Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMANFAATAN HIJAUAN RAWA SEBAGAI PAKAN TERNAK PADA KELOMPOK TERNAK BANUA RAYA Tintin Rostini; Achmad Jaelani
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 1, No 1 (2015): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.962 KB) | DOI: 10.31602/jpai.v1i1.340

Abstract

Forage is the primary food source for ruminant livestock . The availability of forage not comparable wit population livestock. Purpose of husband devotion is to review enhance knowledge Farmers / ranchers hearts knowledge introduction to forage feed swamp land and preservation process and can provide livestock fodder season throughout quality good nutrition . Which method do is counseling , which was held on Livestock Banua Raya,, district Bati - bati , Tanah Laut regency . It was concluded that the feed is a cover charge that paled big hearts cattle fattening business. To service activities ' husband society able to provide motivation for a review to increase farmer profits
Penerapan “Lakmentasi” Limbah Ampas Kelapa Fermentasi di Peternakan Itik Desa Palam Kota Banjarbaru Danang Biyatmoko; Tintin Rostini
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (806.263 KB) | DOI: 10.20527/ilung.v1i1.3521

Abstract

Penerapan “Lakmentasi” asal limbah ampas kelapa fermentasi dengan kualitas yang baik sebagai substitusi protein ransum itik menjadi alternatif yang cerdas dalam meningkatkan produktifitas telur itik. Pada peternakan rakyat yang mengolah dan membuat sendiri ransum itik petelurnya dengan ragam bahan pakan hal ini menjadi penting, untuk menghemat biaya pakan dan juga meningkatkan marjin usaha peternakan.  Mitra kegiatan pengabdian adalah peternakan itik petelur Maju Bersama desa Palam kec. Cempakan Banjarbaru, selama 2 bulan.  Metode kegiatan dilakukan dengan tahapan kegiatan berupa sosialisasi dan FGD, demo pembuatan lakmentasi dengan bahan baku limbah kelapa, uji sampling lab hasil fermentasi lakmentasi, aplikasi penerapan melalui feeding trial  pada itik mitra, serta monev dan keberlanjutan kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa respon anggota peternak kelompok Maju bersama 87.6% kategori tinggi.  Pembuatan lakmentasi dapat didesiminasikan ke peternak dan mereka dapat mebuat dengan pemahaman dan keterampilan yang baik, Kualitas lakmentasi yang dihasilkan cukup berkualitas dengan hasil uji laboratorium mengandung kadar protein kasar (PK) sebesar 12.06% dari sebelumnya hanya 6.13%, dan serat turun menjadi 21.16% dari sebelumnya 32.17%. Feeding trial 30% lakmentasi pada itik petelur mitra menunjukkan tingkat produksi (henday) yang baik sebesar 73% dan marjin usaha mencapai Rp 429,417,-/bln/30 ekor.  Hal ini menunjukkan penerapan dan pemanfaatan lakmentasi asal ampas kelapa sangat layak digunakan, dan inovatif serta mampu memberi solusi masalah ransum itik yang mahal, sehingga peternak mampu sustain usaha peternakannya, dan mendapatkan marjin yang menguntungkan.