Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRATEGI PEMBERDAYAAN UMKM DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING MELALUI SERTIFIKAT HALAL, PACKAGING, DAN PEMASARAN Valent Shesy Anggraeni; Rini Novitasari; Dias Afif Asyfa; Amanda Zahra Valentiny; Yussy Adienc Prakasita; Yulita Ratna Koba; Andy Melano Sunaryo; Adimas Bilal Saputra; Budi Riyanti
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 2 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Februari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/jqx2y870

Abstract

UMKM kue bawang yang berlokasi di Dusun Noloprayan, Desa Jatirejo, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang merupakan usaha mikro berbasis pangan rumahan yang memiliki kontribusi penting dalam mendukung perekonomian desa. Namun, dalam perkembangannya, UMKM ini masih menghadapi berbagai kendala, khususnya pada aspek identitas merek, kemasan produk yang kurang menarik, legalitas usaha yang belum terpenuhi secara optimal, serta rendahnya pemanfaatan media promosi dan teknologi digital. Kondisi tersebut berdampak pada terbatasnya daya saing dan jangkauan pemasaran produk. Kegiatan Kuliah Praktik Pemberdayaan Masyarakat (KPPM) ini bertujuan untuk memberdayakan UMKM kue bawang melalui penguatan strategi pemasaran dan pengembangan usaha guna meningkatkan daya saing serta mendukung keberlanjutan usaha. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan observasi langsung terhadap pelaku UMKM yang dilakukan selama satu bulan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan melalui penguatan identitas merek, inovasi kemasan produk, edukasi dan pendampingan awal sertifikasi halal, pemasangan media promosi fisik, pendaftaran lokasi usaha pada Google Maps, perluasan saluran distribusi, serta pembuatan template promosi digital memberikan dampak positif terhadap peningkatan visibilitas usaha dan kepercayaan konsumen. Implikasi dari kegiatan ini menegaskan bahwa integrasi antara penguatan pemasaran, pemenuhan legalitas usaha, dan pemanfaatan teknologi digital mampu meningkatkan daya saing UMKM serta mendorong keberlanjutan usaha dalam jangka Panjang.
Peran Literasi Keuangan dalam Memoderasi Hubungan Antara Modal Usaha dan Digital Marketing Terhadap Kinerja UMKM Budi Riyanti; Hardi Utomo; Rindu Ajeng Wiganingtyas
Jurnal Akuntansi, Ekonomi dan Manajemen Bisnis Vol. 6 No. 1 (2026): Maret : Jurnal Akuntansi, Ekonomi dan Manajemen Bisnis
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jaemb.v6i1.8821

Abstract

The Indonesian government has supported MSMEs through initiatives such as business loans, training, and digitalization programs to enhance competitiveness. However, many MSMEs still struggle to manage capital effectively and to utilize digital marketing technology due to low financial literacy and limited digital skills. This study aims to analyze the impact of venture capital and digital marketing on MSME performance and to examine the role of financial literacy in moderating the relationship between venture capital and digital marketing. The research population consisted of 26.601 MSMEs in Salatiga, and the sample size was determined using the slovin formula, resulting in 100 respondents. The analytical tool used was Moderating Structural Equation Modeling (PLS) with a moderation model. Research variables were operationalized using 17 indicators. The results indicate that venture capital positively affects MSME performance, while digital marketing has no significant effect. Financial literacy morerates the relationship between venture capital and MSME performance, but  does not moderate the relationship between digital marketing and MSME performance. Practically, the findings provide regulatory implications: 1) the government should collaborate with banking institutions to create regulations that facilitate easier access to capital for MSMEs, and 2) the government should expand digital marketing training and, if necessary, offer mentoring to ensure MSMEs can optimally implement digital marketing, thereby supporting the goal of “Digital Indonesia 2025”