 (2025)
Publisher : Faculty of Economics and Business Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MATRIK:JMBK.2025.v19.i02.p05

Abstract

This study develops an incentive mechanism model for outsourced personnel in product quality inspection, based on a principal-agent relationship. The core challenge lies in misaligned incentives, where agents often prioritize output volume over quality. By integrating Mechanism Design Theory (MDT) and Linear Programming (LP), our model aligns the principal's objective of minimizing defective products with the agent's utility maximization, subject to Incentive Compatibility and Individual Rationality constraints. Our analysis reveals that the optimal incentive structure combines a basic wage with a performance-based bonus. The optimal effort level of outsourced personnel increases with both rising losses due to defective products and enhanced detection effort effectiveness. The model also shows that optimal inspection allocation should be assigned to personnel with higher capabilities, especially for high-risk products. This research provides a theoretical contribution by integrating MDT and LP for incentive design and offers practical implications for improving product quality through a measurable incentive framework.