Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Microblog dan Mobile Learning: Inovasi Metode Pembelajaran dalam Meningkatkan Creativity Skill Kusuma Dewi; Kristin Indahwati; Lusi Febrianti
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 9 No. 3 (2021): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v9i3.36250

Abstract

Kreativitas adalah keterampilan yang penting dimiliki siswa dalam mencapai kesuksesan pembelajaran abad 21. Keterampilan ini dapat dicapai melalui pemanfaatan microblog. Microblog menumbuhkan minat dan mempersiapkan siswa menjadi kreator dalam kehidupan sehari-hari. Pemanfaatan microblog di era digital dapat melalui penerapan mobile learning. Mobile learning mendukung pembentukan keterampilan siswa melalui perangkat mobile. Penelitian ini bertujuan untuk mengajukan inovasi metode pembelajaran daring untuk mencapai kreativitas siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPS di SMA Negeri 7 Malang. Metode pembelajaran yang digunakan yaitu mobile learning dengan platform Google Meet dan Google Classroom. Selain itu penelitian ini menggunakan learning tools yaitu Instagram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan microblog dalam pembelajaran mobile learning dapat membantu pencapaian kreativitas siswa. Hal tersebut dapat dibuktikan dari hasil ketuntasan belajar siswa yang mencapai angka 79% dengan rata-rata nilai yang diperoleh adalah 87,7 dari nilai ketuntasan produk. Inovasi pembelajaran proyek melalui microblog ini dapat menjadi alternatif pembelajaran online.
Implementasi pemanfaatan google classroom, google meet, dan instagram dalam proses pembelajaran online menuju abad 21 Kusuma Dewi; Tuisda Pratisia; Alfyananda Kurnia Putra
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 1 No. 5 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.975 KB) | DOI: 10.17977/um063v1i5p533-541

Abstract

Merujuk pada fenomena penyebaran Covid-19 yang kian masif mempengaruhi proses pembelajaran, maka akademisi perlu mengadopsi atau memilih teknologi yang efektif. Melibatkan TIK secara efektif dan efisien dalam proses pembelajaran akan mendukung revolusi pendidikan menuju pencapaian tujuan pembelajaran abad 21. Penelitian ini bertujuan untuk mengajukan inovasi metode pembelajaran during untuk mencapai kognitif, psikomotorik, dan karakter siswa berbasis TIK di SMA Negeri 1 Batu. Adapun platform pembelajaran daring yang digunakan dalam penelitian ini yaitu google classroom dan google meet. Tidak hanya itu penggunaan media sosial dijadikan sebagai learning tools yaitu instagram. Dengan mengintegrasikan penggunaan google classroom, google meet, dan instagram ini maka dapat mempermudah guru maupun siswa dalam proses pembelajaran daring. Pengintegrasian tersebut memberikan pendidikan karakter disiplin, keaktifan, pencapaian kreativitas, melek informasi, berkolaborasi, dan tanggung jawab siswa. Sehingga inovasi metode ini dapat dijadikan alternatif dalam pembelajaran daring.
IMPLEMENTASI MOBILE LEARNING BERBANTUAN STORY MAPS DALAM PEMBELAJARAN GEOGRAFI Kusuma Dewi; Prahasti Tri Tungga Dewi; Lia Umi Amaliya; Muhammad Rafi' Attamimi
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 7 No 1 (2022): Vol. 7 No. 1 (2022): Volume 7, Nomor 1, April 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jp.v7n1.p1-7

Abstract

Pandemi Covid-19 memberikan tantangan dalam pendidikan. Kondisi ini menuntut pelaksanaan proses pembelajaran dalam jaringan. Pemanfaatan teknologi informasi menjadi solusi dalam pembelajaran daring, yaitu dengan pemanfaatan platform Google Classroom dan Zoom meeting. Pencapaian pengetahuan dan keterampilan siswa dilakukan melalui pembelajaran mobile. Website tory maps dapat membantu pencapaian kemampuan spasial siswa melalui perangkat mobile pribadi. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan visualisasi dalam penerapan mobile learning berbantuan Story Maps. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, dokumentasi, dan analisis hasil nilai pemahaman siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan inovasi metode pembelajaran Geografi ini dapat dijadikan alternatif pembelajaran daring selama pandemi. Diharapkan inovasi pembelajaran ini dapat menjadi rujukan dalam metode dan teknik mata pelajaran lainnya.
IMPLEMENTASI MOBILE LEARNING BERBANTUAN STORY MAPS DALAM PEMBELAJARAN GEOGRAFI Kusuma Dewi; Prahasti Tri Tungga Dewi; Lia Umi Amaliya; Muhammad Rafi' Attamimi
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 7 No 1 (2022): Vol. 7 No. 1 (2022): Volume 7, Nomor 1, April 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jp.v7n1.p1-7

Abstract

Pandemi Covid-19 memberikan tantangan dalam pendidikan. Kondisi ini menuntut pelaksanaan proses pembelajaran dalam jaringan. Pemanfaatan teknologi informasi menjadi solusi dalam pembelajaran daring, yaitu dengan pemanfaatan platform Google Classroom dan Zoom meeting. Pencapaian pengetahuan dan keterampilan siswa dilakukan melalui pembelajaran mobile. Website tory maps dapat membantu pencapaian kemampuan spasial siswa melalui perangkat mobile pribadi. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan visualisasi dalam penerapan mobile learning berbantuan Story Maps. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, dokumentasi, dan analisis hasil nilai pemahaman siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan inovasi metode pembelajaran Geografi ini dapat dijadikan alternatif pembelajaran daring selama pandemi. Diharapkan inovasi pembelajaran ini dapat menjadi rujukan dalam metode dan teknik mata pelajaran lainnya.
Adopsi Media Sosial: Problem-Based Learning Berbantuan Instagram dan Whatsapp Group dalam Pembelajaran Geografi Fauziah Dwi Wiranti; Dias Pravikandari; Kusuma Dewi
JPIG (Jurnal Pendidikan dan Ilmu Geografi) Vol. 8 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Geography Education Study Program, Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpig.v8i1.7566

Abstract

Teknologi dan pengetahuan mengalami perkembangan yang sangat pesat diberbagai bidang tak terkecuali dunia pendidikan. Perkembangan ini ditandai dengan adanya pembelajaran digital (digital learning). Pembelajaran digital merupakan kegiatan belajar mengajar dimana guru dan siswa dapat berkomunikasi secara interaktif melalui teknologi informasi dan komunikasi. Salah satu contohnya adalah perangkat seluler dengan berbagai aplikasinya yang dimanfaatkan untuk mengakses pembelajaran secara online. Penelitian ini bertujuan melihat capaian peningkatan keaktifan dan kreatifitas siswa dalam model problem-based learning berbantuan Instagram dan Whatsapp Group pada mata pelajaran Geografi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS 3 sebanyak 36 siswa. Lokasi penelitian berada di SMA Negeri 7 Malang. Hasil penelitian diperoleh bahwa pembelajaran dengan metode ini dapat meningkatkan efektivitas dalam pembelajaran daring. Siswa memiliki rasa tanggung jawab, peningkatan kreatifitas, berpikir solutif, dan dapat meningkatkan pemahaman siswa.
Adopsi Media Sosial: Problem-Based Learning Berbantuan Instagram dan Whatsapp Group dalam Pembelajaran Geografi Fauziah Dwi Wiranti; Dias Pravikandari; Kusuma Dewi
JPIG (Jurnal Pendidikan dan Ilmu Geografi) Vol. 8 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Geography Education Study Program, Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpig.v8i1.7566

Abstract

Teknologi dan pengetahuan mengalami perkembangan yang sangat pesat diberbagai bidang tak terkecuali dunia pendidikan. Perkembangan ini ditandai dengan adanya pembelajaran digital (digital learning). Pembelajaran digital merupakan kegiatan belajar mengajar dimana guru dan siswa dapat berkomunikasi secara interaktif melalui teknologi informasi dan komunikasi. Salah satu contohnya adalah perangkat seluler dengan berbagai aplikasinya yang dimanfaatkan untuk mengakses pembelajaran secara online. Penelitian ini bertujuan melihat capaian peningkatan keaktifan dan kreatifitas siswa dalam model problem-based learning berbantuan Instagram dan Whatsapp Group pada mata pelajaran Geografi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS 3 sebanyak 36 siswa. Lokasi penelitian berada di SMA Negeri 7 Malang. Hasil penelitian diperoleh bahwa pembelajaran dengan metode ini dapat meningkatkan efektivitas dalam pembelajaran daring. Siswa memiliki rasa tanggung jawab, peningkatan kreatifitas, berpikir solutif, dan dapat meningkatkan pemahaman siswa.
Analisis Demografi dan Kewilayahan Banyuwangi dengan Pendekatan HINCO untuk Pengembangan Wilayah Kusuma Dewi
Journal of Demography, Ethnography and Social Transformation Vol. 1 No. 1 (2021): Journal of Demography, Ethnography and Social Transformation
Publisher : Pusat Kajian Demografi, Etnografi dan Transformasi Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/demos.v1i1.1025

Abstract

Pengembangan wilayah merupakan topik kajian yang kompleks untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. Analisis strategi pengembangan wilayah akan mencapai keberhasilan berbagai sektor ekonomi. Analisis HINCO membantu dalam merumuskan kondisi demografis dan kewilayahan suatu daerah untuk mencapai pengembangan wilayah yang baik. Studi kasus dalam penelitian ini yaitu Kabupaten Banyuwangi. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Teknik yang digunakan yaitu observasi dan studi literatur. Hasil analisis meliputi kajian dari aspek Human (manusia), Institutional (kelembagaan), Natural (alam), Capital (modal), dan Other (aspek lainnya) dari Kabupaten Banyuwangi. Melalui analisis ini maka pengembangan wilayah Banyuwangi akan lebih terencana dan tercapai maksimal dikarenakan memperhatikan aspek demografi dan kewilayahannya.