Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KOHESIVITAS SUAMI ISTRI DI USIA MADYA Diah Anindita; Khoiruddin Bashori
HUMANITAS: Indonesian Psychological Journal Vol 9, No 1: Januari 2012
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.171 KB) | DOI: 10.26555/humanitas.v9i1.347

Abstract

Dalam usia madya, penyesuaian terhadap tugas-tugas perkembanganakan mempengaruhi hubungan suami istri. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui dan mempelajari kohesivitas suami istri pada pasangan yangtelah memasuki usia dewasa madya, meliputi aspek solidaritas, kepuasanpernikahan, ketertarikan, dan afiliasi serta faktor yang mempengaruhi kohesivitas suami istri tersebut ketika usia pernikahan 20 tahun atau lebih.Subjek penelitian adalah tiga pasang suami istri yang terikat perkawinanyang sah selama lebih dari 20 tahun dan usia masing-masing individu 40-60 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatifdengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukandengan cara wawancara semi terstruktur dan observasi nonpartisipan. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa kohesivitas yang dimiliki suami istri di usiamadya berbeda pada masing-masing pasangan. Pada pasangan pertamamenunjukkan kohesivitas yang rendah, pada pasangan kedua tinggi, danpada pasangan ketiga sedang. Pada pasangan ketiga, terjadi perubahandari sebelum puncak konflik pada pertengahan 2011 dengan sekarang.Faktor-faktor yang mempengaruhi kohesivitas suami istri di usia madyaadalah persepsi sosial, dukungan sosial, regulasi emosi, masa sepi di usiamadya, intensitas kebersamaan, pemahaman gender, temperamen, dancinta.
Menjelajahi Grit: Sebuah Kajian Literatur Naratif Tiara Dewi Tualeka; Khoiruddin Bashori
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 8 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiip.v6i8.1946

Abstract

Menjelajahi Grit: Sebuah Kajian Literatur Naratif Tujuan hidup menjadi hal mendasar yang penting untuk dimiliki dalam proses perubahan dan perkembangan hidup manusia. Grit menjadi hal penting untuk dimiliki oleh seorang individu karena dapat menjadi pendorong bagi pencapaian dan kesuksesan dalam mencapai tujuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan grit sebagai salah satu konsep baru dalam bidang ilmu psikologi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah literature review. Berdasarkan kajian literatur yang telah dilakukan, ditemukan bahwa grit merupakan salah satu karakter dalam diri individu yang ditunjukkan melalui ketekunan dan semangat dengan mengatasi hambatan dan tantangan yang sulit, yang tampak melalui perjuangan, kemauan untuk mengambil risiko, tekad yang kuat, dan bekerja tanpa henti menuju tujuan.
Emotional Intelligence, Optimism, and Peer Support as Predictors of Students’ Psychological Well-Being: A Case Study to Enhance Educational Management Quality Fauzi Rochman; Raden Partino; Khoiruddin Bashori; Mohammad Syifa Amin Widigdo
Kharisma: Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Integrative Islamic Education Management
Publisher : Perkumpulan Dosen Tarbiyah Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59373/kharisma.v5i1.129

Abstract

Background: The undergraduate thesis writing process is a critical phase that can adversely affect students’ psychological well-being. From an educational management standpoint, addressing this is crucial for student retention, success, and institutional quality. Methods: This quantitative study investigated the influence of emotional intelligence, optimism, and peer support on the psychological well-being of 233 thesis-writing students from two Indonesian universities. Data were collected using validated scales and analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) in LISREL. Results: The findings revealed that the three variables simultaneously had a positive and significant effect on psychological well-being, accounting for 89% of its variance (R² = 0.89). Each construct also contributed a significant positive effect individually. Conclusion and Implications: The results underscore the necessity for a proactive educational management approach. Higher education institutions are advised to move beyond a purely academic focus and develop comprehensive support systems. These systems should integrate structured training for emotional skills, programs to foster optimism, and university-facilitated peer support networks. Incorporating these elements into the core student affairs strategy is essential for creating a healthier learning environment and promoting sustainable academic success. This study is among the first to integrate emotional intelligence, optimism, and peer support within a single SEM-based model in the thesis-writing context, advancing the educational management literature by identifying peer support as the dominant institutional leverage point for student psychological well-being.