Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : METAMORFOSA Journal of Biological Sciences

Profil Metabolit Daun Kesambi (Schleichera oleosa) Berdasarkan Analisis Histokimia dan In Silico Tintrim Rahayu; Radita Intan Aisyah Pratiwi; Nurul Jadid Mubarakati
Metamorfosa: Journal of Biological Sciences Vol 8 No 1 (2021)
Publisher : Prodi Magister Ilmu Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/metamorfosa.2021.v08.i01.p17

Abstract

Kesambi (Schleichera oleosa) merupakan tumbuhan golongan familia Sapindaceae. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui senyawa metabolit sekunder pada daun kesambi melalui analisis histokimiadan in silico. Metode penelitian secara deskriptif eksperimental menggunakan sampel tumbuhan kesambi yang tumbuh di pulau Madura. Analisis histokimia dilakukan dengan preparasi daun segar melalui sayatan bawah daun dengan cara ditetesi reagen pendeteksi metabolit sekunder (CuSO4, FeCl3, Wagner, Sudan III, AlCl3 & FeCl3+NaCO3) kemudian diamati perubahan warnanya secara mikroskopis. Sedangkan pengujian in silico bertujuan untuk mengetahui interaksi senyawa aktif dengan ER? sebagai target terapi kanker payudara ER+ melalui molecular docking analysis. Web server pendukung yang digunakan yaitu KNApSAcK, Pubchem, Pass Online dan PDB ID serta software yaitu PyRx, PyMol dan Chimera 1.14. Hasil penelitian analisis histokimia menunjukkan bahwa daun kesambi mengandung senyawa metabolit sekunder yaitu terpenoid, flavonoid, alkaloid, tanin, lipofil dan fenol. Hal ini dikonfirmasi dengan analisis in silico yaitu didapatkan senyawa aktif seperti scopoletin yang merupakan turunan dari fenol, (-)-beta-sitosterol, betulin, betulinic acid, lupeol, lupeol asetat, schleicheol 1&2, schleicherastatin 1-7 yang merupakan turunan dari terpenoid. Berdasarkan hasil molecular docking terdapat interaksi senyawa aktif dengan protein 3ERT, senyawa yang memberikan hasil paling efektif sebagai kandidat obat kanker payudara yaitu lupeol asetat dengan nilai Root Mean Square Deviation (RMSD) paling baik yaitu l.b 1.588 Å dan u.b 2.219 Å. Senyawa lupeol asetat diprediksi memiliki aktivitas sebagai inhibitor ER? terhadap kanker payudara ER+. Kata Kunci : Kesambi (Schleichera oleosa), histokimia, molecular docking dan ER?