This Author published in this journals
All Journal Jurnal IPTA
Bayu Anggriawan
PS. S1 Industri Perjalanan Wisata Fakultas Pariwisata UNUD

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI IMPULSE BUYING WISATAWAN DOMESTIK TERHADAP PRODUK PARIWISATA DI BIRO PERJALANAN WISATA BALI Bayu Anggriawan; I Wayan Suardana; I Made Sendra
Jurnal IPTA (Industri Perjalanan Wisata) Vol 4 No 1 (2016): Jurnal IPTA (July 2016)
Publisher : Department of Tour and Travel Studies, Faculty of Tourism, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.498 KB) | DOI: 10.24843/IPTA.2016.v04.i01.p18

Abstract

Biro Perjalanan Wisata (BPW) yang saat ini banyak tersebar di Bali merupakan salah satu sarana pokok yang dapat dimanfaatkan oleh wisatawan sebagai konsumen dalam memudahkan melakukan perjalanan wisata. Sebagai produsen produk pariwisata tentunya BPW memiliki target untuk menuai keuntungan sebanyak-banyaknya. Salah satu caranya adalah dengan memahami pola- pola pembelian konsumen agar strategi, trik, dan pengualaran yang dikerahkan efektif dan efisien. Fenomena impulse buying pada era globalisasi ini marak terjadi, Indonesia sendiri menurut Nielsen.com menempati posisi 3 besar dalam jumlah konsumen yang melakukan impulse buying, setelah India dan Cina. Penelitian ini bertujuan untuk membeberkan faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi impulse buying wisatawan domestik terhadap produk pariwisata BPW di Bali. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitaif melalui analisis faktor dan dikombinasikan dengan pendekatan kualitatif melalui pendekatan emik untuk mengkonfirmasi ulang hasil yang didapat didalam analisis faktor. Hasil analisis faktor yang kemudian di re-confirm melalui pendekatan emik menunjukan bahwa terdapat 4 faktor yang mempengaruhi impulse buying wisatawan domestik di BPW Bali yaitu (1) faktor psikologi, (2) faktor kegiatan promosi, (3) faktor finansial, (4) faktor kekerabatan, dengan faktor yang dominan adalah faktor psikologi.