Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analysis Of Battery LiFePO4 Pack Capacity As An Alternative Energy Source In Water Pump Shimizu PS-135 E Laisina, Luwis H.; Kastanja, Arnold J.; Lewier, Nikodemus
International Journal of Multidisciplinary Sciences and Arts Vol. 3 No. 3 (2024): International Journal of Multidisciplinary Sciences and Arts, Article July 2024
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/ijmdsa.v3i3.3450

Abstract

Electrical energy is a basic need for society and is a fairly economical resource that can be used for various activities. Human activities are supported by electrical energy. Electrical energy has important role in supporting all activities such as the industrial, commercial building, transportation and housing sectors. Water pump Shimizu PS-135 E is a type of water pump that is widely used in family activities, its function is to supply water from water sources (reservoirs, wells) for family needs such as bathing and washing. The pump relies continuously use of electrical energy, it means that, if this energy source runs out, the pump will not be able to operate automatically and ultimately. For this reason, in this research, the LiFePO4 type battery is used as an alternative energy source to overcome the above problems. The results of the analysis in this research show that to run the water pump for 1.5 hours a 42,000 mAh 12 Volt LiFePO4 battery is required which is arranged in a 4S - 7P manner and as a battery protector a 60 A Daly type BMS is used. Testing the load on the water pump until the battery cut time showed that the battery drain time was 1.3 hours, the battery condition was 20% with a voltage of 12.89 Volts. AC output voltage 230.4 Volts, current 1.145 A, power (P) = 195 Watts, Power Factor 0.72. The volume of water produced in 1.3 hours (78 minutes) is 2,182 liters.
DESIGN AND BUILD ELECTRIC CURRENT AND VOLTAGE MONITORING SYSTEM IN MICROCONTROLLER BASED RESIDENTIAL INSTALLATION Kastanja, Arnold J.; Laisina, Luwis; Pelamonia, Conny E. O.
JURNAL SIMETRIK Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Simetrik (Sipil, Mesin, Listrik)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v12i2.1271

Abstract

Energi merupakan sumber daya alam yang dapat diolah oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan energinya. Dengan berkembangnya zaman, energi telah menjadi kebutuhan primer bagi manusia. Instalasi listrik rumah tinggal dalam hal ini baik rumah sederhana maupun rumah bertingkat adalah suatu sistem/rangkaian yang digunakan untuk menyalurkan tenaga listrik ke lampu atau perangkat listrik lainnya untuk menunjang kegiatan rumah tangga sehari-hari. Pembagian kelompok dalam instalasi listrik perumahan, baik rumah sederhana maupun rumah bertingkat sangat diperlukan, hal ini bertujuan agar seluruh bangunan tidak padam total ketika terjadi gangguan internal atau penggunaan listrik yang berlebihan. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana memonitor konsumsi daya yang berlebihan di luar kapasitas MCB (Miniatur Circuit Breaker), agar tidak terjadi trip saat menggunakan beban listrik yang berlebihan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian terapan (Applied Research) yang mana arus dan tegangan pada instalasi listrik rumah tinggal dapat dimonitoring secara kontinyu menggunakan mikrokontroler sehingga pemakaian beban yang berlebihan dapat dihindari khususnya pada tiap-tiap MCB. Penelitian ini menggunakan MCB 4 Ampere dengan daya terpasang 900 Watt yang mana masing-masingnya dibagi dalam dua (dua) buah group. Pengujian dalam penelitian ini menggunakan sebuah rangkaian instalasi listrik sederhana, dua buah motor listrik 1 phasa, mesin bor listrik, dan mesin gergaji. Hasil pengujian pada group I (MCB 2 Ampere) dengan pembebanan maksimal menghasilkan Daya (P) = 700,76 Watt, Tegangan (V) = 229,28 VA, dan Arus (I) = 3,065 A. sedangkan pengujian yang dilakukan pada group II (MCB 2 Ampere) dengan pembebanan menggunakan rangkain instalasi listrik sederhana, dua buah motor listrik 1 phasa, dan Bor Listrik menghasilkan Daya (P) = 337,40 Watt, Tegangan (V) = 234,05 VA, dan Arus (I) = 1,1145 A. Dari hasil pengujian tersebut diatas dapat dikatakan bahwa pengujian yang dilakukan pada Group I terjadi trip dikarenakan pembebanan yang dilakukan sudah melampaui kapasitas dari MCB 2 Ampere sedangkan pada Group II masih layak untuk dibebankan asal tidak melebihi kapasitas dari MCB tersebut.