Latar Belakang Kasus diare di Kabupaten Purworejo tahun 2013 yaitu 9.163 mengalami peningkatan pada tahun 2014 menjadi 9.543 kasus. Pada tahun 2014, 4% kematian bayi dan 13% kematian balita di Kabupaten Purworejo disebabkan oleh diare. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan sosial kejadian diare akut pada anak usia 0-59 di Kabupaten Purworejo. Metode: Penelitian ini menggunakan desain match case control dengan perbandingan 1:1. Kasus adalah anak usia 0-59 bulan yang berobat ke RS Saras Husada yang didiagnosis menderita diare akut, diantar oleh ibunya dan berdomisili di Kabupaten Purworejo. Kontrol adalah anak usia 0-59 bulan yang berobat ke RS Saras Husada, tidak didiagnosis diare akut atau penyakit yang mempunyai gejala diare. Variabel yang diteliti dalam penelitian ini meliputi tingkat pendidikan ibu, status pekerjaan ibu, pengetahuan ibu, sikap ibu, perilaku ibu, status gizi dan wilayah tinggal. Besar sampel penelitian sebanyak 212 anak. Teknik pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling. Analisis bivariat dan multivariat dilakukan menggunakan uji conditional logistic regression. Hasil:. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa variabel yang memiliki hasil signifikan adalah tingkat pendidikan ibu (OR= 0,44; 95%CI= 0,24-0,80; p= 0,008), status pekerjaan ibu (OR= 0,56; 95%CI= 0,33-0,96; p= 0,038) dan perilaku ibu (OR= 1,84; 95%CI= 1,05-3,22; p= 0,032). Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa variabel tingkat pendidikan ibu, status pekerjaan ibu dan perilaku ibu memiliki hubungan yang bermakna terhadap diare akut. Kesimpulan: Determinan sosial kejadian diare akut pada anak usia 0-59 bulan di Kabupaten Purworejo adalah tingkat pendidikan ibu, status pekerjaan ibu dan perilaku ibu.