Wahyu Aulia Nurwicaksana
Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Malang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SIMOCI (SISTEM MONITORING CAIRAN INTRAVENA) DI RUANG ICU MENGGUNAKAN ZIGBEE Septyana Riskitasari; Fahmawati Hamida; Wahyu Aulia Nurwicaksana; Muhammad Rizki Aditya; Supriatna Adhisuwignjo
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2016): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 7 2016
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.106 KB)

Abstract

Seringkali jumlah pasien tidak seimbang dengan jumlah perawatnya.Keterbatasan itu dapat menyebabkan terjadinya kelalaian pada perawat, terutama pada pemantauan cairan intravena pasien. Padahal cairan intravena berfungsi untuk menggantikan cairan yang hilang dan menyeimbangkan elektrolit tubuh.Hal ini akan fatal jika terjadi pada pasien di ruang ICU. Resikoketerlambaan pergantian cairan intravena akan meimbulkan masalah lain pada pasien. SIMOCI dirancang dengan tujuan untuk membantu pemberian informasi kepada perawat jika cairan intravenaakan habis. Dengan demikian akanmengurangiresiko keterlambatan penggantian cairan intravena dan juga akanmemberikan kemudahan bagi perawat dalam memonitoring penggantian cairan intravena pasien. Metode yang digunakan adalah metode observasi dan rekayasa. Sensor load cell berfungsi untuk mengukur volume cairan intravena. Hasil pembacaan yang telah diolah oleh arduino akan dikirimkan ke ruang perawat menggunakan zigbee. Saat volume mecapai batas penggantian maka alarm di ruang perawat akan berbunyi dan pada lcd akan menampilkan cairan intravena mana yang harus diganti. Dari hasil pegujian sensor Load Cell pada cairan intravena saatpenuh ditunjukan tegangan 4,8 volt, sedangkan saat minimum ditunjukkan tegangan 0.5 volt. Semua port arduino dapat berfungsi. Dari pengujian ZigBee, pengiriman sinyal terjadi saat Load Cell memperoleh data 0.5 volt. Kata kunci: arduino, cairan itravena, ICU, loadcell,zigbe
Digitalisasi Manajemen Keselamatan Wisata Banyumaro River Tubing Berbasis Sensor dan Aplikasi Indrazno Siradjuddin; Wahyu Aulia Nurwicaksana; Septyana Riskitasari; Gillang Al Azhar; Muhammad Arif Nur Huda; Azam Muzakhin Imammuddin
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/e0x8h954

Abstract

Kegiatan wisata di sungai yang menggunakan ban yang dikenal dengan istilah River Tubing memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai sarana liburan berbasis sungai. Namun, Mitra pengabdian wisata Banyumaro River Tubing menghadapi tantangan berupa aktivitas wisata ini seperti risiko keselamatan karena kondisi arus Sungai yang deras, kondisi cuaca yang tidak menentu, minimnya informasi real-time terkait kondisi sungai, serta rendahnya literasi teknologi para pengelola. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan untuk mengatasi permasalahan tersebut melalui penerapan teknologi sensor pemantau debit air dan sistem informasi digital berbasis aplikasi Blynk untuk memperkuat manajemen wisata melalui penerapan teknologi yang mendukung keselamatan, kenyamanan, dan keberlanjutan aktivitas wisata. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahapan, yaitu pemasangan sensor pada titik strategis sungai untuk memantau kondisi aliran, pelatihan pengoperasian dan perawatan alat, serta pelatihan pembacaan data digital untuk pengambilan Keputusan dengan pemanfaatan aplikasi monitoring. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test serta observasi langsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan mitra dalam memahami fungsi alat dari 40% menjadi 85%, kemampuan merawat alat dari 35% menjadi 70%, dan keterampilan membaca data monitoring dari 35% menjadi 75%. Kegiatan ini membuktikan bahwa integrasi teknologi digital mampu meningkatkan keselamatan wisata, memperkuat kapasitas pengelola, dan meningkatkan citra Banyumaro River Tubing sebagai destinasi wisata alam berbasis teknologi