Eka Aulia Nasution
Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PHS4 Kualitas Hidup Pedagang Kaki Lima: Perspektif Fisik Reinpal Falefi; Farid Farhan; Eka Aulia Nasution; Arbitra Morlindah Ruapertiwi
Berita Kedokteran Masyarakat (BKM) Vol 34, No 11 (2018): Proceedings of the 4th UGM Public Health Symposium
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (872.541 KB) | DOI: 10.22146/bkm.39873

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran kualitas hidup pedagang kaki lima pada indikator fisik. Metode: Metode pada penelitian ini menggunakan desain cross-sectional. Pengambilan data menggunakan kuesioner The Bref Version of World Health Organization's Quality of Life Questionnaire dengan indikator fisik. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 98 responden pedagang kaki lima di Kota Medan, Sumatera Utara, Indonesia tahun 2018. Hasil: Tingkat kualitas hidup berdasarkan kepuasan terhadap kesehatan diri paling banyak pada kategori memuaskan dengan persentase sebesar 55,1% (CI 95% = 44,9 - 64,3%), sakit menghambat pekerjaan paling banyak pada kategori sedikit dengan persentase sebesar 55,1% (CI 95% = 45,9 - 64,3%), kebutuhan obat dan terapi medis paling banyak pada indikator sedikit dengan persentase sebesar 34,7% (CI 95% = 25,5 - 43,9%), tingkat konsentrasi responden paling banyak pada kategori baik dengan persentase sebesar 40,8% (CI 95% = 30,6 - 50,0%), semangat melakukan aktivitas paling banyak pada kategori sangat memuaskan dengan persentase sebesar 33,7% (CI 95% = 24,5 - 43,9%), kecukupan tidur paling banyak pada kategori cukup dengan persentase sebesar 48% (CI 95% = 38,8 - 57,1%) dan kepuasan seksual paling banyak pada kategori buruk dengan persentase sebesar 34,7% (CI 95% = 25,5 - 44,9%). Simpulan: Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat kepuasan terhadap kesehatan diri paling banyak pada kategori baik, sakit menghambat pekerjaan paling banyak pada kategori sedikit, kebutuhan obat dan terapi medis paling banyak pada indikator sedikit, tingkat konsentrasi responden paling banyak pada kategori baik, semangat melakukan aktivitas paling banyak pada kategori sangat memuaskan, kecukupan tidur pada kategori cukup dan kepuasan seksual paling banyak pada kategori buruk.
PHS4 Psychological Perspective Quality of Life Street Seller in Medan City Arbitra Morlindah Ruapertiwi; Reinpal Falefi; Farid Farhan; Eka Aulia Nasution
Berita Kedokteran Masyarakat (BKM) Vol 34, No 11 (2018): Proceedings of the 4th UGM Public Health Symposium
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (897.691 KB) | DOI: 10.22146/bkm.39876

Abstract

Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat gambaran deskriptif kualitas hidup pedagang kaki lima di Kota Medan dari perspektif psikis. Metode: penelitian ini menggunakan desain Cross-sectional. Sampel penelitian ini sebesar 98 responden yaitu pedagang kaki lima di Kota Medan dengan menggunakan kuesioner The brief Version of World Health Organization’s Quality of Life Questionnaire dengan indikator psikis. Hasil: Tingkat menikmati hidup paling banyak kategori baik (43,9 %, CI 95% = 33,7-54,1%). Tingkat merasa hidup berarti paling banyak kategori baik (39,8 %, CI 95% = 30,6-50%). Tingkat perasaan aman paling banyak kategori baik (64,3%, CI 95% = 55,1-74,5%). Tingkat menerima penampilan tubuh paling banyak kategori puas(46,9%, CI 95% = 36,7-56,1%). Tingkat kecukupan uang paling banyak kategori baik (52 %, CI 95% = 41,8-63,2%). Tingkat kesempatan bersenang-senang paling banyak kategori baik(39,8%, CI 95% = 29,6-49%). Tingkat kepuasaan terhadap kemampuan aktivitas paling banyak kategori baik (55,1 %, CI 95% = 45,9-65,3%). Tingkat Kepuasan bekerja paling banyak kategori baik (45,9%, CI 95% = 35,7-55,1%). Tingkat kepuasaan terhadap diri paling banyak kategori baik(46,9 %, CI 95% = 36,8-57,1%) Tingkat perasaan negatif paling banyak kategori baik (50 %, CI 95% = 40,8 -60,2%). Simpulan: Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat menikmati hidup, tingkat merasa hidup berarti, tingkat perasaan aman, tingkat menerima penampilan tubuh, tingkat kecukupan uang, tingkat kesempatan bersenang-senang, tingkat kepuasan kemampuan aktivitas, tingkat kepuasan bekerja, tingkat kepuasaan diri dan tingkat perasaan negatif paling banyak dalam kategori baik.