D.W. Widjajanto
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Growth With of Alfalfa Mutant in Different Nitrogen Fertilizer and Defoliation Intensity Widyati Slamet; S. Sumarsono; S. Anwar; D.W. Widjajanto
International Journal of Science and Engineering Vol 3, No 2 (2012)
Publisher : Chemical Engineering Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.258 KB) | DOI: 10.12777/ijse.3.2.9-11

Abstract

The research was conducted to evaluate growth  of alfalfa mutan (plant height increment, number of leaves and dry matter production) in different  Nitrogen Fertilizer and defoliation intensity. The design used was randomized block design 4x2 factorial with 3 replications. The first was dosage of Nitrogen fertilizerNitrogen   (0, 30, 60 and 90 kg N / ha),  the second factor was defoliation intensity (5 and 10 cm). Variables observed alfalfa growth (plant height increment, number of leaves, the production of dry matter (DM) forage). The results showed that different N fertilization did not affect the growth of alfalfa mutants. Defoliation intensity  affectedmnumber of leaves and   DM  production of alfalfa mutant. Fertilization to 90 kg N / ha has not affected the growth and   defoliation  intensity 10 cm gave better growth on alfalfa mutant.   [Keywords: alfalfa mutant; Nitrogen fertilizer; defoliation; growth]
PENAMPILAN RUMPUT GAJAH ODOT (Pennisetum purpureum cv. Mott) DAN KACANG TANAH (Arachis hypogea L.) PADA SISTEM TUMPANGSARI Alama Dian Rahayu; D.W. Widjajanto; Sutarno
Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang Vol. 3 No. 2 (2021): Desember: Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sinov.v4i2.33

Abstract

Penelitian dilaksanakan di Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang. Penelitian bertujuan mengkaji perlakuan jarak tanam rumput gajah odot dan waktu tanam kacang tanah serta interaksi perlakuan terhadap penampilan rumput gajah odot dan kacang tanah. Analisis karakteristik tanah dan tanaman dilakukan di Laboratorium Ekologi dan Produksi Tanaman, Departemen Pertanian, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Semarang dari bulan September 2020 sampai Februari 2021. Percobaan faktorial 2 x 4 dengan rancangan acak kelompok, 3 kelompok ulangan digunakan dalam penelitian. Faktor pertama jarak tanam rumput gajah odot terdiri dari J1 : 90 cm x 60 cm, dan J2 : 90 cm x 45 cm. Faktor kedua waktu tanam kacang tanah terdiri dari T1 : 2 minggu sebelum potong paksa, T2 : 1 minggu sebelum potong paksa, T3 : pada saat potong paksa, dan T4 : 1 minggu setelah potong paksa. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik menggunakan analisis varian dan selanjutnya diuji menggunakan uji Duncan taraf kepercayaan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi rumput gajah odot pada sistem tumpangsari dengan kacang tanah tidak dipengaruhi oleh jarak tanam rumput gajah odot dan waktu tanam kacang tanah. Produksi total kacang tanah tidak dipengaruhi jarak tanam rumput gajah odot, tetapi waktu tanam kacang tanah berpengaruh terhadap produksi total kacang tanah. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa budidaya rumput gajah odot dengan kacang tanah dalam sistem tumpangsari dapat dilakukan dengan memperhatikan jarak dan waktu tanam.