Fitri Diana
Universitas Jambi

Published : 9 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

PELATIHAN SENAM SIGINJAI PADA CLUB SENAM PAGI SUNGAI KAMBANG CERIA (SPSKC) Fitri Diana; Sukendro Sukendro
Cerdas Sifa Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2019): Cerdas Sifa Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.189 KB) | DOI: 10.22437/csp.v8i2.7999

Abstract

ABSTRACT Physical activity is any body movement produced by skeletal muscle that requires energy expenditure. Non-existent physical activity is an independent risk factor for chronic diseases and overall is thought to cause death globally. Doing sports activities have many goals including to maintain and improve health and fitness. Through sports can be developed not only physical skills, but also mental, spiritual, emotional and intellectual skills. Besides that, the purpose of sports activities is to improve human quality. Many physical activities that can be done to improve physical fitness are light running, walking, swimming, playing tennis, gymnastics and so forth. This sport is a form of exercise that can increase endurance of the pulmonary heart. SPSKC Club is a cheerful kambang river morning gymnastics club, this club always holds gymnastics every Sunday morning at GOS Sungai Kambang. According to the gym club administrator, participants this morning experienced a decrease in interest due to start experiencing boredom, after being found out by the management it turns out that the standard gymnastics given is monotonous which is always done almost every week. Based on the existing problems in the field, an idea was born to give siginjai gymnastics training to the cheerful kambang river morning gymnastics club in hopes of eliminating boredom for club members. Kata Kunci : Training, Siginjai Gymnastics
Analisis Potensi Wisata Olahraga Bukit Ilalang Teletubbies Desa Sungkai Batanghari: Analysis of the Sports Tourism Potential of Teletubbies Hill of Ilalang, Sungkai Batanghari Village Sukendro; Fitri Diana
Cerdas Sifa Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2020): Cerdas Sifa Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/csp.v9i2.10801

Abstract

Bukit Ilalang Teletubbies merupakan wisata bukit yang sangat terkenal saat ini dan banyak spot-spot yang bisa dijadikan sebagai wisata olahraga. Untuk mendapatkan olahraga yang sesuai dan cocok diadakan pada daerah wisata perbukitan maka diperlukan analisis olahraga apa yang sesuai dengan keadaan alam di perbukitan Ilalang Teletubbies tersebut sehingga didapatkan olahraga-olahraga yang sesuai dan bisa dilakukan pada daerah Bukit Ilalang Teletubbies tersebut. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis wisata olahraga yang cocok dan sesuai yang bisa diadakan pada wisata Bukit Ilalang Teletubbies dan memberikan rekomendasi kepada pemerintah daerah Kabupaten Batanghari mengenai wisata olahraga apa saja yang bisa diadakan pada wisata Bukit Ilalang Teletubbies untuk menarik wisatawan untuk berkunjung ke Bukit Ilalang Teletubbies. Bukan hanya itu saja memberi rekomendasi terkait hal-hal yang dibutuhkan untuk memajukan dan meng­eksplorasi Bukit Ilalang Teletubbies kepada Pemerintah daerah setempat. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data tinjuan lapangan, survei dan wawancara. Hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa olahraga yang direkomendasikan yaitu trail training, sepeda downhill dan olahraga hash. Olahraga ini memiliki potensi wisata olahraga yang cocok dan sesuai dengan keadaan alam daerah tersebut. Dengan adanya rekomendasi olahraga wisata ini mampu meningkatkan pendapatan ekonomi daerah dan bukan hanya itu saja olahraga-olahraga ini mampu dikembangkan sebagai olahraga unggulan yang ada didaerah kabupaten Batanghari.
PENGARUH METODE LATIHAN DAN KEKUATAN TERHADAP TENDANGAN DEPAN PENCAK SILAT (STUDI EKSPERIMEN PADA SISWA SMA ATTAUFIK KOTA JAMBI) Fitri Diana
Jurnal Ilmu Keolahragaan Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Ilmu Keolahragaan Volume 3 Nomor 1 Tahun 2020
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.105 KB) | DOI: 10.26418/jilo.v3i1.40662

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari metode latihan sirkuit dan interval training dan kekuatan otot tungkai terhadap kecepatan tendangan depan Pencak Silat. Penelitian ini dilakukan pada siswa SMA Attaufik Kota Jambi, penelitian ini menggunakan treatment by level 2 x 2. Sampel terdiri dari 40 pesilat dibagi menjadi empat kelompok, masing-masing terdiri dari 10 pesilat. Teknik analisis data adalah analisis varians dua jalur (ANOVA) dan selanjutnya dilanjutkan dengan uji Tukey pada tingkat signifikansi α = .05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) metode latihan sirkuit memiliki pengaruh yang lebih baik daripada Metode latihan interval training terhadap kecepatan tendangan depan. (2) terdapat interaksi antara metode latihan sirkuit dan metode interval training dan kekuatan terhadap kecepatan tendangan depan. (3) metode latihan sirkuit memiliki pengaruh yang lebih baik dari pada metode latihan interval training terhadap kecepatan tendangan depan bagi pesilat yang memiiki kekuatan baik. (4) metode latihan sirkuit memiliki pengaruh yang lebih baik daripada metode interval training terhadap kecepatan tendangan depan pesilat yang memiliki kekuatan kurang.
Pengaruh Latihan Ladder Drill Terhadap Kelincahan Pada Atlet Junior Kenshi Kempo Kota Jambi Laode Dhafirman Gaputra; Boy Indrayana; Fitri Diana
Cerdas Sifa Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2022): Jurnal Cerdas Sifa Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/csp.v11i1.17422

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan ladder drill terhadap kelincahan pada atlet junior kenshi kempo Kota Jambi. Jenis penelitian ini termasuk penelitian eksperimen karena tujuan adalah untuk melihat akibat dari suatu perlakuan, penelitian ini di laksanakan di gedung Shorinji Kempo Dojo kebun kelapa kota Baru Kota Jambi,Penelitian ini lakukan lebih kurang 6 minggu yaitu 4 kali pertemuan dalam seminggunya yaitu senin,jumat,sabtu Minggu. Populasi pada atlet junior kenshi kempo kota jambi kurang dari 100 orang maka seluruh populasi sebanyak 16 atlet di jadikan sampel. Berdasarkan hasil analisis data tes awal  dengan jumlah sampel sebanyak 16 siswa didapat mean sebesar 13,62, simpangan baku  0,30 dan variansi 0,09. tes akhir dengan jumlah sampel sebanyak 16 siswa didapat mean sebesar 12,90, simpangan baku 0,52 dan variansi 0,27. Untuk uji normalitas dapat dilihat bahwa Lhitung  < Ltabel untuk kedua kelas sampel. Yaitu  untuk  data  tes awal  di dapat L hitung  0.2137 yang < L tabel 0.2215  sedangkan untuk data tes akhir  didapat L hitung sebesar 0,2109 yang< L tabel 0,2215. Maka dapat disimpulkan bahwa  kedua kelompok data berdistribusi normal. Untuk uji hipotesis nilai thitung yang diperoleh adalah sebesar 7,970691 , ternyata thitung> ttabel dari angka batas penolakan hipotesis nol. Dengan demikian hipotesis nol diterima, hal ini berarti, terdapat Pengaruh latihan ladder drill terhadap  kelincahan pada atlet Junior Kenshi Kempo Kota Jambi. Kesimpulan penelitian ini yaitu terdapat pengaruh latihan ladder drill terhadap kelincahan pada atlet junior kenshi kempo Kota Jambi Kata kunci: Latihan Ladder Drill, Kelincahan
Development of a Digital Standing Samsak as a Tool for Testing Kicking Ability in Jambi City Pencak Silat Athletes yonifia anjanika; Fitri Diana; sukendro; sugih suhartini; Yusra Dinafi
Kinestetik : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol 8 No 2 (2024): JUNE
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jk.v8i2.35234

Abstract

Currently, almost all training activities in the pencak silat sport use various technologies that are currently trending. However, there are several manual tools that are still used in practicing pencak silat techniques, namely punching pads which are used to practice various kicks and punches so that they become strong and fast. This punching pad is usually also used as a tool to test kicking and punching abilities. The problem that often occurs is that the accuracy of timing when kicking becomes out of sync, one of which is still using a stopwatch which often results in human error, this is of course very detrimental to athletes who don't know how far their abilities in kicking have progressed. This research aims to to develop a manual standing samsak tool made into a digital standing samsak that can be used to test kicking ability. The method in this research is to use the ADDIE development method. From the results of this research, it was found that this development product was worthy of being a tool for conducting pencak silat kick tests with a score obtained through two stages of validation by media experts and material experts and trials, namely, 86% of the score from media experts, 95.38%. % from material experts and 83.71% of the value from field trials, with this, the average value obtained from the three stages above is 88.36%. Thus it can be said that the product "Development of Standing Samsak Digital" is categorized as eligible with the criteria "GOOD"
Development of a Punching Pad Stand for Athletes in Martial Arts Sports Sukendro Sukendro; Fitri Diana; Yonifia Anjanika
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 16, No 2 (2024): June
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/cjpko.v16i2.61191

Abstract

The development of facilities for self-defense training is increasing rapidly, but researchers see that there are still no facilities for training kick and punch reactions, especially in martial arts sports, which use manual methods with signals as a stimulus through the sense of hearing in training kick and punch reactions in athletes, apart from that, researchers have also not seen any punching pads that use electrical components based on random flip-flops arranged in a microcontroller circuit as a means of training punch and kick reaction speed in martial arts sports. This research aims to develop facilities or media for the physical components of kicks and punches in the form of a punching pad stand with electric technology based on random flip-flops for the Jambi City martial arts sport. The development of punching pad stands is included in research and development. The punching pad stands for martial arts sports was developed using the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluations) development model. This development research resulted in an Electric Punching Pad Stand product based on Random Flip-Flops and trials have been carried out in both small-group trials and large-group trials. The results of the large group trial were that the product received a percentage score of 84.77% from the comfort aspect, 81.52% from the performance aspect, and 83.53% from the appearance aspect. Meanwhile, for the average accumulated value of the three aspects above, the product received an average value of 83.27% and can be categorized as "Decent" with the criteria "Good".
PERAN O2SN TERHADAP PERKEMBANGAN MINAT SISWA MENGIKUTI OLAHRAGA DI SDN SEKECAMATAN DANAU TELUK Satria Aprianto Sipahutar; Reza Hadinata; Fitri Diana
Journal Olahraga Rekat (Rekreasi Masyarakat) Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai dampak keikutsertaan siswa dalam kegiatan O2SN terhadap peningkatan minat siswa dalam menjalanin gaya hidup aktif dan berpartisipasi dalam kegiatan olahraga diluar O2SN di SDN Sekecamatan Danau Teluk tahun pelajaran 2023/2024. Penelitian ini dilakukan di SDN Sekecamatan Danau Teluk pada Februari 2024. Data penelitian diperoleh dengan cara menyebarkan angket kepada siswa (sebagai data utama) dan wawancara dengan guru bidang studi Olahraga serta siswa (sebagai data penunjang). Setelah angket dikembalikan, data dianalisis secara kuantitatif dengan statistik deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa siswa yang mengikuti O2SN cenderung lebih mempunyai minat yang baik untuk ikut serta dalam kegiatan olahraga yang ada di sekolah maupun diluar sekolah. Adapun hasil analisis deskriptif dari angket yang telah di sebarkan sebelumnya menghasilkan mean sebesar 4,63 yang memiliki kategori sangat baik.
Faktor Kurangnya Minat Berwirausaha Mahasiswa Jurusan Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Universitas Jambi Yonifia Anjanika; Atri Widowati; sugih suhartini; Fitri Diana; Grafitte decheline decheline; Ade Setiowati
Unimuda Sport Journal : Jurnal Pendidikan Jasmani Vol. 4 No. 1 (2023): Unimuda Sport Journal : Jurnal Pendidikan Jasmani
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya minat untuk berwirausaha memang cukup beralasan. Selain karena penuh tantangan, pendidikan sangat kewirausahaan dibutuhkan untuk mendidik minat berwirausaha. Universitas Jambi (UNJA) melatih semangat wirausaha dengan memberikan perhatian lebih besar kepada mahasiswa yang berjiwa wirausaha dalam menghadapi persaingan global, hal tersebut didukung dengan memberikan fasilitas berupa program kegiatan program kreatifitas mahasiswa (PKM), Expo, bazar, pelatihan kewirausahaan dan sebagainya. Namun disetiap program yang berjalan tidak ditemukan mahasiswa Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (PORKES), yang menjadi anggota wirausaha tersebut. Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan sebelumnya 53,7% mahasiswa PORKES angkatan 2022 kurang berminat dalam berwirausaha. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif, sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa PORKES UNJA angkatan 2022 sebanyak 49 mahasiswa. Instrumen yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah wawancara secara langsung yang diberikan kepada sampel. Hasil penelitian menunjukan bahwa menunjukan bahwa faktor penyebab kurangnya minat mahasiswa PORKES dalam berwirausaha diantaranya adalah 1). Tidak Percaya Diri 2). Gensi 3). Tidak ada modal 4). Tidak ada bakat (tidak kompeten dalam hal manajerial) 5). pelunasan untuk membagi waktu 6). Takut gagal atau takut bersaing. 7). Pernah gagal (Trauma). 8) Ingin menjadi karyawan atau pegawai (punya cita-cita lain). Bahkan ada yang mengatakan 9) tidak diizinkan oleh orang tua. Instrumen yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah wawancara secara langsung yang diberikan kepada sampel. Hasil penelitian menunjukan bahwa menunjukan bahwa faktor penyebab kurangnya minat mahasiswa PORKES dalam berwirausaha diantaranya adalah 1). Tidak Percaya Diri 2). Gensi 3). Tidak ada modal 4). Tidak ada bakat (tidak kompeten dalam hal manajerial) 5). pelunasan untuk membagi waktu 6). Takut gagal atau takut bersaing. 7). Pernah gagal (Trauma). 8) Ingin menjadi karyawan atau pegawai (punya cita-cita lain). Bahkan ada yang mengatakan 9) tidak diizinkan oleh orang tua. Instrumen yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah wawancara secara langsung yang diberikan kepada sampel. Hasil penelitian menunjukan bahwa menunjukan bahwa faktor penyebab kurangnya minat mahasiswa PORKES dalam berwirausaha diantaranya adalah 1). Tidak Percaya Diri 2). Gensi 3). Tidak ada modal 4). Tidak ada bakat (tidak kompeten dalam hal manajerial) 5). pelunasan untuk membagi waktu 6). Takut gagal atau takut bersaing. 7). Pernah gagal (Trauma). 8) Ingin menjadi karyawan atau pegawai (punya cita-cita lain). Bahkan ada yang mengatakan 9) tidak diizinkan oleh orang tua. Tidak ada bakat (tidak kompeten dalam hal manajerial) 5). pelunasan untuk membagi waktu 6). Takut gagal atau takut bersaing. 7). Pernah gagal (Trauma). 8) Ingin menjadi karyawan atau pegawai (punya cita-cita lain). Bahkan ada yang mengatakan 9) tidak diizinkan oleh orang tua. Tidak ada bakat (tidak kompeten dalam hal manajerial) 5). pelunasan untuk membagi waktu 6). Takut gagal atau takut bersaing. 7). Pernah gagal (Trauma). 8) Ingin menjadi karyawan atau pegawai (punya cita-cita lain). Bahkan ada yang mengatakan 9) tidak diizinkan oleh orang tua. Kata kunci: Faktor, kurangnya, Minat, Berwiusaha, Mahasiswa, Olahraga The low interest in entrepreneurship is quite reasonable. Apart from being full of challenges, entrepreneurship education is needed to instill interest in entrepreneurship. Jambi University (UNJA) instills an entrepreneurial spirit by giving greater attention to students who have an entrepreneurial spirit in facing global competition, this is supported by providing facilities in the form of student creativity program activities (PKM), Expos, bazaars, entrepreneurship training and so on. However, in every program that was running, not a single student was found in Sports and Health Education (PORKES), who was a member of the entrepreneur. Based on the results of previous research, it was found that 53.7% of 2022 PORKES students were less interested in entrepreneurship. This type of research is qualitative with a descriptive method. The sample in this study was UNJA PORKES students class of 2022 with a total of 49 students. The instrument used in collecting data was direct interviews which were given to the sample. The results of the study show that the factors causing the lack of interest of PORKES students in entrepreneurship include 1). Not Confident 2). Prestige 3). No capital 4). No talent (incompetent in managerial terms) 5). Difficulty to divide the time 6). Fear of failure or fear of competing. 7). Never failed (Trauma). 8) Want to become an employee or employee (have other goals). Some even say 9) parents don't allow it. Kata Kunci : Faktor, Kekurangan, Minat, Kewirausahaan, Mahasiswa, Olahraga
Implikasi Keterampilan Dasar Beladiri Pencak Silat Pada Pada Komunitas Perempuan Senam Pagi Sungai Kambang Ceria Sukendro Sukendro; Fitri Diana
Unimuda Sport Journal : Jurnal Pendidikan Jasmani Vol. 4 No. 1 (2023): Unimuda Sport Journal : Jurnal Pendidikan Jasmani
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang dihadapi oleh perempuan di komunitas “senam kambang ceria” ini mereka pernah mengalami tindakan kekerasan yaitu mereka pernah kena begal sewaktu pulang dari bekerja di malam hari dan harus kehilangan motornya, ada juga perempuan yang kena jambret ketika lagi terima orderan dijalan dan mengalamin pelecehan seksual selama berkerja. Hal ini meninggalkan trauma bagi mereka yang menjadi korban. Tetapi mereka masih bertahan untuk bekerja karena ada keluarga yang harus dipenuhi kebutuhannya dan tidak akan tercukupi kalau hanya mengandalkan dari suami saja. Trauma itu terabaikan dikala teringat keluarga harus tercukupi kebutuhan hidupnya walau terkadang rasa takut muncul kalau sudah teringat kejadian tersebut. Komunitas perempuan ini belum pernah mengikuti implikasi beladiri apapun jadi mereka tidak memiliki sama sekali bekal ilmu beladiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan dasar bela diri pencak silat kepada perempuan yang ada pada komunitas ini. Metode yang digunakan yaitu melakukan implikasi keterampilan teknik dasar pencak silat dan kemudian memberikan survey untuk melihat sejauh mana kebermanfaatan dari implikasi ini. Survey terdiri dari empat kategori yaitu sangat bermanfaat, bermanfaat, kurang bermanfaat dan tidak bermanfaat menggunakan teknik wawancara secara langsung. Hasil dari survey tersebut menyatakan bahwa sebanyak 90% para peserta menjawab implikasi keterampilan ini sangat bermanfaat dan sebanyak 10% para peserta menyatakan bermanfaat pada kegiatan implikasi ini. Kata kunci: Implikasi, Bela Diri, Pencak Silat Abstracs The problems faced by women in the "Senam Kambang Ceria" community are that they have experienced acts of violence, namely they have been mugged when they return home from work at night and have lost their motorbikes, there are also women who have been mugged while receiving orders on the street and have experienced sexual harassment during work. This leaves trauma for those who are victims. But they still have to work because there is a family that needs to be met and it will not be fulfilled if you only rely on your husband. This trauma is neglected when you remember that the family must provide for their needs even though sometimes they are afraid appears when they remember the incident. This community of women has never participated in any martial arts training so they have no martial arts knowledge at all. The purpose of this research is to provide basic knowledge and skills of pencak silat self-defense to women in this community. The method used is to implicate the basic skills of pencak silat techniques and then provide a survey to see how useful these implications are. The survey consists of four categories, namely very useful, useful, less useful and not useful using direct interview techniques. The results of the survey stated that as many as 90% of the participants answered that the implications of this skill were very useful and as many as 10% of the participants stated that this training activity was useful. Keywords: Implications, Self Defense, Pencak Silat