Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KOMUNIKASI EFEKTIF DAN FAKTOR PENENTU EFEKTIVITAS PERSUASI Yudi Perbawaningsih
Jurnal Kependidikan Vol. 33, No.1 (2003)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4465.185 KB) | DOI: 10.21831/jk.v33i1.7253

Abstract

Abstract Learning process is persuasive communication process. The effectiveness of persuasive depends on several factors such as the persuader, message, media, persuade. In learning process, the effectiveness depends on the credibility of the lecturer, quality of the learning material and the quality of media using. These factors could be predictors for the students’ learning achievement. This article is based on the research about the factors that influence the effectiveness of learning communication. Based on the survey research and quantitative data analysis, it was found that the factors, which influence the learning achievement, are the intellectual qualities that have already had by the students and the quality of the teaching materials. The credibility of the lecturers and the quality of the learning media utilizing influence learning achievement are only for the students who have low achievement and low learning motivation in class. Keywords: learning, communication, persuasion, effectiveness, predictor
Pengembangan Kecakapan Digital pada Guru di TK dan SD Budya Wacana Yogyakarta Yudi Perbawaningsih; Olivia Lewi; Birgitta Puspita Jati
GIAT : Teknologi untuk Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/giat.v2i1.7132

Abstract

Kita saat ini sedang berada di era Industri 4.0 yang ditandai dengan perkembangan pesat teknologi berbasis digital, termasuk teknologi informasi dan komunikasi (TIK), baik dari sisi inovasi teknologi dan pemanfaatannya di berbagai sisi kehidupan. Namun demikian,  Inovasi TIK juga membawa konsekuensi sosial yang negatif bagi kesejahteraan dan martabat manusia. Hal ini lebih banyak diakibatkan oleh ketidaksiapan secara pengetahuan, sikap dan perilaku.  Oleh sebab itu, masyarakat tidak hanya perlu mengetahui cara penggunaan TIK, tetapi juga memiliki pengetahuan dan sikap serta perilaku terhadap TIK yang dapat membangun kesejahteraan dan martabat manusia. Dengan asumsi bahwa guru adalah ujung tombak edukasi masyarakat, maka guru menjadi target utama untuk ditingkatkan literasi digitalnya. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pembentukan sikap tentang penggunaan TIK berbasis digital terutama dalam konteks bermedia digital pada para guru. Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari berturut-turut, diturunkan dalam 7 sesi, dengan rerata durasi adalah 100 menit. Pengusul kegiatan ini adalah 3 orang dengan menghadirkan 3 narasumber yang lain. Target edukasi ini adalah guru SD dan TK Budya Wacana Yogyakarta, yang memiliki perhatian pada menyiapkan peserta didik untuk beradaptasi secara cepat dan tepat dengan teknologi digital secara aman dan arif.