Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENURUNAN KADAR BESI DAN KROMIUM LIMBAH CAIR LABORATORIUM TEKNIK LINGKUNGAN DENGAN PENGENCERAN, KOAGULASI DAN ADSOBSI Indah Nurhayati; Sela Vigiani; Dian Majid
ECOTROPHIC : Jurnal Ilmu Lingkungan (Journal of Environmental Science) Vol 14 No 1 (2020)
Publisher : Master Program of Environmental Science, Postgraduate Program of Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.033 KB) | DOI: 10.24843/EJES.2020.v14.i01.p07

Abstract

The purposes of this study is to examine the effect of flowrate and operating time on decreasing Fe and Cr, assessing the quality of wastewater after being treated with dilution, neutralization, coagulation and adsorption especially for the parameters Cr, Fe and pH. The variables in this study are the flow of waste water that is 100 mL / min and 140 mL / min, operating time for 60 minutes. The adsorption process is carried out continuously with down flow. Adsorbents in the form of activated zeolite and activated carbon are arranged in stages in a PVC reactor. The results of this study are 100 ml/min discharge can reduce total Fe by 99.9% from 1,767 mg/L to 0,971 mg/L and total chromium 99.2% from 48.7 mg/L to 0,39 mg/L. 140 ml/minute discharge can reduce total Fe 99.9% from 1,767 mg/L to 0.99 mg/L and total chrome 99% from 48.7 mg/L to 0.45 mg/L. Waste water quality, especially for the parameters of Cr, Fe and pH, after the treatment process have met the quality standard in accordance with Minister of Environment Regulation No. 5 of 2014 concerning Wastewater Quality Standards.
Sintesis Ferrat sebagai Pendegradasi Senyawa Turunan Benzena Dian Majid; Aditya Rio Prabowo; Muhammad Al Kholif; Sugito Sugito
JPSE (Journal of Physical Science and Engineering) Vol 3, No 2 (2018): JPSE (Journal of Physical Science and Engineering)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mensintesis kalium ferrat (K2FeO4) dengan menggunakan berbagai sumber Fe dan diaplikasikan pada pendegradasian senyawa turunan benzene seperti klorobenzena, bromobenzena dan toluene. Pada penelitian ini telah berhasil mensintesis dengan mengunakan 4 sumber Fe yang berbeda diantaranya FeSO4.9H2O, FeCl2.9H2O, Fe(NO3)2.9H2O, dan NaFeO2. Masing masing kristal kalium ferrat hasil sintesis berwarna hitam keunguan. Pada analisa menggunakan spektrofotometer UV-Vis, ferrate memiliki panjang gelombang pada 510nm. Sintesis kalium ferrat menggunakan NaFeO2 memiliki tingkat kemurnian yang paling tinggi. Pada hasil uji degradasi, efisiensi tertinggi didapatkan pada degradasi toluene sebesar 53% hanya dalam 10 menit waktu reaksi. Hal ini menunjukan bahwa kalium ferrat merupakan bahan alternatif yang menjajikan dalam pengolahan air maupun limbah industri. DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um024v3i22018p070
Sintesis dan Aplikasi Ferrat sebagai Green Chemical dalam Pengolahan Limbah Dian Majid; Il-Kyu Kim
SNHRP Vol. 2 (2019): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 2 Tahun 2019
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.731 KB)

Abstract

Ferrat merupakan bentuk heksavalen dari beri (Fe(VI)). Ferrat ([FeO4]2- memiliki kemampuan oksidasi yang tinggi sehingga dapat mengatasi cemaran logam berat dan berbagai jenis kontaminan tanpa menghasilkan produk samping yang berbahaya. ferrat dalam kalium ferrat ataupun natrium ferrat dapat disintesis menggunakan oksidasi basah (wet oxidation). Benzothiophene (BT) merupakan salah satu polutan organosulfur yang berbahaya bagi lingkungan. Dalam penelitian ini, BT digunakan sebagai model degradasi polutan. Tujuan dari penelitian ini adalah mensintesis ferrat dalam bentuk kalim dan natrium ferrat. Hasil penelitian menunjukan bahwa kalium ferrat memiliki efisiensi degradasi dua kali lebih besar di banding natrium ferrat. Kata kunci : benzothiophene, ferrat, oksidasi
Uji Efektivitas Koagulan Alami Dalam Menurunkan Kadar COD dan TSS Limbah Industri Dian Majid; Latifah Mega; Rhenny Ratnawati
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 7, No 2: December 2022
Publisher : Politeknik Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31544/jtera.v7.i2.2022.301-306

Abstract

Permasalahan pencemaran air menjadi salah satu hal yang belum terselesaikan di Indonesia. Penyebab pencemaran air tersebut akibat buangan limbah industri. Pada penelitian ini bertujuan untuk menurunkan polutan akibat dari cemran limbah industri COD dan TSS. Pengolahan limbah industri dapat dilakukan secara kimiawi dengan metode koagulasi. Penelitian ini mengolah limbah cair industri di Gresik menggunakan metode koagulasi memanfaatkan biji pepaya dan biji trembesi sebagai koagulan. Hasil penelitian menunjukkan koagulan biji pepaya mampu menurunkan COD dengan hasil akhir yaitu 1202 mg/l, dengan dosis 5 gr dengan ukuran partikel 150 mesh dan TSS akhir yaitu 54 mg/l dengan dosis 5 gr dan ukuran partikel 150 mesh. Sedangkan hasil koagulan biji trembesi hasil akhir 1102 mg/l,dengan dosis 5 gr dan ukuran partikel 150 mesh dan hasil TSS 429 mg/l dengan dosis 5 gr dan ukuran partikel 150 mesh. Berdasarkan penelitian ini, koagulan alami dapat digunakan sebagai alternatif dalam pengolahan limbah industri.
Potensi salvinia molesta dan pistia stratiotes dalam penurunan kadar fosfat, BOD, dan COD pada limbah cair laundry Imelda Wulansari Tuye; Joko Sutrisno; Dian Majid
WAKTU: Jurnal Teknik UNIPA Vol 21 No 02 (2023): WAKTU: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v21i02.7727

Abstract

Tingginya kadar fosfat, BOD, dan COD disebabkan oleh pembuangan limbah dari kegiatan laundry ke dalam badan air tanpa pengolahan yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi kadar fosfat, BOD, dan COD dengan menggunakan berbagai jenis tanaman. Tanaman yang digunakan dalam penelitian ini meliputi Pistia stratiotes, Salvinia molesta, serta kombinasi kedua jenis tanaman tersebut. Metode eksperimen yang digunakan adalah sistem batch. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman Pistia stratiotes dan Salvinia molesta efektif dalam menurunkan kadar fosfat, BOD, dan COD. Kadar fosfat mengalami penurunan sebesar 39%, 41%, dan 44% pada reaktor I, II, dan III masing-masing. Kadar BOD mengalami penurunan sebesar 90%, 86%, dan 91% pada reaktor I, II, dan III masing-masing. Selain itu, kadar COD juga mengalami penurunan sebesar 91%, 87%, dan 91% pada reaktor I, II, dan III. Secara keseluruhan, kombinasi tanaman Pistia stratiotes dan Salvinia molesta menunjukkan hasil yang paling efektif dalam mengurangi fosfat, BOD, dan COD pada limbah laundry. Oleh karena itu, tanaman-tanaman tersebut dapat digunakan dengan baik untuk mengurangi pencemaran limbah industri.
Analisis dan Uji Korelasi Tingkat Kebisingan Lalu Lintas: Ruas Jalan Bundaran Waru Kota Surabaya Mohammad Maghfur Ali; Dian Majid
JITEKH Vol 11 No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Harapan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35447/jitekh.v11i2.803

Abstract

Abstract−This study aims to analyze noise levels and provide recommendations for noise control. Noise tests were conducted using a sound level meter, in accordance with the SNI 8427-2017 standard, at three sampling points. Data analysis covered vehicle volume (in emp), average noise levels (Ls), correlation tests, and control recommendations. Data processing was carried out using Microsoft Excel, SPSS (25), and Sketchup software. The results showed that the highest vehicle volume reached 2,090 vehicles per hour with a composition percentage of motorcycles (MC) at 69.3%, light vehicles (LV) at 56.2%, and heavy vehicles (HV) at 9.4%, in line with the emp values of MKJI (1997). The noise level (Ls) reached a fairly high level, hitting 72.5 dB. There is a moderate to very strong relationship between vehicle volume and noise levels (with correlation values ranging from 0.450 to 0.874). To control the noise, it is suggested to add vegetation barriers such as Acacia trees and Sebe shrubs, which can enhance the effectiveness of existing barriers in reducing noise to below the quality standard as per the Minister of Environment Regulation No. 48 of 1996 for residential and commercial areas
Pemantauan dan Pencegahan Stunting bersama Pemerintah Desa Jatikalang Kecamatan Prambon Kabupaten Sidoarjo Agustini, Nuril Ivada Layly; Oktavian, Satria Rievy; Utomo, Budi; Majid, Dian
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2023): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/00202303717000

Abstract

Stunting adalah masalah gizi kronis yang ditandai dengan pertumbuhan fisik anak yang tidak sesuai dengan standar pertumbuhan anak seusianya. Terdapat berbagai faktor yang berkontribusi terhadap meningkatnya prevalensi stunting, antara lain: kurangnya pengetahuan bagi calon pengantin dan ibu hamil tentang pentingnya asupan gizi yang baik dan ketersediaan makanan serta minuman berkualitas dan jumlah yang memadai bagi masyarakat. Salah satu kendala utama dalam mengatasi stunting adalah keterbatasan dukungan dari pemerintah, baik dari segi pengetahuan maupun dana. Oleh karena itu, pengabdian masyarakat ini dirancang untuk mendukung upaya pemerintah desa dalam mencegah stunting. Berdasarkan hasil diskusi dengan aparatur desa, terungkap adanya kebutuhan signifikan atas bantuan dari pemerintah pusat. Dalam program ini, metode yang digunakan meliputi sosialisasi mengenai stunting melalui pertemuan tatap muka dan diskusi yang berfokus pada topik-topik krusial terkait stunting, yang kemudian disajikan kepada perwakilan pemerintah desa yang hadir
Peningkatan Kapasitas Masyarakat Pada Bencana Longsor di Desa Belik Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto Shofwan, Moch; Majid, Dian; Nushron Ali Mukhtar , M.
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 4 No. 3 (2024): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Belik, yang terletak di Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, dikenal dengan keindahan alamnya namun menghadapi ancaman serius dari bencana tanah longsor. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko longsor dan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat melalui program pengabdian masyarakat yang berfokus pada mitigasi bencana. Metode yang digunakan mencakup survei area rawan longsor, pelatihan mitigasi bencana, simulasi tanggap darurat, dan pengembangan sistem peringatan dini. Hasil dari pretest dan posttest menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman warga mengenai mitigasi bencana, dengan rata-rata peningkatan pengetahuan sebesar 40%-50%. Program ini berhasil memperkuat kapasitas masyarakat Desa Belik dalam mengelola risiko longsor, meskipun masih diperlukan upaya lebih lanjut untuk meningkatkan pemahaman tentang tanda-tanda awal longsor dan penerapan sistem peringatan dini.
The Impact of Agricultural Land Conversion into Residential Areas on Landslide Incidents in Belik Village, Trawas District, Mojokerto Regency Ratnawati, Rhenny; Shofwan, Moch.; Mukhtar, M. Nushron Ali; Majid, Dian; Nugroho, Arif Rahman
Jurnal Geografika (Geografi Lingkungan Lahan Basah) Vol 5, No 2 (2024): GEOGRAFIKA
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jgp.v5i2.14197

Abstract

The conversion of agricultural land into residential areas in Desa Belik, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, has significantly increased the risk of landslides. This research aims to examine the impact of land conversion on landslide incidents using secondary data regarding supporting variables related to the potential threat of landslides and the landscape of the area. This research uses a descriptive qualitative approach. The research results show that the conversion of agricultural land into residential areas increases both physical and non-physical vulnerability to potential landslides. The research results show that conversion of agricultural land into residential areas increases vulnerability to landslides. The conclusion is that implementing stricter disaster mitigation policies and implementing excellent spatial planning that prioritizes ecological sustainability is crucial in reducing the potential risk of landslides in the future.
PENURUNAN BEBAN PENCEMAR RUMAH POTONG HEWAN (RPH) MENGGUNAKAN SISTEM BIOFILTER ANAEROB Muhammad Al Kholif; Miftakhul Rohmah; Pungut; Indah Nurhayati; Djoko Adi Walujo; Majid, Dian
Jurnal Sains dan Teknologi Lingkungan Vol. 14 No. 2 (2022): SAINS & TEKNOLOGI LINGKUNGAN
Publisher : Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jstl.vol14.iss2.art1

Abstract

Rumah Potong Hewan (RPH) di Desa Banyuurip, Kedamean, Gresik belum memiliki fasilitas pengolahan air limbah yang dihasilkannya, sehingga air limbah tersebut langsung dialirkan ke badan air dan menjadi sumber pencemaran air. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui efisiensi penurunan konsentrasi COD dan Amonia pada air limbah RPH menggunakan biofilter anaerob dengan variasi waktu tinggal 1,2,dan 3 hari. Penelitian ini dilakukan pada skala laboratorium menggunakan sistem kontinyu dengan reaktor yang terbuat dari kaca berukuran 20 x 20 x 60 cm bermedia bio ring (keramik ring). Reaktor yang digunakan terdiri dari 3 reaktor dengan masing-masing reaktor menyesuaikan variabel yang digunakan. Debit yang dialirkan sebesar 10 L/hari dengan analisis parameter dilakukan setiap hari selama 5 hari untuk masing-masing reaktor. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa penurunan konsentrasi COD dan amonia tertinggi terjadi pada reaktor 3 hari ke-5dengan efisiensi sebesar 92,22% dan 91,23%. Konsentrasi COD dan Amonia tersebut telah memenuhibaku mutu yang tercantum pada Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 72 Tahun 2013 tentang BakuMutu Air Limbah bagi Industri dan/atau Kegiatan Usaha Lainnya.Kata Kunci: Amonia, Bioring, COD, Limbah Cair RPH