Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IMPLEMENTASI PEMILIHAN KEPALA DESA DENGAN MENGGUNAKAN METODE ELEKTRONIK VOTING (E-VOTING) DI KABUPATEN EMPAT LAWANG PROVINSI SUMATERA SELATAN Juliman Juliman
Mimbar : Jurnal Penelitian Sosial Dan Politik Vol 6 No 3 (2017): Mimbar : Jurnal Penelitian Sosial dan Politik (Juni)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Prof Dr Hazairin, SH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Implementasi Pemilihan Kepala Desa dengan menggunakan metode Elektronik di Kabupaten Empat Lawang. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan diskriptif kualitatif dengan pertimbangan bahwa peneliti bermaksud untuk mendapatkan gambaran tentang Implementasi Pemilihan Kepala Desa dengan menggunakan metode Elektronik di Kabupaten Empat Lawang. Teknik Pengumpulan data dalam Penelitian ini, menggunakan teknik pengumpulan data melalui tahapan mulai dari observasi, kepustakaan, wawancara dan Dokumentasi. Model dalam penelitian ini adalah teknik analisis dengan menggunakan model wawancara yang meliputi tiga komponen analisis yaitu reduksi, sajian data, penarikan kesimpulan. Miles dan Huberman (dalam Sugiaono 2013:246). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Pelaksanaan Pilkades e-voting di Kabupaten Empat Lawang secara umum tidak mengalami kendala yang berarti dikarenakan landasan aturan teknis yang ditetapkan sudah cukup mampu mengakomodir kebutuhan aturan oleh panitia Kabupaten dan panitia desa.
STRATEGI PEMERINTAH KELURAHAN DALAM PELAKSANAAN SISTEM KEAMANAN LINGKUNGAN (SISKAMLING) (STUDI DI KELURAHAN BARU URIP KECAMATAN LUBUKLINGGAU UNTARA II) Juli Susila; Juliman Juliman
Jurnal Kybernan Vol 1 No 1 (2022): 30 Maret 2022
Publisher : Jurnal Kybernan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.599 KB)

Abstract

ABSTRACT The objective of the research is to determine the strategy implementation of Batu Urip sub district governmental in the responsibility order of environmental security system. A qualitative method was used in this study. Date collective technique was carried out through observation, interview, and documentation. Types of primary data were field notes based on the observation and conducting informal interview. The data of secondary was documentation which related to the topic of research. The research showed that the sub district of Batu Urip in Lubuklinggau south Sumatera carried out the strategy of security system properly due to the night guard and the community had positive respond in conducting participation in order to create security community and convenience of the society. The environmental community security is created through society participation and cooperation in order to become conducive and convenience environment. Keywords: Strategy, community security ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi apakah yang akan diusahakan oleh pemerintah kelurahan guna mewujudkan sistem keamanan lingkungan di Kelurahan Batu Urip. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif observasi, wawancara, dan dokumentasi. Jenis dan sumber data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari hasil observasi dan wawancara, serta data sekunder yang diperoleh dari dokumentasi, laporan, dan peraturan-peraturan yang berkaitan dengan masalah yang diteliti. Hasil penelitian ini menunjukkan strategi yang digunakan oleh pemerintah kelurahan dalam pelaksanaan sistem keamanan lingkungan dengan melakukan kegiatan penjagaan malam kepada masyarakat untuk berpartisipasi dalam menjalankan program kegiatan sistem keamanan lingkungan demi kenyamanan bersama. Tujuan strategi tersebut sudah tercapai dengan adanya sistem keamanan lingkungan yang ada di Kelurahan Batu Urip tersebut masyarakat menjadi lebih aman dan kondusif. Kata Kunci: Strategi, keamanan lingkungan
Pengaruh Program Bedah Rumah Terhadap Kelayakan Hunian di Kecamatan Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas Azis, Riedho; Juliman, Juliman; Rizqi, Muhammad Dimas
Jurnal Pemerintahan dan Kebijakan (JPK) Vol. 4 No. 2 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jpk.v4i2.16471

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh program bedah rumah terhadap kelayakan hunian di Kecamatan Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas. Metode Penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Metode pengumpulan data yaitu angket, observasi dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kecamatan  Muara Beliti  berjumlah 8.375 orang. Sampel penelitian 99 orang yang diambil secara purposive random sampling yaitu dengan cara pengambilan sampel yang dilakukan secara acak. Dalam penelitian ini yang menjadi variabel bebas adalah Program Bedah Rumah (X) dan variabel terikat Kelayakan Kehunian (Y). Hasil Penelitian menunjukan T tabel = t (a/2;n-k-1), dimana  k adalah jumlah variabel bebas atau independen Progam Bedah Rumah (X) dan n adalah jumlah responden (99 orang). Maka menghasikan t tabel= (0.05/2 ; 99-1-1) = (0.025; 97). Angka ini menjadi acuan dalam untuk mencari nilai t tabel adalah sebesar 1.985. Diketahui nilai signifikan untuk pengaruh X terhadap Y adalah sebesar 0.259 > 0.05 dan nilai t hitung -1.135 < t tabel 1.985 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh Program Bedah Rumah (X) terhadap Kelayakan Hunian (Y). Perhitungan koefisien korelasi diperoleh besarnya nilai R (koordinasi terhadap Kelayakan Hunian) adalah 0,114, yang berarti sangat kuat hubungan antara variabel koordinasi terhadap kelayakan hunian menunjukan hubungan yang baik dan nilai korelasi positif sebesar 11,4%, Hubungan antara variabel Progam Bedah Rumah terhadap Kelayakan Hunian menunjukan hubungan yang baik dan nilai korelasi positif sebesar11,4%.  Abstract: This study aims to determine the effect of the home-improvement program on the feasibility of housing in Muara Beliti District, Musi Rawas Regency. The research method used was quantitative. Data collection methods included questionnaires, observation, and documentation. The population in this study was 8,375 people of Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) in Muara Beliti District. The research sample was 99 people taken by purposive random sampling. In this study, the independent variable was the Home Improvement Program (X) with indicators such as Indonesian Citizens, Low-Income Communities with fixed or irregular income, Families, owning land rights, Not yet owning a house or owning a house but not livable, Never received Housing Stimulant Assistance from the Ministry of Public Housing, people who wished to improve the quality of their homes and prioritize those empowered through the National Program for Community Empowerment (PNPM). The dependent variable involved Residential Feasibility (Y) with indicators such as security, health, comfort, beauty/compatibility/order, flexibility, and environmental criteria. The results showed that the effect of house renovation (X) on the feasibility of housing (Y) had a significant effect, which was 0.259> 0.05. In addition, the relationship between the variables of the Home Improvement Program on Residential Feasibility showed a good relationship and a positive correlation value of 11.4%. With these findings, the house renovation program must continue to positively impact people who do not have uninhabitable homes to become livable.