Francisca Shanti Kusumaningsih
Nursing Program, School Of Medicine, Udayana University

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Aplikasi Model Konservasi Levine Dalam Pemenuhan Kebutuhan Rasa Nyaman: Manajemen Nyeri Pada Bayi Kurang Bulan Kusumaningsih, Francisca Shanti; Rustina, Yeni; Syahreni, Elfi
Jurnal Keperawatan Anak Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Keperawatan Anak
Publisher : Jurnal Keperawatan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bayi kurang bulan yang dirawat di rumah sakit seringkali mengalami nyeri yang disebabkan oleh prosedur diagnostik dan terapeutik. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan gambaran aplikasi Model Konservasi Levine pada bayi kurang bulan dengan masalah nyeri. Model Konservasi Levine berfokus pada peningkatan adaptasi melalui prinsip konservasi untuk mencapai wholeness. Metode penelitian ini adalah studi kasus pada lima bayi kurang bulan yang mengalami masalah nyeri akut dengan pendekatan proses keperawatan berdasarkan teori Model Konservasi Levine. Masalah keperawatan lain yang ditemukan adalah pemenuhan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh, risiko volume cairan kurang dari kebutuhan tubuh, risiko infeksi, ikterik neonaturum, gangguan pertumbuhan, dan perkembangan risiko gangguan perlekatan orang tua dan bayi. Masalah-masalah tersebut dapat memperberat rasa nyeri dan menghambat proses adaptasi bayi kurang bulan dalam mencapai integritas diri.
Aplikasi Model Konservasi Levine Dalam Pemenuhan Kebutuhan Rasa Nyaman: Manajemen Nyeri Pada Bayi Kurang Bulan Francisca Shanti Kusumaningsih; Yeni Rustina; Elfi Syahreni
Jurnal Keperawatan Anak Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Keperawatan Anak
Publisher : Jurnal Keperawatan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.159 KB)

Abstract

Bayi kurang bulan yang dirawat di rumah sakit seringkali mengalami nyeri yang disebabkan oleh prosedur diagnostik dan terapeutik. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan gambaran aplikasi Model Konservasi Levine pada bayi kurang bulan dengan masalah nyeri. Model Konservasi Levine berfokus pada peningkatan adaptasi melalui prinsip konservasi untuk mencapai wholeness. Metode penelitian ini adalah studi kasus pada lima bayi kurang bulan yang mengalami masalah nyeri akut dengan pendekatan proses keperawatan berdasarkan teori Model Konservasi Levine. Masalah keperawatan lain yang ditemukan adalah pemenuhan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh, risiko volume cairan kurang dari kebutuhan tubuh, risiko infeksi, ikterik neonaturum, gangguan pertumbuhan, dan perkembangan risiko gangguan perlekatan orang tua dan bayi. Masalah-masalah tersebut dapat memperberat rasa nyeri dan menghambat proses adaptasi bayi kurang bulan dalam mencapai integritas diri.
HUBUNGAN BREASTFEEDING FATHER DENGAN KESIAPAN IBU PRIMIPARA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MENGWI 1 Putri, Luh Gede Tiara Pramudita; Sanjiwani, Ida Arimurti; Astuti, Ika Widi; Kusumaningsih, Francisca Shanti
Community of Publishing in Nursing Vol. 13 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2025.v13.i06.p10

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) eksklusif memiliki peran penting dalam mendukung tumbuh kembang dan kesehatan bayi. Keberhasilan pemberian ASI eksklusif salah satunya dipengaruhi oleh kesiapan ibu dalam menyusui, yang dapat ditingkatkan melalui dukungan suami atau peran sebagai Breastfeeding Father. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Breastfeeding Father dengan kesiapan menyusui pada ibu primipara di wilayah kerja Puskesmas Mengwi 1. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelatif dengan metode cross sectional. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 30 pasangan ibu primipara dan suami yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner Breastfeeding Father dan kesiapan menyusui ibu primipara. Hasil analisis menggunakan Fisher’s Exact Test menunjukkan nilai p = 0,018 (< 0,05), yang mengindikasikan adanya hubungan yang signifikan antara peran Breastfeeding Father dan kesiapan menyusui pada ibu primipara. Simpulan dari penelitian ini adalah semakin baik peran suami sebagai Breastfeeding Father, maka semakin tinggi kesiapan ibu primipara dalam menyusui. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi tenaga kesehatan dalam meningkatkan keterlibatan aktif suami guna mendukung keberhasilan proses menyusui secara optimal.