Soebijanto Soebijanto
Departemen Anatomi, Fakultas Kedokteran, Universitas Gadjah Mada

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sikap dan beban kerja, dan kelelahan kerja pada pekerja pabrik produksi aluminium di Yogyakarta Bambang Hermawan; Soebijanto Soebijanto; Widodo Haryono
Berita Kedokteran Masyarakat (BKM) Vol 33, No 4 (2017)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.569 KB) | DOI: 10.22146/bkm.16865

Abstract

Latar belakang: Peran tenaga manusia sampai saat ini merupakan hal utama dan paling penting dalam proses produksi, tidak sedikit proses produksi yang masih menggunakan peralatan manual yang melibatkan peran manusia, atau lebih dikenal dengan pekerjaan manual. Padahal manusia memiliki keterbatasan khususnya dari segi fisik sehingga dapat menimbulkan kelelahan. Ditemukan beberapa persoalan sebagian besar cara kerja tidak dilakukan secara tidak ergonomis seperti posisi kerja jongkok, teknik pengangkatan beban yang keliru, sifat pekerjaan yang cepat karena pekerja di tuntut untuk mengejar target pekerja berisiko mengalami kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk adalah untuk mengetahui pengaruh usia, masa kerja, status gizi, durasi tidur, kebiasaan merokok sikap kerja dan beban kerja terhadap kelelahan kerja pada pekerja pabrik unit produksi “SP” alumunium Kota Yogyakarta.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan menggunakan studi cross sectional. Populasi berjumlah 153 orang, sampel diambil berdasarkan total sampling pada unit produksi  pabrik “SP” Alumunium. Data dianalisis dengan menggunakan analisis univariat, bivariat, dan multivariat.Hasil: Dari hasil analisis yang dilakukan, usia dengan kelelahan kerja p value = 0,040 (p<0,05, OR=2,52), , masa kerja dengan kelelahan kerja p value = 0,047 (p<0,05, OR=2,36), status gizi dengan kelelahan p value = 0,590 (p<0,05, OR=1,27), durasi tidur dengan kelelahan p value = 0,045 (p<0,05, OR= 0,045), kebiasaan merokok dengan kelelahan p value = 0,268 (p<0,05, OR= 1,61), sikap kerja dengan kelelahan p value = 0,045 (p<0,05, OR=2,4), beban kerja dengan kelelahan p value = 0,013 (p<0,05, OR=3,18). Analisis multivariat menggunakan uji regresi logistik mengungkapkan variabel yang paling mempengaruhi diantara semua variabel yaitu sikap kerja p value=0,022 dengan tingkat risiko 3 kali lebih besar pada sikap kerja kategori berat dan usia p value= 0,019 dengan tingkat risiko 3 kali lebih besar pada orang usia >35 tahun.Kesimpulan: Berdasarkan hasil diatas bahwa variabel sikap kerja, beban kerja, usia, masa kerja, durasi tidur mempengaruhi kelelahan kerja sedangkan variabel status gizi dan kebiasaan merokok tidak mempunyai pengaruh terhadap kelelahan kerja.