Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENYERAPAN TENAGA KERJA DI JAWA TENGAH TAHUN 1997-2021 Setyo, Septa Tri; Juliprijanto, Whinarko
Jendela Inovasi Daerah Vol 6 No 1 (2023): Februari
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kota Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56354/jendelainovasi.v6i1.134

Abstract

This study aims to determine and analyze the factors that affect the absorption of labor in Central Java. The type of data in this study uses time series and secondary data with the study period from 1997 to 2021. The estimation method used is the Error Correction Model (ECM) which is able to show long-term and short-term effects. The results show that in the long term the variables of the provincial minimum wage, domestic investment, and foreign investment together have a significant and significant effect on employment. Meanwhile, in the short term, only domestic investment variables are influential and significant with a probability value of 0.0418 with a confidence level of 0.05. This situation indicates that in the short term changes in the value of domestic investment will have a positive effect on employment.
Peningkatan Produktivitas Tanah Sawah Dan Kering Dengan Budidaya Tanaman Kacang Tanah Di Desa Balesari, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang Suprapto, Agus; Rianto, Hadi; Historiawati, H; Juliprijanto, Whinarko
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang Teknik dan Rekayasa
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Luas tanah sawah dan kering di Desa Balesari sebesar 187,9 ha (60%)sangat berpotensi untuk pengembangan tanaman palawija. Hal inijuga didukung oleh sumberdaya penduduk yang bermata pencahariansebagai petani dan buruh tani 1580 orang (48%) dari keseluruhanpenduduk Desa Balesari. Salah satu solusi pengembangan tanamanpalawija yang dapat diimplementasikan pada kondisi lahan danmasyarakat petani tersebut dengan demplot tanaman kacang tanah.Kegiatan ini mampu memberikan nilai tambah pendapatan petanisehingga kesejahteraan petani di Desa Balesari meningkat. Peningkatanpendapatan petani juga dapat dilakukan dengan pemberdayaanpetani dengan memberikan pengetahuan dan keterampilan dari olahankacang tanah yang diharapkan mampu memberikan daya tarik wisatawandalam rangka mendukung Desa Wisata Balesari pada tahun 2020.Sasaran kegiatan adalah kelompok tani dan ibu-ibu PKK di DesaBalesari. Hasil kegiatan ini menunjukkan: (1) relatif rendah pengetahuandan keterampilan para petani, (2) produksi kacang relatifrendah dikarenakan pengairan tergantung pada musim hujan, dan(3)belum ada kelompok usaha budidaya kacang tanah untukmengembangkan budidaya kacang tanah sampai pemasaran agarmenjadi kuat dan berkelanjutan.
FINANCIAL FEASIBILITY OF FOOD PROCESSING INDUSTRY: LESSONS FROM TOFU INDUSTRY IN TRUNAN VILLAGE, MAGELANG Jalunggono, Gentur; Islami, Fitrah Sari; Hutajulu, Dinar Melani; Juliprijanto, Whinarko
Jurnal REP (Riset Ekonomi Pembangunan) Vol. 9 No. 2 (2024): October 2024
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/rep.v9i2.1999

Abstract

This study aims to examine the financial analysis of the Food Processing Industry in Tofu Center of Trunan Village in an effort to maintain the calculation of operational costs, profit and loss, and investment in minimizing investment losses. In particular, this study aims to calculate the Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Payback Period (PP), and Profitability Index (PI) in the Processed Food Industry in the Tofu Center of Trunan Village. The urgency of this research is to maintain the sustainability of the tofu industry in Trunan Village, which is one of the leading MSME centers in Magelang City and in an effort to maintain food security. Based on the results of the analysis it was found that financially the MSME management in the Tofu Center Food Processing Industry in Trunan Village did not fulfill the feasibility aspect. Net Present Value (Rp 2,147,030,794), Internal Rate of Return shows 2%, Payback Period 2 Years 8 months, and Profitability Index 4.10. Keywords: Feasibility Study, NPV, IRR, PP, PI
Measuring inefficiency of MSEs in the food processing sector Islami, Fitrah Sari; Sarfiah, Sudati Nur; Indrawati, Lucia Rita; Juliprijanto, Whinarko; Septiani, Yustirania
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 26 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24914/jeb.v26i1.5467

Abstract

Sektor pengolahan makanan adalah sektor yang memberikan kontribusi konsisten terhadap produk domestik bruto (PDB) industri non-migas, serta sektor yang mampu menghadapi berbagai shock yang terjadi di perekonomian. Bentuk usaha di sektor makanan didominasi oleh UMKM yang menjalankan usaha masih dengan metode konvensional. Karena itu, penelitian ini dilakukan pada berbagai pelaku UMKM untuk memiliki pemahaman yang lebih baik tentang efisiensi UMKM. Makalah ini menggunakan data sekunder dari hasil survei tingkat usaha oleh Dinas perindustrian dan Perdagangan Kota Magelang tahun 2019 dalam kerangka elemen random cross section sebanyak 948 usaha mikro dan 199 usaha kecil untuk mengestimasi faktor penentu inefisiensi UMKM di Indonesia yang dibagi dalam 2 kategori yaitu jenis usaha kecil dan usaha mikro. Hasil penelitian berdasarkan fungsi produksi menunjukkan bahwa modal dan tenaga kerja berpengaruh signifikan terhadap peningkatan efisiensi. Selain itu, hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab rendahnya efisiensi usaha kecil dan mikro adalah karakteristik gender dari pelaku usaha. Untuk usaha mikro, wilayah pemasaran menjadi penyebab inefisiensi, sedangkan lokasi usaha menjadi penyebab inefisiensi usaha kecil.