Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Kajian Penelitian Pembelajaran Mesin Untuk Pemrosesan Bahasa Alami Dalam Kalimat Perundungan Di Media Sosial Matias Kristian Kelvandy; ahmad ihsan
Jurnal Informatika dan Teknologi Komputer (J-ICOM) Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Informatika dan Teknologi Komputer ( JICOM)
Publisher : E-Jurnal Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/j-icom.v3i2.4280

Abstract

Kajian Peneliti ini membahas peluang pembelajaran mesin (machine Learning) untuk pemrosesan Bahasa alami (NLP),dalam kalimat perundungan di media sosial. Kajian ini terdiri dari 4 bab. Bab pertama pendahuluan menceritakan pendahuluan yang terdiri dari latar belakang, tujuan dan peluang penelitian yang dapat dikaji dari penelitian sebelumnya. Bagian kedua kajian pustaka berisi dasar konsep pemikiran dari kajian penelitian ini. Bagian ketiga berisi konsep kajian penelitian yang dapat dikerjakan untuk mendalami pembelajaran mesin untuk pemrosesan bahasa alami dalam kalimat perundungan di media sosial, dimulai dari konsep masukkan dan konsep proses yang menghasilkan keluaran yang diingikan. Bagian terakhir kesimpulan dari kajian penelitian ini. Secara garis besar kajian ini berisi peluang bagi para peneliti yang ingin mengkaji pemrosesan bahasa alami menggunakan pembelajaran mesin
PEMILIHAN GAYA RAMBUT BERBASIS AUGMENTED REALITY MENGGUNAKAN VIOLA JONES Ahmad Ihsan; Liza Fitria; Muhammad Assyam Shadiq Prima
Jurnal Minfo Polgan Vol. 12 No. 1 (2023): Article Research March 2023
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v12i1.12317

Abstract

Perangkat lunak yang dibangun pada penelitian ini adalah augmented reality yang digunakan dalam pemilihan model rambut, aplikasi ini memiliki tujuan untuk memperoleh nilai kecepatan tracking berdasarkan wajah dan untuk mendapatkan tingkat akurasi dari deteksi wajah. Metode Viola Jones merupakan metode yang muncul pada tahun 2001 oleh Paul Viola dan Michael Jones. Metode ini menggunakan haar-like fetures dimana perlu dilakukan training terlebih dahulu untuk mendapatkan keputusan dengan nama cascade classifier untuk menentukan apakah ada wajah yang terdeteksi dalam suatu frame. Aplikasi ini berjalan secara real time sehingga jarak ataupun sudut antara wajah dengan kamera yang didapat dari setiap orang sangat berpengaruh terhadap jalannya aplikasi. Untuk jarak optimal wajah terhadap kamera adalah sekitar 50 cm sampai 80 cm dari kamera dengan sudut derajat wajah terhadap kamera adalah 0⁰, untuk kecepatan tracking rata-rata yang diperoleh adalah 0,89 m/s, sedangkan untuk intensitas cahaya yang diperlukan untuk mendapatkan deteksi wajah yang optimal adalah 12,9 lux hingga 107,8 lux..
PELATIHAN LITERASI DIGITAL DAN PRODUKSI KONTEN POSITIF MELALUI WEBSITE SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN REMAJA MASJID DALAM MEMANFAATKAN MEDIA TEKNOLOGI Liza Fitria; Khairul Muttaqin; Nurul Fadillah; Ahmad Ihsan
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 5 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i5.17554

Abstract

Abstrak: Perkembangan media digital kini telah menyebar ke seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali remaja dengan jumlah tertinggi sebagai pengguna media digital. Namun, hal tersebut tidak menutup kemungkinan bahwa penggunaan media digital oleh remaja belum tentu berdampak positif. Remaja Masjid memiliki peran khusus dalam menyampaikan berita-positf, salah satunya dengan menggagas Gerakan Satu Masjid Satu Konten. Untuk membuat konten positif yang lebih menarik, maka remaja masjid membutuhkan sebuah pelatihan literasi digital yang terfokus pada pengembangan konten dalam kegiatan dakwah. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan kesadaran, pengetahuan, dan kemampuan masyarakat terkait literasi digital dan konten positif di media digital. Mitra yang akan dilibatkan dalam kegiatan pengabdian ini adalah Remaja Masjid Salman Alfarisi Aceh Tamiang yang berjumlah 12 orang. Metode yang digunakan adalah diskusi interaktif serta pelatihan pembuatan konten berbasis website dengan sistem evaluasi menggunakan angket pengetahuan peserta sebelum dan sesudah mengikuti pelatihan, serta angket respon peserta pelatihan setelah mengikuti pelatihan yang dijadikan sebagai indikator pengukuran capaian kegiatan. Hasil dari kegiatan pengabdian ini berdasarkan hasil angket yang disebarkan kepada peserta, persentase peningkatan pengetahuan peserta setelah mengikuti pelatihan pemanfaatan teknologi adalah 66.67% dan pengetahuan peserta setelah mengikuti pelatihan pembuatan konten-konten positif adalah 75%.Abstract: The development of digital media has now spread to all levels of society, including teenagers with the highest number of digital media users. However, this does not rule out the possibility that teenagers' use of digital media may not necessarily have a positive impact. To create more interesting positive content, mosque youth need digital literacy training that focuses on developing content for da'wah activities and educating the people. The aim of this activity is to provide public awareness, knowledge and abilities regarding digital literacy and positive content in digital media. The partners who will be involved in this service activity are the Salman Alfarisi Aceh Tamiang Mosque Youth, totaling 12 people. The method used is interactive discussion and website-based content creation training with an evaluation system using participant knowledge questionnaires before and after participating in the training, as well as training participant response questionnaires after participating in the training which are used as indicators for measuring activity achievements. The results of this service activity are based on the results of a questionnaire distributed to participants, the percentage increase in participants' knowledge after participating in technology utilization training was 66.67% and participants' knowledge after participating in positive content creation training was 75%.
Peningkatan Produksi Udang Kualitas Tinggi Melalui Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Tambak Terintegrasi Khairul Muttaqin; Ahmad Ihsan; Liza Fitria
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 2 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v4i2.3185

Abstract

Budidaya udang telah menjadi sektor yang strategis dalam perekonomian akibat permintaan yang terus meningkat terhadap udang berkualitas tinggi. Dalam upaya untuk menghadapi tantangan tersebut, peningkatan efisiensi operasional dalam tambak udang menjadi kritis. kegiatan ini membahas pengembangan sistem informasi manajemen tambak sebagai solusi inovatif untuk meningkatkan produksi udang berkualitas tinggi. Sistem informasi manajemen tambak mencakup integrasi teknologi informasi dalam proses budidaya udang, dari pengelolaan pakan hingga pemantauan lingkungan tambak. Melalui implementasi sistem informasi manajemen tambak, petani dapat mengoptimalkan pemberian pakan dengan mengidentifikasi pola makan udang yang lebih baik. Selain itu, pemantauan terhadap kondisi lingkungan memungkinkan pengendalian penyakit lebih efektif, mengurangi risiko kematian massal yang berdampak pada produktivitas. Dengan demikian, kegiatan ini menggarisbawahi manfaat sistem informasi manajemen tambak dalam mencapai peningkatan produksi udang berkualitas tinggiTop of Form . Metode pelaksanaan PKM ini terdiri lima tahap, yaitu; (1)Koordinasi dan sosialisasi kegiatan; (2)Pelatihan; (3)Pendampingan; (4)Monitoring dan evaluasi kegiatan; dan (5)Penyusunan rencana tindak lanjut. Hasil dari kegiatan ini masyarakat mitra mengalami peningkatan produksi udang berkualitas tinggi secara berkelanjutan. Dengan memadukan teknologi informasi dalam budidaya udang, artikel ini mendorong para pelaku industri untuk mengadopsi pendekatan inovatif guna memenuhi permintaan pasar yang semakin meningkat.
Pergerakan Dinamis Agen Autonom Dalam Formasi Berbasis Logika Fuzzy Ahmad Ihsan; Munawir Munawir; Rizalul Akram
JURUTERA - Jurnal Umum Teknik Terapan Vol 2 No 02 (2015)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jurutera.v2i02.695

Abstract

Pergerakan dinamis agen dalam formasi didefinisikan sebagai sekelompok unit autonom yang mampu beradaptasi terhadap perubahan keadaan lingkungan. Formasi dinamis banyak digunakan untuk mensimulasikan adegan pertempuran besar dalam game dan film. Di antara berbagai bentuk simulasi kawanan, formasi berkelompok autonom tetap menjadi tantangan bagi para peneliti karena membutuhkan algoritma yang efisien untuk menangani sejumlah besar karakter dengan tetap mempertahankan bentuk formasi dan otonomi di antara kawanan. Pendekatan formasi untuk mengorganisasikan kelompok biasanyamasih bersifat statis, menyebabkan formasi belum mampu beradaptasi terhadap perubahan keadaan baik rintangan atau penghalang yang akan dihadapi. Formasi dinamis autonom agen dibuat agar mampu beradaptasi terhadap keadaan lingkungan yang dihadapinya. Formasi autonom agen dikendalikan dengan metode logika fuzzy. Metode ini berfungsi untuk mengarahkan agen agar dapat menghindari tabrakan sesama agen, pencocokan kecepatan, dan menghindari rintangan dengan tetap mempertahankan jarak antar agen. Pada metode ini dihasilkan formasi dinamis realistis terhadap lingkungan.
Implementasi Augmented Reality Sebagai Media Pembelajaran Pengenalan Operasi Hitung Matematika Pada TK atau Paud Permata Bunda Langsa Ahmad Ihsan; Munawir Munawir; Fazri Amir
JURUTERA - Jurnal Umum Teknik Terapan Vol 4 No 01 (2017)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jurutera.v4i01.1580

Abstract

Seiring dengan perkembangan teknologi, keterbatasan yang dimiliki oleh media pembelajaran berbasis cetak dapat diminimalisir, salah satunya dengan memanfaatkan teknologi augmented reality (AR). Teknologi ini menggabungkan dunia virtual dan dunia nyata secara real time di bantu dengan perangkat teknologi seperti komputer, tablet, maupun smartphone. Media pembelajaran berbasis AR tidak hanya dapat menampilkan objek secara dua dimensi, tetapi juga secara tiga dimensi. Pemanfaatan teknologi augmented reality sudah mulai banyak dikembangkan untuk dunia pendidikan sebagai alat bantu pembelajaran. Dengan menggunakan augmented reality, seorang siswa dapat belajar secara visual dan interaktif. Pembelajaran akan lebih efektif dengan adanya bentuk bahan ajar simulasi secara virtual. Dalam penelitian ini, dikembangkan teknologi augmented reality untuk perkenalan angka, perkenalan simbol dan operasi matematika yang sederhana yang disajikan secara virtual. Penelitian ini dimaksudkan menjadi alat bantu pembelajaran yang berguna untuk mengefektifkan proses pembelajaran mata pelajaran matematika untuk anak – anak usia dini. Dari hasil penelitian, Kemampuan siswa dalam mengenal angka 0-9 dari 32 siswa yang diuji mencapai 62,5 %. Kemampuan siswa dalam mengenal simbol matematika mencapai 68,75%, Kemampuan siswa dalam operasi hitung matematika: penjumlahan 56,25%, pengurangan 65,625%.
Sistem Cerdas Pemberian Pakan Otomatis Dalam Peningkatan Produktivitas Panen Udang Novianda Novianda; Liza Fitria; Ahmad Ihsan; Munawir Munawir
JURUTERA - Jurnal Umum Teknik Terapan Vol 6 No 02 (2019)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jurutera.v6i02.1922

Abstract

Pemberian pakan pada budidaya udang merupakan hal penting terhadap proses pertumbuhan udang sehingga tercapai hasil panen yang diharapkan. Pemberian pakan harus seimbang dan tepat waktu, tidak terjadi kelebihan maupun kekurangan dalam pemberian pakan karena seluruh pakan yang diberikan belum tentu habis dimakan seluruhnya oleh udang, oleh karena itu perlu adanya teknologi yang dapat mengontrol dalam pemberian pakan udang. Teknologi pemberi pakan udang otomatis dapat menjadi solusi dalam permasalahan pemberian pakan untuk menunjang produktivitas budidaya udang. Tujuan dari alat pelempar pakan otomatis adalah untuk memberi kemudahan kepada petani tambak dalam memberi pakan udang secara efesien, tepat waktu dan terukur. Alat pemberi pakan udang otomatis dibangun menggunakan modul mikrokontroler arduino, modul RTC (Real Time Clock), dan sistem pelempar pakan. Metode pemberian pakan udang dengan prinsip kerja alat pemberi pakan udang adalah pakan udang terlempar secara horizontal akibat gaya sentrifugal. Dengan adanya pengaruh gaya sentrifugal dari baling-baling penebar, maka pakan akan terlempar keseluruh permukaan kolam. Pemberian pakan dikontrol dengan menggunakan Arduino dengan mengatur waktu. Pemberian pakan udang dilakukan setiap 4 jam sekali dan waktu nyala alat selama 70 detik, menebar pakan sebanyak 10 kg untuk jumlah 1.500 ekor udang dan luas kolan 400 m2 dengan jarak lemparan pakan minimal 1 meter dan maksimal 7 meter.
TEKNOLOGI SMART EGGS INCUBATOR HYBRID UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS TERNAK AYAM Khairul Muttaqin; Nasruddin Nasruddin; Nurul Fadillah; Ahmad Ihsan
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i12.4264-4275

Abstract

Kampung Selamat is one of the villages in Tenggulun Sub-district, Aceh Tamiang Regency, which is 45 kilometers from the capital city of Aceh Tamiang. Most of the villagers work as farmers and breeders. Kampung Selamat has high natural resource potential in the livestock sector, but has not been managed optimally. The Dunia Ternak Unggas group is one of the productive livestock business groups in Selamat village that was established in 2019 with the main focus of developing chicken farming. The problems faced by the World Group of Poultry in business development include; (1) The process of hatching chicken eggs is still conventional, which still requires mother chickens; (2) It takes a long time to hatch eggs; (3) The risk of eggs not successfully hatching is still very large; (4) The process of checking chicken eggs is still manual, namely looking directly at the location; and (5) limited land so that the layout of hatching chickens is uncontrollable. To face these challenges, it is necessary to develop hybrid smart eggs incubator technology that can significantly help livestock business groups in increasing chicken productivity and simplifying the breeding process. The steps of implementing the activity include the socialization stage, design and manufacture of tools, as well as training, mentoring, and application of these devices. The results of the implementation of this activity indicate that the level of user satisfaction with the IoT-based hybrid Egg Hatching Machine Incubator reached an average of 87.93%. This fact illustrates that this tool is a solution that is worth adopting to increase efficiency in the hatching process of chicken eggs and has the potential to produce a positive impact on chicken farming and provide solutions to the obstacles faced by livestock business groups.
TEKNOLOGI SMART WATER WHEEL HYBRID UNTUK PENINGKATAN PRODUKSI UDANG BERKUALITAS TINGGI Nasruddin Nasruddin; Ahmad Ihsan; Khairul Muttaqin
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i12.4253-4263

Abstract

Pada era saat ini, penggunaan sumber energi terbarukan telah menjadi suatu kebutuhan yang tidak dapat diabaikan. Salah satu potensi besar dalam ranah energi terbarukan dapat ditemukan di Indonesia, yaitu potensi energi surya atau matahari. Keistimewaan letak geografis Indonesia yang melintasi garis khatulistiwa memberikan keunggulan dalam hal paparan sinar matahari yang tersedia sepanjang tahun. Dalam konteks ini, pemanfaatan energi surya untuk mengoperasikan aerator kincir air dalam usaha budidaya udang vannamei menjadi salah satu alternatif yang signifikan untuk mengurangi ketergantungan pada pasokan listrik yang berasal dari PLN. Penelitian ini memanfaatkan metode pembandingan performa kincir air ketika beroperasi dalam kondisi tanpa beban dan dengan beban. Parameter yang menjadi fokus analisis meliputi tegangan listrik dan arus listrik. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa dalam konteks desain dan pembuatan kincir air tenaga surya, rata-rata tegangan pada panel PV mencapai 40,57 Volt, sementara rata-rata arus listrik ketika kincir air dioperasikan dengan beban mencapai 8,87 Ampere. Hasil penelitian ini menggambarkan potensi dan dampak positif dari penggunaan energi surya dalam sektor budidaya udang vannamei. Penerapan solusi ini membuka peluang bagi Indonesia untuk mengurangi ketergantungannya pada pasokan listrik konvensional, serta membuka jalan menuju penggunaan sumber energi yang lebih berkelanjutan dan bersahabat dengan lingkungan.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN RESIRKULASI AIR DAN KUALITAS AIR TAMBAK UDANG BERBASIS INTERNET OF THING DI DESA MATANG PINEUNG ACEH TIMUR Ahmad Ihsan; Khairul Muttaqin; Nurul Fadillah; Novianda nanda; Zainal Arif; Sherly Febrianti
Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (Mardika) Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (MARDIKA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/mardika.v1i1.8120

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan mitra dalam resirkulasi air tambak berbasis Internet of Things (IoT). Metode pelaksanaan PKM adalah edukasi-persuasif merupakan pendekatan yang dilakukan kepada masyarakat berupa sosialisasi, demontrasi, dan dilanjutkan dengan pendampingan dalam rangka transfer pengetahuan, teknologi, dan resirkulasi air melalui monitoring kekeruhan air tambak berbasis internet of thing. Teknologi resirkulasi air berdasarkan kekeruhan air secara IoT sangat memudahkan pekerjaan dan yang terpenting adalah meningkatkan keberhasilan panen pembudidaya tambak. Selain itu, kegiatan manajemen telah berhasil meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya resirkulasi air tambak untuk meningkatkan income. Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi atau monev, kegiatan ini secara keseluruhan telah menggambarkan perkembangan yang memuaskan. Hasil ini diperoleh dari penilaian masyarakat yang senang dan berhasil meningkatkan produktivitas panen pembudidaya tambak.