Manajemen dakwah Rasulullah SAW menjadi strategi krusial dalam transformasi masyarakat Jahiliyah menjadi komunitas Islam beradab melalui pendekatan terstruktur selama 23 tahun kenabian. Penelitian ini bertujuan menganalisis prinsip manajemen dakwah Nabi berbasis kerangka POAC dan relevansinya terhadap tantangan kontemporer era Industri 4.0. Menggunakan metode penelitian pustaka kualitatif, populasi mencakup karya ilmiah tentang manajemen dakwah periode 2021-2025, dengan sampel purposif berupa jurnal berfokus POAC dan transformasi sosial (Farida et al., 2021; Holisoh et al., 2022). Instrumen data berupa dokumen literatur dianalisis melalui teknik analisis konten deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan implementasi sistematis perencanaan via dakwah rahasia dan Bai'at Aqabah, pengorganisasian melalui ukhuwah Muhajirin-Anshar, penggerakan lewat pemberdayaan umat, serta pengendalian melalui evaluasi musyawarah pada tahapan takwin, tanzim, dan taudhi'. Kesimpulannya, prinsip manajemen kenabian tetap relevan untuk adaptasi dakwah digital, mendorong pendakwah profesional mengoptimalkan platform online secara strategis.
Copyrights © 2026