Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR-FAKTORYANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN ANGGOTA KOPERASI PETERNAKAN SAPI PERAH (Studi Kasus pada Anggota Koperasi “SAE” Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang) Ahmad Wahyudi; M. Khusaini
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.016 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan anggota koperasi peternakan sapi perah, studi kasus pada anggota koperasi “SAE” Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah pendapatan yang diterima oleh anggota koperasi “SAE” Pujon. Sementara, umur, jumlah tenaga kerja, kepemilikan lahan hijauan, kategori usaha, kepemilikan sapi laktasi dan dan pengalaman kerja merupakan variabel independen. Populasi berupa anggota koperasi “SAE” Pujon pada tiga area produksi potensial yaitu Sebaluh, Ngabab dan Jurangrejo. Sampel yang dipilih adalah anggota dengan pendapatan menengah ke atas. Hasil analisis regresi OLS menunjukan bahwa pada derajat keyakinan 95 persen, kepemilikan lahan hijauan, kategori usaha, kepemilikan sapi laktasi dan dan pengalaman kerja mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap pendapatan anggota koperasi “SAE” Pujon. Sedangkan usia dan jumlah tenaga kerja tidak berpengaruh terhadap pendapatan anggota.Kata kunci: Pendapatan, Anggota Koperasi “SAE” Pujon, Usia, Jumlah Tenaga Kerja, Kepemilikan Lahan Hijauan, Kategori Usaha, Kepemilikan Sapi Laktasi, Pengalaman Kerja
PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO DAN KECIL (UMK) BERBASIS SYARIAH: STUDI PADA PROGRAM PUSYAR BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL (BAZNAS) KOTA MOJOKERTO Setyo Tri Wahyudi; M. Khusaini; Devan S. Pratomo
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 22, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v22i3.4781

Abstract

Salah satu lembaga yang fokus pada pemberdayaan Usaha Mikro dan Kecil (UMK) di Kota Majokerto adalah Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Melalui program Pusyar, Baznas Kota Mojokerto memberdayakan pelaku UMK dengan menerapkan prinsip-prinsip syariah. Meskipun program tersebut telah mampu memberdayakan ribuan pelaku UMK, namun demikian, adanya keterbatasan SDM dan kemampuan teknis dalam pemberdayaan serta semakin kompleksnya permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat telah mengakibatkan kegiatan pemberdayaan Baznas dirasa belum optimal. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pelatihan dan pendampingan kepada nasabah yang tergabung dalam program pemberdayaan UMK Baznas Kota Mojokerto. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masih terdapat kendala bagi UMK dalam mengembangkan usaha sebagai akibat kurangnya informasi mengenai sumbersumber permodalan, serta persyaratan pengajuannya. Oleh karena itu, pemerintah perlu meningkatkan aksesibilitas pelaku UMK serta seluruh masyarakat Mojokerto.
ANALISIS FAKTOR-FAKTORYANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN ANGGOTA KOPERASI PETERNAKAN SAPI PERAH (Studi Kasus pada Anggota Koperasi “SAE” Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang) Wahyudi, Ahmad; Khusaini, M.
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 2 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan anggota koperasi peternakan sapi perah, studi kasus pada anggota koperasi “SAE” Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah pendapatan yang diterima oleh anggota koperasi “SAE” Pujon. Sementara, umur, jumlah tenaga kerja, kepemilikan lahan hijauan, kategori usaha, kepemilikan sapi laktasi dan dan pengalaman kerja merupakan variabel independen. Populasi berupa anggota koperasi “SAE” Pujon pada tiga area produksi potensial yaitu Sebaluh, Ngabab dan Jurangrejo. Sampel yang dipilih adalah anggota dengan pendapatan menengah ke atas. Hasil analisis regresi OLS menunjukan bahwa pada derajat keyakinan 95 persen, kepemilikan lahan hijauan, kategori usaha, kepemilikan sapi laktasi dan dan pengalaman kerja mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap pendapatan anggota koperasi “SAE” Pujon. Sedangkan usia dan jumlah tenaga kerja tidak berpengaruh terhadap pendapatan anggota.Kata kunci: Pendapatan, Anggota Koperasi “SAE” Pujon, Usia, Jumlah Tenaga Kerja, Kepemilikan Lahan Hijauan, Kategori Usaha, Kepemilikan Sapi Laktasi, Pengalaman Kerja
QRIS Adoption and Car Salon Business Sustainability: The Mediating Role of Customer Satisfaction Khusaini, M.; Thaib, Danial
Journal of Regional Economics and Development Vol. 3 No. 2 (2026): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jred.v3i2.1067

Abstract

This study aims to examine the effect of financial technology and QRIS-based digital transaction processes on business sustainability, with customer satisfaction serving as a mediating variable. This research employs a quantitative approach using a survey method. Data were collected from 100 respondents and analyzed using Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS software. The results indicate that financial technology and QRIS-based digital transactions significantly influence customer satisfaction. Customer satisfaction shows the strongest effect on business sustainability. Moreover, customer satisfaction significantly mediates the relationship between digital financial technology, transaction processes, and business sustainability. In conclusion, the sustainability of car salon businesses is strongly determined by customer satisfaction achieved through effective digital financial technology implementation. This study introduces a sector-specific empirical model that explains how customer satisfaction mediates the relationship between FinTech (QRIS) adoption and business sustainability in the car salon industry in Jakarta. Unlike prior MSME-focused studies, it provides new evidence from a niche service sector using PLS-SEM to reveal the dominant indirect effect of digital transactions on long-term business continuity.