Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS STATISTIKA TERHADAP PERUBAHAN STRUKTUR SOSIAL, EKONOMI, DAN PERTANIAN DALAM MENGUBAH PERTUMBUHAN DAN PEMBANGUNAN PROVINSI JAWA TIMUR Sulistya Umie Ruhmana Sari
Jurnal Statistika Universitas Muhammadiyah Semarang Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Statistika Universitas Muhammadiyah Semarang
Publisher : Department Statistics, Faculty Mathematics and Natural Science, UNIMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1268.775 KB) | DOI: 10.26714/jsunimus.8.1.2020.%p

Abstract

Pertumbuhan dan pembangunan Provinsi Jawa Timur diukur melalui perubahan struktur sosial, ekonomi dan pertanian. Penelitian ini menggunakan empat sektor utama dengan total sebanyak 61 variabel dengan menggunakan data pada tahun 2016 hingga 2018. Perubahan struktur melibatkan kondisi perubahan kabupaten/kota di Jawa Timur. Beberapa kabupaten/kota memiliki karakteristik sama dan berbeda-beda. Perubahan struktur dapat diketahui dengan melakukan pengelompokan (cluster) kabupaten/kota untuk melihat potensi dan perubahan berdasarkan variabel yang paling dominan yang diperoleh dari analisis faktor. Hasil analisis menunjukkan bahwa telah terjadi penurunan distribusi produk domestik Bruto sektor pertanian dari 42,90% (Th.2014) turun menjadi 15,42% (Th. 2018). Penurunan dipicu oleh naiknya sektor industri dari 11,70% (Th.2012) naik menjadi 27,11% (Th. 2018) dan naiknya sektor perdagangan dari 20,70% (Th.2014) menjadi 30,40% (Th.2018). Sektor pendidikan merupakan sektor yang mendominasi pada tahun 2016 dengan variabilitas sebesar 37,465%. Sektor keuangan, industri dan perdagangan merupakan sektor yang mendominasi pada tahun 2017 dengan variabilitas sebesar 37,433% dan pada tahun 2018 dengan variabilitas sebesar 41,661%.
APLIKASI METODE REGRESI NONPARAMETRIK SPLINE MULTIVARIABEL UNTUK PEMODELAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI INDEKS PEMBANGUNAN GENDER DI PROVINSI JAWA BARAT Sulistya Umie Ruhmana Sari
Jurnal Statistika Universitas Muhammadiyah Semarang Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Statistika Universitas Muhammadiyah Semarang
Publisher : Department Statistics, Faculty Mathematics and Natural Science, UNIMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.328 KB) | DOI: 10.26714/jsunimus.6.2.2018.%p

Abstract

Indeks Pembangunan Gender menjadi salah satu indikator dari keberhasilan pembangunan di sebuah negara. Indeks Pembangunan Gender dapat mengukur pencapaian pembangunan kapabilitas dasar menusia di berbagai bidang kesehatan, pendidikan dan bidang ekonomi dengan mempertimbangkan aspek kesetaraan gender antara laki-laki dan perempuan. Jawa Barat merupakan salah satu provinsi di Jawa dengan kepadatan penduduk yang sangat tinggi namun justru memiliki Indeks Ketimpangan Gender yang berada di bawah rata-rata Indonesia. Oleh karena itu, perlu dilakukan sebuah analisis untuk memodelkan Indeks Pembangunan Gender di Provinsi Jawa Barat dengan faktor-faktor yang diduga mempengaruhi. Pemodelan pada penelitian ini dilakukan dengan metode nonparameterik Spline multivariabel dengan meggunakan GCV (Generalized Cross Validation) sebagai metode untuk memilih titikknot optimalnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel yang berpengaruh terhadap Indeks Pembangunan Gender di Provinsi Jawa Barat adalah Angka Harapan Hidup (X1), Harapan Lama Sekolah (X2), Rata-Rata Lama Sekolah (X3), Pengeluaran Berdasarkan Gender (X4) dan Keterlibatan Perempuan di Parlemen (X5). Model regresi nonparametrik spline yang dihasilkan mempunyai koefisien determinasi sebesar 95,18persen.  Kata kunci : Regresi Nonparametrik Spline, GCV, Indeks Pembangunan Gender
Pelatihan dan Pendampingan Pengelolaan Data-Data Berbasis Teknologi Menuju Desa Mandiri Data Sulistya Umie Ruhmana Sari; Mukti, Taufiq Satria; Safitri, Puspa Miladin Nuraida
Nawadeepa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 3, No 3 (2024): September
Publisher : Pencerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58835/nawadeepa.v3i3.381

Abstract

Effective data management is essential for policymakers, particularly in Torongrejo Village, where data collected from citizens is processed to assess village potential and inform decision-making. Currently, the data management practices in Torongrejo Village remain primarily manual and have not fully embraced available data processing technologies. An initial survey revealed that many village operators require guidance in utilizing these technologies for efficient data management. This service activity aims to address this gap by providing training and support to empower the village apparatus in managing technology-based data, ultimately striving towards a self-sufficient data management system. Implementing this initiative involves several stages: identifying initial problems, socializing the activity, planning, executing the training, and monitoring the outcomes. The training's effectiveness was evaluated through questionnaires assessing participants' understanding of technology-based data management. The results indicate a significant improvement in the village apparatus's comprehension of data management techniques before and after the training, highlighting the importance of technological integration in enhancing local governance.