Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

TINGKAT MOTIVASI PETANI DALAM BETERNAK SAPI DI KECAMATAN SAMBAS KABUPATEN SAMBAS Harmoko 2017
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian (J-SEP) Vol 10 No 1 (2017)
Publisher : University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jsep.v10i1.5217

Abstract

Farmers as cattle ranchers, the impetus for raising cows can provide benefits. In addition to the results from farming, cattle results can be used as a "treasure savings". The presumption treasure savings in rural communities in the form of livestock that can provide benefits when needed at the times when it was needed the money. The purpose of this study to determine the level of motivation of farmers to raise cattle and determine the factors that influence it. The research uses descriptive analytical method that aims to describe the motivation of farmers to raise cattle. Samples taken at random from a group of farmers in the villages in the subdistrict of Sambas. Analysis of data using multiple regression. The results showed that the level of motivation of farmers to raise cattle is very high. Factors that affect the motivation of farmers to raise cattle is attitude. In order for farmers positive attitude, do increase the capacity of farmers through workshops, seminar and workshops themed livestock.
Eksistensi Usaha Mikro Kecil (UMK) Pengolahan Hasil Perikanan di Kabupaten Sambas Harmoko Harmoko; Erik Darmansyah
Jurnal Hexagro Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/hexagro.v4i2.446

Abstract

Usaha pengolahan hasil perikanan di wilayah Kabupaten Sambas memiliki ragam hasil produksi. Hasil produksi yang beragam tersebut menunjukkan eksistensi atau keberadaan usaha kecil menengah pengolahan hasil perikanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui eksistensi atau keberadaan usaha pengolahan hasil perikanan, peran kelembagaan keuangan dan permasalahan yang dihadapi oleh pelaku usaha. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif analitis. Jumlah responden 62 orang yang diambil secara random dengan pemilihan lokasi penelitian secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan eksistensi usaha pengolahan hasil perikanan sangat dinamis dengan indikator jenis usaha, bahan baku, tenaga kerja, teknologi dan pendapatan. Peran kelembagaan keuangan dirasakan belum memiliki kekuatan dalam mendorong perkembangan usaha. Permasalahan dalam pengolahan hasil perikanan yang paling utama adalah ketersediaan bahan baku. Kata kunci : eksistensi, pengolahan hasil perikanan, usaha kecil dan menengah
PENGOLAHAN CEMILAN DARI NANAS GUNA MENINGKATKAN NILAI TAMBAH PRODUK PADA UKM MAWAR MERAH Susilawati; Sri Mulyati; Harmoko
Sehati Abdimas Vol 4 No 1 (2021): Prosiding Sehati Abdimas 2021
Publisher : PPPM POLTESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Membangkitkan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) pada masa adaptasi kebiasaan baru di tengah pandemi Covid-19 ini menjadi perhatian yang sangat penting bagi semua pihak, seperti pemerintah, swasta, maupun masyarakat umum. UMKM ini memiliki peranan yang sangat strategis dalam mendukung perekonomian nasional. Salah satu Usaha Kecil Menengah (UKM) yang berada di Desa Sijang, Kecamatan Galing, Kabupaten Sambas adalah UKM Mawar Merah. UKM Mawar Merah ini berdiri pada tanggal 17 Nopember 2018. UKM Mawar Merah ini melakukan kegiatan mengolah buah nanas menjadi dodol nanas, di mana di Desa Sijang, banyak petani yang memproduksi buah nanas. PKM ini bertujuan untuk melakukan sosialisasi mengenai diversifikasi produk olahan nanas, di mana buah nanas diolah menjadi cemilan nanas sehingga dapat meningkatkan nilai tambah dari produk nanas tersebut. Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan pelatihan/workshop mulai dari proses produksi hingga pengemasan produk, pendampingan dan pembinaan, serta evaluasi dan monitoring mengenai diversifikasi produk olahan nanas. Berdasarkan hasil dari kegiatan PKM ini menunjukkan bahwa anggota UKM Mawar Merah sudah memiliki pengetahuan, keterampilan, dan manajemen usaha dalam mengolah buah nanas menjadi cemilan nanas. Pendampingan dan pembinaan dilakukan guna menjaga kualitas cemilan nanas ini agar tetap baik. Produk cemilan nanas ini sudah dipasarkan di daerah Galing dan dipromosikan kepada pembeli/pelanggan yanga ada di luar Kecamatan Galing. Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi dari kegiatan PKM ini menunjukkan bahwa, peserta PKM 100% sudah memahami akan pentingnya diversifikasi produk olahan nanas dalam meningkatkan nilai tambah produk olahan nanas sehingga dapat meningkatkan pendapatan bagi UKM Mawar Merah di masa adaptasi kebiasaan baru pada saat pandemi Covid-19.