Nintya Setiari
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

RESPON PERTUMBUHAN DAN DENSITAS STOMATA ANGGREK Phalaenopsis HIBRID PADA FREKUENSI PENYIRAMAN BERBEDA SELAMA PERIODE AKLIMATISASI Nurullita Prahasti; Nintya Setiari; Endang Saptiningsih
Agrin Vol 26, No 1 (2022): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.agrin.2022.26.1.654

Abstract

Aklimatisasi anggrek Phalaenopsis membutuhkan faktor lingkungan yang mendukung, diantaranya adalah ketersediaan air dan kelembaban media. Ketersediaan air yang dibutuhkan oleh planlet dapat dipenuhi dengan adanya penyiraman. Salah satu respon tanaman yang berkaitan dengan ketersediaan air adalah densitas stomata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan dan densitas stomata planlet anggrek Phalaenopsis hibrid pada fase aklimatisasi dengan frekuensi penyiraman yang berbeda dan untuk mengetahui frekuensi penyiraman yang optimal dalam mendukung pertumbuhan planlet anggrek. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan perlakuan frekuensi penyiraman 1 kali sehari, 2 kali sehari dan 3 kali sehari. Desain penelitian adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan faktor tunggal yaitu frekuensi penyiraman. Analisis data menggunakan Uji Anova dan uji lanjut LSD dengan taraf signifikan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa plantlet dengan frekuensi penyiraman 1 kali sehari menghasilkan luas daun, kandungan pigmen fotosintesis dan berat segar tertinggi. Secara umum perbedaan frekuensi penyiraman tidak memberikan pengaruh yang signifikan pada pertumbuhan akar, jumlah daun dan densitas stomata. Frekuensi penyiraman 1 kali sehari merupakan frekuensi penyiraman optimal untuk planlet anggrek Phalaenopsis hibrid pada fase aklimatisasi.Kata kunci: adaptasi, air, humiditas, kerapatan, pigmen
Peningkatan Pertumbuhan Anggrek Phalaenopsis amabilis (L.) Blume secara In Vivo setelah Pemberian Thidiazuron (TDZ) Nur Cahyani, Evi; Nintya Setiari; Yulita Nurchayati
Jurnal Hortikultura Indonesia (JHI) Vol. 16 No. 2 (2025): Jurnal Hortikultura Indonesia (JHI)
Publisher : Indonesian Society for Horticulture / Department of Agronomy and Horticulture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jhi.16.2.92-99

Abstract

Phalaenopsis amabilis (L.) Blume merupakan salah satu jenis anggrek yang banyak dimanfaatkan sebagai tanaman hias dan sebagai spesies induk dalam program pemuliaan. Eksploitasi yang berlebihan serta laju pertumbuhan vegetatif yang lambat menjadikan anggrek ini memerlukan upaya konservasi ex-situ melalui penambahan nutrisi dan zat pengatur tumbuh, salah satunya Thidiazuron (TDZ). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh serta menentukan konsentrasi TDZ yang optimal terhadap pertumbuhan P. amabilis. Penelitian dilaksanakan pada November 2023 hingga Januari 2024 di Tembalang, Semarang, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor, yaitu konsentrasi TDZ (0, 25, dan 50 ppm). Parameter yang diamati meliputi panjang dan lebar daun lama, jumlah dan waktu munculnya daun baru, warna daun, jumlah dan waktu munculnya akar baru, serta densitas stomata. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian TDZ berpengaruh nyata terhadap peningkatan panjang dan lebar daun lama, jumlah dan waktu munculnya daun baru, serta densitas stomata P. amabilis. Thidiazuron (TDZ) juga memengaruhi perubahan warna daun. Konsentrasi TDZ 25 ppm merupakan perlakuan terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan daun P. amabilis. Kata kunci: konservasi, sitokinin, vegetatif, zat pengatur tumbuh