Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengabdian Pembuatan Sumur Gali Dalam Menghindari Dampak Penambangan Emas Ilegal Terhadap Kesehatan Masyarakat Petapahan Barat Kuantan Singingi Thamrin Thamrin; Mulyadi Mulyadi; Jonny Zain; Rahmadi Rahmadi; Desfi Yunarto
CANANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : PELANTAR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52364/canang.v2i2.27

Abstract

Recently, many people have carried out gold mining in various places. The mainland Riau area can mainly be found in almost all Kuantan Singingi district areas, but the mining type is classified as illegal (PETI). This service is carried out in Petapan Village from July to September 2021 to prevent the community from the impact of PETI mining. To overcome this, the initiator developed dug wells as an example for the economically disadvantaged community. The dug wells that are made have clean water, not the same as some of the existing dug wells.
Pengaruh Pemberian Probiotik dengan Dosis Berbeda pada Media Pemeliharaan Terhadap Pertumbuhan Ikan Patin (Pangasianodon hypophthalmus) dengan Sistem Resirkulasi Akuaponik M. Adi Kusuma; Usman M Tang; Mulyadi Mulyadi
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 9 No. 3 (2021): November
Publisher : LPPM Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian probiotik dengan dosis berbeda pada media pemeliharaan terhadap pertumbuhan ikan patin (Pangasianodon hypophtalmus) dengan system resirkulasi akuaponik. Penelitian ini dilakukan dari bulan November – Desember 2020 di Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau. Wadah yang digunakan adalah ember dengan diameter 60 cm dan tinggi 45 cm sebanyak 15 unit dengan padat tebar 50 ekor/ wadah. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan lima taraf perlakuan dan tiga kali ulangan. Taraf perlakuan yang diterapkan pada penelitian adalah P0 = Tanpa penambahan probiotik (Kontrol), P1 = Penambahan probiotik dengan dosis 0,15 mL/L air, P2 = Penambahan probiotik dengan dosis 0,25 mL/L air, P3 = Penambahan probiotik dengan dosis 0,35 mL/L air dan P4 = Penambahan probiotik dengan dosis 0,45 mL/L air. Perlakuan terbaik dijumpai pada dosis probiotik 0,45 mL/L air yang menghasilkan bobot mutlak 10,50 g, panjang mutlak 9,58 cm, laju pertumbuhan spesifik 2,84%, konversi pakan 1,38%, dan tingkat kelulushidupan 94,67%.
Keterlambatan Fasciotomi pada Cedera Listrik sebagai Penyebab Amputasi Antebrachii: Laporan Kasus Moh Habib; Mulyadi Mulyadi; Welli Zulfikar; Romy Deviandri
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52693

Abstract

Cedera listrik merupakan bentuk trauma energi tinggi yang dapat menyebabkan kerusakan jaringan mendalam, sering kali tidak sesuai dengan gambaran permukaan kulit. Salah satu komplikasi paling serius adalah sindrom kompartemen, yang membutuhkan fasciotomy segera dalam kurun waktu emas (golden time). Laporan kasus ini membahas seorang laki-laki 28 tahun yang mengalami electrical burn injury full-thickness dengan eschar pada regio antebrachii–manus sinistra 2% pasca tersengat kabel listrik tegangan tinggi. Pasien datang 24 jam setelah kejadian dengan keluhan nyeri, kebas, dan hilangnya sensasi pada jari tangan kiri. Pemeriksaan menunjukkan tanda cedera jaringan dalam, disertai peningkatan SGOT/SGPT, hematuria, dan peningkatan kreatinin. Rencana awal fasciotomy tidak dapat menyelamatkan ekstremitas karena jaringan sudah non-viable, sehingga dilakukan amputasi pada level antebrachii. Kasus ini menegaskan pentingnya identifikasi dini dan tindakan fasciotomy segera pada cedera listrik untuk mencegah komplikasi ireversibel. Kata Kunci: electrical burn, fasciotomy, compartment syndrome, amputasi, golden time
Inovasi Budidaya Azolla Sp. Sebagai Sumber Pakan Lokal Untuk Meningkatkan Efisiensi Budidaya Ikan Nila dan Ketahanan Pangan Di KUB Mundam Jaya, Kelurahan Mundam, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai Heri Masjudi; Mulyadi Mulyadi; Niken Ayu Pamukas; Adelin Adelina; Henni Syawal; Eni Sumiarsih; Aris Pristiana; Rahma Aprianti
Unri Conference Series: Community Engagement Vol 7 (2025): Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/unricsce.7.230-235

Abstract

The Mundam Jaya Joint Business Group (KUB) in Mundam Village, Medang Kampai District, Dumai City, participated in a community service program introducing the cultivation of Azolla sp. as a local feed source to improve the efficiency of Nile tilapia farming. The program aimed to reduce production costs, enhance productivity, and strengthen food security and the local coastal economy. The methods implemented included training, field practice, mentoring, and continuous monitoring and evaluation using a learning by doing approach. The results demonstrated that group members were able to master Azolla cultivation techniques, from propagation to its application as supplementary feed for tilapia. The use of Azolla reduced dependence on commercial feed, lowered feed costs by up to 45%, and improved tilapia growth and survival rates, with survival exceeding 85%. Beyond technical outcomes, the program also enhanced participants’ business management skills, particularly in production record-keeping and marketing strategies. Overall, this initiative proved that the utilization of natural resources such as Azolla as fish feed can serve as a sustainable innovation in aquaculture. It not only supports the development of the village aquaculture sector but also contributes to economic independence and food security for coastal communities.