Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengabdian Pembuatan Sumur Gali Dalam Menghindari Dampak Penambangan Emas Ilegal Terhadap Kesehatan Masyarakat Petapahan Barat Kuantan Singingi Thamrin Thamrin; Mulyadi Mulyadi; Jonny Zain; Rahmadi Rahmadi; Desfi Yunarto
CANANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : PELANTAR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52364/canang.v2i2.27

Abstract

Recently, many people have carried out gold mining in various places. The mainland Riau area can mainly be found in almost all Kuantan Singingi district areas, but the mining type is classified as illegal (PETI). This service is carried out in Petapan Village from July to September 2021 to prevent the community from the impact of PETI mining. To overcome this, the initiator developed dug wells as an example for the economically disadvantaged community. The dug wells that are made have clean water, not the same as some of the existing dug wells.
Pengaruh Pemberian Probiotik dengan Dosis Berbeda pada Media Pemeliharaan Terhadap Pertumbuhan Ikan Patin (Pangasianodon hypophthalmus) dengan Sistem Resirkulasi Akuaponik M. Adi Kusuma; Usman M Tang; Mulyadi Mulyadi
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 9 No. 3 (2021): November
Publisher : LPPM Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian probiotik dengan dosis berbeda pada media pemeliharaan terhadap pertumbuhan ikan patin (Pangasianodon hypophtalmus) dengan system resirkulasi akuaponik. Penelitian ini dilakukan dari bulan November – Desember 2020 di Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau. Wadah yang digunakan adalah ember dengan diameter 60 cm dan tinggi 45 cm sebanyak 15 unit dengan padat tebar 50 ekor/ wadah. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan lima taraf perlakuan dan tiga kali ulangan. Taraf perlakuan yang diterapkan pada penelitian adalah P0 = Tanpa penambahan probiotik (Kontrol), P1 = Penambahan probiotik dengan dosis 0,15 mL/L air, P2 = Penambahan probiotik dengan dosis 0,25 mL/L air, P3 = Penambahan probiotik dengan dosis 0,35 mL/L air dan P4 = Penambahan probiotik dengan dosis 0,45 mL/L air. Perlakuan terbaik dijumpai pada dosis probiotik 0,45 mL/L air yang menghasilkan bobot mutlak 10,50 g, panjang mutlak 9,58 cm, laju pertumbuhan spesifik 2,84%, konversi pakan 1,38%, dan tingkat kelulushidupan 94,67%.
Keterlambatan Fasciotomi pada Cedera Listrik sebagai Penyebab Amputasi Antebrachii: Laporan Kasus Moh Habib; Mulyadi Mulyadi; Welli Zulfikar; Romy Deviandri
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52693

Abstract

Cedera listrik merupakan bentuk trauma energi tinggi yang dapat menyebabkan kerusakan jaringan mendalam, sering kali tidak sesuai dengan gambaran permukaan kulit. Salah satu komplikasi paling serius adalah sindrom kompartemen, yang membutuhkan fasciotomy segera dalam kurun waktu emas (golden time). Laporan kasus ini membahas seorang laki-laki 28 tahun yang mengalami electrical burn injury full-thickness dengan eschar pada regio antebrachii–manus sinistra 2% pasca tersengat kabel listrik tegangan tinggi. Pasien datang 24 jam setelah kejadian dengan keluhan nyeri, kebas, dan hilangnya sensasi pada jari tangan kiri. Pemeriksaan menunjukkan tanda cedera jaringan dalam, disertai peningkatan SGOT/SGPT, hematuria, dan peningkatan kreatinin. Rencana awal fasciotomy tidak dapat menyelamatkan ekstremitas karena jaringan sudah non-viable, sehingga dilakukan amputasi pada level antebrachii. Kasus ini menegaskan pentingnya identifikasi dini dan tindakan fasciotomy segera pada cedera listrik untuk mencegah komplikasi ireversibel. Kata Kunci: electrical burn, fasciotomy, compartment syndrome, amputasi, golden time