Andi Rezki Amelia
Universitas Muslim Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Stimulus Auditori Qur’an atau Murottal Qur’an terhadap Penurunan Ansietas pada Penderita Hipertensi Andi Rezki Amelia; Reza Aril Ahri; Jiranah Jiranah
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 10, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.10.1.2022.45-56

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular dan kronis yang dapat menyebabkan kecemasan pada penderitanya. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh stimulus Auditori Qur’an (Murottal Qur’an) terhadap penurunan ansietas pada penderita hipertensi di Puskesmas Kota  Kabupaten Majene. Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan quasi eksperiment dan pendekatan group pretest dan posttest. Sampel berjumlah 66 orang 33 kelompok intervensi dan 33 kelompok kontrol. Teknik sampling yang digunakan purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Untuk menilai tingkat kecemasan menggunakan kuesioner State-Trait Anxiety Inventory (STAI) dengan olah data menggunakan SPSS 20.0 dan uji Wilcoxon Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh stimulus auditori Qur’an terhadap penurunan ansietas pada penderita hipertensi yakni kelompok intervensi pada minggu pertama (p=0,000), minggu kedua (p=0,000) dan minggu ketiga (p=0,002) dimana nilai p<0,05 dengan menggunakan uji statistik wilcoxon dan kelompok intervensi yang paling menurun ansietasnya dibandingkan kelompok kontrol dengan mean rank 42,14-41,36-34,23, dan kelompok kontrol terjadi peningkatan yaitu 24,86-25,64-32,77 dengan hasil uji statistik Mann-Whitney nilai (p=0,000) pada minggu pertama, minggu Kedua (p=0,001) dan minggu ketiga (p=0,002).Stimulus auditori Qur’an disarankan menjadi terapi komplementer untuk mengatasi ansietas pada penderita hipetensi.
Hubungan Stres Kerja Dan Beban Kerja Dengan Gejala Psikosomatis Pada Karyawan PT. Putra Dermawan Pratama Asti Aulia Agusting; Andi Rezki Amelia; Ikhram Hardi S; Nasruddin Syam; Septiyanti
Window of Public Health Journal Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/zpf4vr05

Abstract

Psychosomatic disorders are physical complaints experienced by an individual without a definite cause, but rather stem from thoughts or emotions. According to WHO data, in the UK, the incidence of work-related stress is 1,380 cases per 100,000 workers. The purpose of this study was to determine the relationships among work stress, workload, and psychosomatic symptoms among employees in the BBG pit area of PT. Putra Dermawan Pratama. This was a quantitative study with a cross-sectional design. The sampling technique used was total sampling. The study population consisted of 55 employees of PT. PDP in the BBG pit area. Data were obtained using a questionnaire. The analytical methods used were univariate and bivariate analysis using the chi-square test. While the findings suggest an association between work stress, workload, and psychosomatic symptoms, potential confounding factors such as individual health status or external stressors were not controlled for, which should be considered when interpreting the results. Based on these findings, the author recommends that companies conduct regular health checks for employees to understand better and address these factors.