Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Strategi Fundraising Gerai Zakat, Infak, Shadaqah dan Wakaf Melalui Mall/Pusat Perbelanjaan di Jabodetabek Nurul Hidayati; Tony Surkancana
Jurnal Manajemen Dakwah Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi, UIN Syarif Hidayatulla

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.976 KB) | DOI: 10.15408/jmd.v7i1.19977

Abstract

The objective of this studywas to obtain a general overview of optimizingvfundraising strategies by zakat, infaq, shadaqah, and waqf and how to take care of licensing the opening of zakat outlets through malls / shopping centers in Greater Jakarta. Fred R. David manages strategy management with 3 steps, strategy formulation, strategy implementation, and strategy evaluation. While the purpose of fundraising according to Furqon and Ibrahim, there are five of them; they are collectingzakat funds, adding Muzakki, building the image of an institution, collecting sympathizers / relationships, satisfying donors and muzakki. This research focuses on fundraising strategies for Zakat, Infaq, Sadaqah and Waqf outlets through Shopping Centers in Greater Jakarta, using a qualitative research approach. Zakat outlets were examined 6 malls, 2 shopping centers, and 1 zakat headquarters. The results of his researchare that there are differences between official institutions as amilzakat and unofficial ones even though they have formed an Islamic social foundation. They arein institutions that are in the form of foundations but not yet officially as amilzakat institutions, 1. There is no zakat education 2. no audits 3. No reports 4. Less than optimal in fundraising strategies. 5. The program is not used as a fundraising strategy. 6. less ethical. Institutions in the form of foundations and unofficially emphasize the distribution of funds while in the case of raising zakat funds are less accountable. Meanwhile, the amilzakat institution emphasizes the raising of zakat funds in accordance with the name of the institution, namely the amilzakat institution.
POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP KESEHATAN MENTAL ANAK SELAMA PEMBELAJARAN DARING DI JALAN CAGAR ALAM Ishmah Alya Diska; Nurul Hidayati
TATHWIR: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 12, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1058.46 KB) | DOI: 10.15548/jt.v12i2.3173

Abstract

Online learning has led to changes in parenting by parents for their children on Cagar Alam street, Depok City. The pandemic causes children to become stressed because they study from home and lack socialization with others. The research uses qualitative methods. Data collected by interview and direct observation techniques. Things that have changed in parenting are first, when the COVID-19 pandemic, parenting by parents more heavier than before a pandemic, because parents have to control their children's learning activities while at home. When studying at school, children may be more supervised by their teachers, but when studying at home, parents must supervise and control their children's learning activities. Second, parenting style in controlling children in playing gadgets. During the COVID-19 pandemic, parents must control their children more when playing gadgets. Due to online learning, children become addicted to playing gadgets which make their mental health disturbed and they become lazy to study. And third, children feel stressed and bored constantly at home which results in the child's mental health being disturbed. It is parents who have an important role in raising their children so that they are not stressed.
Peranan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dalam Pemberdayaan Masyarakat di Desa Lambang Sari Khoiroon Nisaa; Nurul Hidayati
Jurnal sosial dan sains Vol. 2 No. 7 (2022): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1642.256 KB) | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v2i7.444

Abstract

Latar Belakang: BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) didirikan sebagai pendekatan baru untuk meningkatkan perekonomian desa, berdasarkan kebutuhan dan potensi desa. BUMDes sepenuhnya dikelola oleh dan untuk desa oleh masyarakat desa, dari desa. Tujuan:Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui peranan yang dilakukan oleh BUMDes agar dapat melakukan pemberdayaan ditengah-tengah masyarakat desa dan membantu memecahkan masalah sosial dan lingkungan yang ada di desa. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif yaitu sebuah penelitian yang dimaksud untuk mengungkapkan sebuah fakta empiris secara metodologi dan teori sesuai dengan disiplin ilmu yang ditekuni. Hasil: Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan kepada masyarakat mengenai BUMDes dan memperkuat kelembagaan yang berada di Masyarakat Desa Lambang Sari. Kesimpulan: Peran berdirinya BUMDes Lambang Sari sebagai wadah komunitas wirausaha yang ada di desa menjadi daya tarik tersendiri bagi para wirausahawan muda yang berkomitmen untuk mengembangkan ekonomi desa dan peduli terhadap desanya.
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP EKSPLOITASI PANAS BUMI DI WILAYAH KERJA PERTAMBANGAN KALDERA RAWA DANAU Uga Halia Dinan; Nurul Hidayati
Jurnal Kommunity Online Vol 2, No 2 (2021): Jurnal Kommunity Online
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) FIDIKOM, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jko.v2i2.28278

Abstract

The presence of a PLTP factory construction project or geothermal power plant in Padarinicang District, Serang Regency has created a pro attitude among public officials and the community around the factory location and road opening. This research was carried out by using mix methods. Mix methods is a step of research that combines two forms of approach; wuantitative and qualitative research. The study of the sosial conditions of the community was carried out by collecting questionnaire data and in-depth interviews. The results of the study indicate that the community's perception and understanding of this development is the low incidence of conflicts and conflicts in the community, deep sosialization and sustainable solutions are the most effective for solving this problem.
Ketercapaian Sasaran dan Tujuan Penyelenggaraan Pelatihan Vokasi Pada Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bekasi Nurul Hidayati; Tinasari Pristiyanti; Nyaman Nyaman; Dinny Devi Triana; Iva Sarifah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan suatu sistem berkaitan dengan kinerja yang dimiliki oleh sistem tersebut. Setelah terjadi kemajuan teknologi informasi dan persaingan yang semakin ketat banyak perusahaan yang beralih menggunakan teknologi informasi. Alasan dari banyaknya perusahaan beralih menggunakan teknologi informasi yaitu karena teknologi informasi banyak dijadikan suatu strategi dan peluang dalam perkembangan dunia bisnis terutama dalam hal penerapan sistem informasi. Berdasarkan temuan-temuan ini, BBPVP Bekasi dapat melanjutkan upaya mereka dalam menyediakan pelatihan dan pengembangan tenaga penjualan yang berkualitas. Langkah-langkah tindak lanjut yang dapat diambil termasuk meningkatkan program pelatihan dengan menyesuaikan dengan perubahan tren industri, memperkuat pendekatan personalisasi dalam pelatihan, menyediakan mentoring dan pembinaan yang berkelanjutan, dan melibatkan lebih banyak industri dan kolaborasi.
STRATEGI MANAJEMEN DAKWAH RASULULLAH SAW: PENDEKATAN BERTAHAP DALAM TRANSFORMASI SOSIAL MASYARAKAT ISLAM Mohammad Khadafi Suhaemi Fadil; Nurul Ika Labibah; Muhammad Rizqi Fadilah; Muhammad Daffa Eka Perdan; Aisyah Shafa Ramita; Fatimah Zahro Fadilah; Muhamma Rizaluddin Masdiningrat; Nurul Hidayati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7101

Abstract

Manajemen dakwah Rasulullah SAW menjadi strategi krusial dalam transformasi masyarakat Jahiliyah menjadi komunitas Islam beradab melalui pendekatan terstruktur selama 23 tahun kenabian. Penelitian ini bertujuan menganalisis prinsip manajemen dakwah Nabi berbasis kerangka POAC dan relevansinya terhadap tantangan kontemporer era Industri 4.0. Menggunakan metode penelitian pustaka kualitatif, populasi mencakup karya ilmiah tentang manajemen dakwah periode 2021-2025, dengan sampel purposif berupa jurnal berfokus POAC dan transformasi sosial (Farida et al., 2021; Holisoh et al., 2022). Instrumen data berupa dokumen literatur dianalisis melalui teknik analisis konten deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan implementasi sistematis perencanaan via dakwah rahasia dan Bai'at Aqabah, pengorganisasian melalui ukhuwah Muhajirin-Anshar, penggerakan lewat pemberdayaan umat, serta pengendalian melalui evaluasi musyawarah pada tahapan takwin, tanzim, dan taudhi'. Kesimpulannya, prinsip manajemen kenabian tetap relevan untuk adaptasi dakwah digital, mendorong pendakwah profesional mengoptimalkan platform online secara strategis.
ANALISIS UNSUR-UNSUR MANAJEMEN PENGEMBANGAN MASYARAKAT ISLAM PADA ERA RASULULLAH SAW Lisna Damayanti; Edith Indah Lestari; Nur Eka Aleksa; Devi Siti Fatimah; Vendya Shifa Azzahra; Tazkiyatul Bilqis; Galuh Cahya Ramadani; Nurul Hidayati
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i2.9159

Abstract

ABSTRACT Human resource management and community development in modern managerial practices tend to prioritize efficiency and economic performance, often neglecting ethical, social, and spiritual dimensions. This condition highlights the need for alternative management models that are more holistic and value-based. This study aims to analyze the elements of Islamic community development management during the era of Prophet Muhammad (peace be upon him) by integrating modern management functions with Islamic values. The research adopts a qualitative approach using a systematic literature review (SLR) method, examining credible primary and secondary sources published between 2017 and 2025. The analysis focuses on key aspects, including funding mechanisms, organizational performance and human resources, human resource management, infrastructure development, community development methods, and market systems. The findings reveal that community development practices during the Prophet’s era were integrated, participatory, and value-driven, emphasizing trustworthiness (amanah), justice, consultation (shura), and exemplary leadership. This study concludes that the community development model implemented by Prophet Muhammad (peace be upon him) remains highly relevant and applicable as a conceptual and practical reference for ethical, equitable, and sustainable Islamic community development in the contemporary context. ABSTRAK Pengelolaan sumber daya manusia dan pengembangan masyarakat dalam praktik manajemen modern cenderung berorientasi pada efisiensi dan kinerja ekonomi, sehingga sering mengabaikan dimensi etika, sosial, dan spiritual. Kondisi ini mendorong perlunya model manajemen alternatif yang lebih holistik dan berbasis nilai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis unsur-unsur manajemen pengembangan masyarakat Islam pada masa Rasulullah SAW dengan mengintegrasikan kerangka fungsi manajemen modern dan nilai-nilai Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode systematic literature review (SLR) terhadap literatur primer dan sekunder yang relevan dan kredibel dalam rentang tahun 2017–2025. Analisis difokuskan pada aspek pendanaan, kinerja organisasi dan sumber daya manusia, manajemen SDM, sarana dan prasarana, metode pengembangan masyarakat, serta sistem pasar. Hasil kajian menunjukkan bahwa praktik pengembangan masyarakat pada masa Rasulullah SAW bersifat terpadu, partisipatif, dan berbasis nilai, dengan penekanan pada amanah, keadilan, musyawarah, dan keteladanan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model pengembangan masyarakat Rasulullah SAW memiliki relevansi dan daya aplikatif sebagai rujukan konseptual dan praktis bagi pembangunan masyarakat Islam modern yang etis, berkeadilan, dan berkelanjutan.