I Made Dwi Dimas Mahendrayana
Faculty Of Law, Universitas Udayana

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN ATAS PENGGUNAAN ALAT RAPID TEST ANTIGEN BEKAS Sheren Gracia Simanjuntak; I Made Dwi Dimas Mahendrayana
Kertha Negara : Journal Ilmu Hukum Vol 10 No 6 (2022)
Publisher : Kertha Negara : Journal Ilmu Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Sekarang ini, pandemi Covid-19 sudah melanda hampir semua dunia. Tes SWAB (RT-Pcr) atau rapid test antigen merupakan usaha yang sangat berharga bagi para penyedia jasa pelayanan kesehatan. Maka dari itu, penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui atau mengkaji perlindungan hukum kepada konsumen yang telah mengalami kerugian dan pertanggung jawaban pelaku usaha dalam menjual alat rapid test antigen bekas tersebut. Studi ini mempergunakan prosedur kajian hukum normatif berdasarkan kepada peraturan undang-undang maupun peraturan yang berhubungan dengan permasalahan hukum dan literatur-literatur yang terkait. Hasil dari penelitian ini ialah pelaku usaha yang menjual alat rapid test antigen bekas pakai yang telah melanggar hak-hak konsumen dapat dituntut oleh para konsumen berdasar pada “Undang-Undang Perlindungan konsumen”. Kata Kunci: Perlindungan Hukum, Konsumen, Alat Rapid Test Antigen ABSTRACT Currently, the Covid-19 pandemic has hit almost the entire world. The SWAB test (RT-Pcr) or business antigen rapid test is very valuable for health service providers. Therefore, this study aims to determine or examine the legal protection for consumers who have suffered losses and the responsibility of business actors in selling the used antigen rapid test kits. This study uses a normative legal research method based on laws and regulations related to legal issues and related literature. The result of this study is that business actors who sell used rapid test antigen kits that have violated consumer rights can be sued by consumers based on the “Consumer Protection Act”. Key Words: Legal Protection, Concumer, Used Antigen Rapid Test Tool
PENGATURAN PEMBERIAN ROYALTI LAGU DALAM BENTUK PEMAKAIAN LAYANAN PUBLIK BERSIFAT KOMERSIAL MENURUT HUKUM POSITIF INDONESIA Komang Anindya Putri Maharani; I Made Dwi Dimas Mahendrayana
Kertha Semaya: Journal Ilmu Hukum Vol. 13 No. 12 (2025)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/KS.2025.v13.i12.p16

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi efektivitas perlindungan hukum yang diberikan kepada pencipta lagu dalam hak hak ekonomi mereka, serta mengidentifikasi solusi yang efektif untuk meningkatkan perlindungan tersebut di Indonesia, khususnya dalam konteks pembayaran royalti atas penggunaan karya cipta dalam layanan publik komersial. Penelitian ini akan mengkaji secara mendalam peraturan perundang- undangan yang berlaku, peran Lembaga Manajemen Kolektif, serta praktik yang terjadi di lapangan. Melalui pendekatan normatif, analisis ini diinginkan dapat memperoleh hasil yang dapat membantu menyempurnakan mekanisme pembayaran royalti yang adil dan transparan bagi para pencipta lagu di Indonesia ABSTRACT This study aims to assess the efficacy of legal protection afforded to song creators in respect of their economic rights, and to identify efficacious solutions to enhance such protection in Indonesia, particularly in the context of royalty payments for the utilization of copyrighted works in commercial public services. This research will conduct an in-depth examination of the pertinent laws and regulations, the role of Collective Management Organizations, and the prevailing practices in the field. By adopting a normative approach, this analysis seeks to generate findings that can contribute to the refinement of a fair and transparent royalty payment mechanism for song creators in Indonesia.