Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

FINANCIAL FEASIBILITY OF FOOD PROCESSING INDUSTRY: LESSONS FROM TOFU INDUSTRY IN TRUNAN VILLAGE, MAGELANG Jalunggono, Gentur; Islami, Fitrah Sari; Hutajulu, Dinar Melani; Juliprijanto, Whinarko
Jurnal REP (Riset Ekonomi Pembangunan) Vol. 9 No. 2 (2024): October 2024
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/rep.v9i2.1999

Abstract

This study aims to examine the financial analysis of the Food Processing Industry in Tofu Center of Trunan Village in an effort to maintain the calculation of operational costs, profit and loss, and investment in minimizing investment losses. In particular, this study aims to calculate the Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Payback Period (PP), and Profitability Index (PI) in the Processed Food Industry in the Tofu Center of Trunan Village. The urgency of this research is to maintain the sustainability of the tofu industry in Trunan Village, which is one of the leading MSME centers in Magelang City and in an effort to maintain food security. Based on the results of the analysis it was found that financially the MSME management in the Tofu Center Food Processing Industry in Trunan Village did not fulfill the feasibility aspect. Net Present Value (Rp 2,147,030,794), Internal Rate of Return shows 2%, Payback Period 2 Years 8 months, and Profitability Index 4.10. Keywords: Feasibility Study, NPV, IRR, PP, PI
Measuring inefficiency of MSEs in the food processing sector Islami, Fitrah Sari; Sarfiah, Sudati Nur; Indrawati, Lucia Rita; Juliprijanto, Whinarko; Septiani, Yustirania
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 26 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24914/jeb.v26i1.5467

Abstract

Sektor pengolahan makanan adalah sektor yang memberikan kontribusi konsisten terhadap produk domestik bruto (PDB) industri non-migas, serta sektor yang mampu menghadapi berbagai shock yang terjadi di perekonomian. Bentuk usaha di sektor makanan didominasi oleh UMKM yang menjalankan usaha masih dengan metode konvensional. Karena itu, penelitian ini dilakukan pada berbagai pelaku UMKM untuk memiliki pemahaman yang lebih baik tentang efisiensi UMKM. Makalah ini menggunakan data sekunder dari hasil survei tingkat usaha oleh Dinas perindustrian dan Perdagangan Kota Magelang tahun 2019 dalam kerangka elemen random cross section sebanyak 948 usaha mikro dan 199 usaha kecil untuk mengestimasi faktor penentu inefisiensi UMKM di Indonesia yang dibagi dalam 2 kategori yaitu jenis usaha kecil dan usaha mikro. Hasil penelitian berdasarkan fungsi produksi menunjukkan bahwa modal dan tenaga kerja berpengaruh signifikan terhadap peningkatan efisiensi. Selain itu, hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab rendahnya efisiensi usaha kecil dan mikro adalah karakteristik gender dari pelaku usaha. Untuk usaha mikro, wilayah pemasaran menjadi penyebab inefisiensi, sedangkan lokasi usaha menjadi penyebab inefisiensi usaha kecil.