Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Steganalisis Bukti Digital pada Media Penyimpanan Menggunakan Metode Static Forensics Sunardi Sunardi; Imam Riadi; Muh Hajar Akbar
Jurnal Nasional Teknologi dan Sistem Informasi Vol 6, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Jurusan Sistem Informasi, Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/TEKNOSI.v6i1.2020.1-8

Abstract

Steganografi merupakan salah satu teknik anti forensik yang memungkinkan pelaku kejahatan untuk menyembunyikan suatu informasi kedalam pesan lainnya, sehingga pada saat pemeriksaan akan sulit untuk didapatkan bukti informasi kejahatan tersebut. Oleh karena itu diperlukan teknik untuk mendeteksi pesan tersembunyi di dalam suatu data. Teknik tersebut dikenal dengan istilah steganalisis. Steganalisis merupakan suatu ilmu anti-steganografi yang tujuan utamanya adalah mempelajari karakteristik penyembunyian suatu data pada media digital serta mendeteksi keberadaan pesan rahasia yang disembunyikan menggunakan teknik steganografi. Tujuan pada penelitian ini adalah menerapkan teknik steganalisis untuk mendeteksi keberadaan pesan yang disembunyikan dalam pesan lain dengan menggunakan metode forensik yaitu Digital Forensics Research Workshop (DFRWS). Pada penelitian ini, proses penyisipan pesan steganografi menggunakan aplikasi Hiderman, sedangkan proses steganalisis menggunakan aplikasi StegSpy. Hasil yang didapat pada penelitian ini adalah proses steganalisis dengan menggunakan bantuan aplikasi StegSpy terbukti berhasil mendeteksi keberadaan pesan tersembunyi pada keempat file yang diskenariokan telah disisipi pesan steganografi.
ANALISIS FORENSIK APLIKASI INSTANT MESSENGER PADA SMARTPHONE BERBASIS ANDROID Anton Yudhana; Imam Riadi; Ikhwan Anshori
Insand Comtech : Information Science and Computer Technology Journal Vol 2, No 2 (2017): Insand Comtech
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.841 KB) | DOI: 10.53712/jic.v2i2.435

Abstract

Teknologi smartphone semakin populer dari tahun ke tahun. Salah satu teknologi dengan jumlah pengguna yang banyak adalah smartphone berbasis Android. Sebagai salah satu sistem operasi smartphone, Android cukup kompetitif di pasar smartphone. Jumlah pengguna smartphone Android juga memberi efek pada pengembangan dan penggunaan aplikasi mobile. Meningkatnya jumlah pengguna Facebook Messenger tentu membawa dampak positif dan negatif, salah satu efek negatifnya adalah beberapa orang yang menggunakan Facebook Messenger melakukan kejahatan digital. Jika sebuah smartphone menjadi bukti dalam kasus pidana dan Facebook Messenger dipasang di smartphone itu, maka pada aplikasi ini bukti digital dapat diidentifikasi dan dapat diharapkan menjadi pilihan untuk membantu penegakan hukum dalam mengungkap kejahatan digital. NIST (National Institute of Standards Technology) memiliki panduan kerja baik itu kebijakan dan standar untuk menjamin setiap examiner mengikuti alur kerja yang sama sehingga pekerjaan mereka terdokumentasikan dan hasilnya dapat di ulang (repeatable) dan dapat dipertahankan (defendable). Penelitian ini diharapkan mampu memberikan gambaran umum bagaimana cara atau teknik-teknik yang dapat digunakan untuk mengembalikan bukti digital berupa text dan gambar yang ada pada smartphone android.Kata Kunci : Digital Forensik, Facebook Mesengger, Android, NIST.
PENGEMBANGAN ALAT FORENSIK WHATSAPP MENGGUNAKAN ANDROID DEBUG BRIDGE SEBAGAI METODE AKUISISI DATA Muammar Muammar; Imam Riadi; Rusydi Umar
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 10, No 2 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v10i2.5968

Abstract

WhatsApp adalah aplikasi pesan instan yang banyak digunakan yang, selain memudahkan komunikasi, juga menjadi sarana untuk aktivitas kriminal. Oleh karena itu, dibutuhkan alat forensik khusus yang dirancang untuk WhatsApp pada smartphone Android untuk menghasilkan bukti digital yang kuat untuk kasus pengadilan. Alat ini dikembangkan melalui proses yang meliputi analisis, desain, pengkodean, pengujian, dan pemeliharaan. Dengan memanfaatkan Android Debug Bridge (ADB), aplikasi yang dihasilkan dapat mengakses data forensik penting seperti kunci enkripsi, database msgstore.db yang terenkripsi (versi crypt12 dan crypt14), dan berbagai file media WhatsApp seperti audio, video, gambar, catatan suara, dan data stiker. Setelah diuji coba pada sembilan merek smartphone yang berbeda, aplikasi ini mencapai tingkat keberhasilan 80%, menunjukkan efektivitasnya sebagai peningkatan yang signifikan dalam alat forensik digital untuk perangkat Android. Alat ini memberikan para analis forensik sarana yang kuat untuk memperoleh dan menangani bukti digital dalam kasus tertentu, khususnya meningkatkan kemampuan pemeriksa forensik digital mobile.