Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Aplikasi Transformasi Reduction to Pole (RTP) Menggunakan Matlab dalam Pengolahan Data Magnetik WDMAM pada Wilayah Tapal Kuda -Jawa Timur Supriyadi; Enjang Jaenal Mustopa; Wahyu Srigutomo
Jurnal Jaring SainTek Vol. 5 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/jaringsaintek.v5i1.1761

Abstract

Dalam metode magnetik, medan magnet anomali disebabkan oleh sumber medan magnet dipol. Setiap tempat memiliki sudut iklinasi dan deklinasi magnetik yang berbeda sehingga menyebabkan peta anomali magnetik bersifat kompleks dan interpretasinya menjadi relatif sulit. Untuk mengatasi kerumitan dalam interpretasi data magnetik, penggunaan transformasi reduksi ke kutub RTP sangat penting dilakukan. Tapis RTP dengan memanfaatkan fungsi-fungsi built in Matlab telah berhasil direalisasikan dan diaplikasikan pada data magnetik WDMAM wilayah Tapal Kuda-Jawa Timur. Nilai sudut inklinasi I = -32.82° dan sudut deklinasi D = 0.72° digunakan pada aplikasi RTP daerah ini. Anomali magnetik hasil RTP menunjukkan bahwa terjadi perubahan rentang nilai medan magnet yaitu dari -345.51 nT s.d 282.30 nT menjadi -975.37 nT s.d 782.38 nT. Selain itu, terjadi pergeseran lokasi klosur anomali magnetik positif dan negatif. Anomali magnetik positif mendominasi di bagian tengah sampai utara Wilayah Tapal Kuda dan diduga berkaitan dengan Zona Vulkanik Kuarter. Klosur-klosur anomali positif mengalami pergeseran letak ke barat di sekitar Gunung Bromo dan Gunung Argopuro. Anomali magnetik negatif mendominasi tepi selatan Wilayah Tapal Kuda dan diduga berkaitan dengan Zona Pegunungan Selatan. Klosur anomali negatif juga mengalami pergeseran letak yaitu ke barat daya mendekati gunung Semeru.
Identifikasi Litologi Situs Klanceng Menggunakan Metode Geolistrik Resistivitas 1D Anggara, Andrian Dwi; Supriyadi, Supriyadi; Priyantari, Nurul
BERKALA SAINSTEK Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/bst.v7i2.11594

Abstract

Situs Klanceng merupakan bagian dari 5 situs yang berada di Desa Kamal Kecamatan Arjasa Jember. Di wilayah Situs klanceng banyak terdapat peninggalan berupa batuan megalitikum yang terbuat dari batuan andesit. Selain yang sudah dilokalisir, banyak artefak berupa batuan andesit yang tersebar, baik nampak berupa singkapan maupun yang masih terpendan. Berdasarkan singkapan artefak, maka dilakukan penelitian identifikasi litologi Situs Klanceng menggunakan metode geolistrik resistivitas 1D konfigurasi Schlumberger. Penelitian ini dilakukan di 3 lintasan yang berbeda dengan panjang lintasan 50 m. Hasil penelitian pada lintasan 1 batuan andesit berada pada kedalaman (1,64- 17) m dengan nilai resistivitas sebesar (107,4-157,6) Ωm. Pada lintasan 2 batuan andesit berada pada kedalaman (0,75-4,41) m dengan nilai resistivitas (120-1539) Ωm. Pada lintasan 3, batuan andesit berada pada kedalaman (0,00- 1,04) m dengan nilai resistivitas (85,3-270) Ωm, dan pada kedalaman (4,71-7,67) m dengan nilai resistivitas 308 Ωm. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pada ketiga lintasan yang diteliti, terdapat batu andesit yang diduga merupakan bagian dari artefak peninggalan zaman megalitikum pada Situs Klanceng.
Effect of Nurse Family Partnership–Based Family Empowerment on Preventive Behaviors for Type 2 Diabetes Complications Among Pandhalungan Mothers Susi Wahyuning Asih; Ginanjar Sasmita Adi; Supriyadi Supriyadi
Health Dynamics Vol 3, No 3 (2026): March 2026
Publisher : Knowledge Dynamics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/hd30306

Abstract

Background: Diabetes mellitus (DM) is a major public health problem associated with a high risk of chronic complications. Preventing these complications requires active family involvement, particularly mothers as primary caregivers in managing family health. The Nurse Family Partnership (NFP) approach is considered relevant for strengthening family empowerment within the Pandhalungan cultural context. This study aimed to analyze the effect of implementing family empowerment among Pandhalungan mothers based on the Nurse Family Partnership (NFP) on preventive behaviors for type 2 DM complications. Methods: This study employed a quantitative cross-sectional design. The population consisted of 240 Pandhalungan mothers, with a sample of 165 respondents selected using multistage random sampling. Data were collected using structured questionnaires measuring the implementation of NFP based family empowerment and preventive behaviors for type 2 DM complications. Data were analyzed using Spearman Rank correlation and logistic regression tests. Results: There was a significant relationship between the implementation of NFP and preventive behaviors for type 2 DM complications (r = 0.612; p < 0.001). Logistic regression analysis indicated that NFP implementation was a significant predictor of preventive behavior (OR = 4.21; p < 0.001). Conclusions: The Nurse Family Partnership (NFP) based family empowerment approach provides a culturally appropriate and effective strategy for improving preventive behaviors in managing type 2 DM complications at the community level.