Budi Suryana
Jurusan Kesehatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Pontianak, Indonesia.

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Differences in Parental Participation in the Maintenance of Children's Dental Health between Carious and Non-Carious: Perbedaan Partisipasi Orang Tua dalam Pemeliharaan Kesehatan Gigi Anak antara yang Karies dan Tidak Karies Ayu Permata Sari; Budi Suryana; Damhuji Damhuji
Dental Therapist Journal Vol. 2 No. 1 (2020): Dental Therapist Journal
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.7 KB) | DOI: 10.31965/dtj.v2i1.707

Abstract

Oral and dental health is a very important concern in health development, one of which is caused by the vulnerability of the school-age group of children from dental health problems. School age is a time to lay a solid foundation for the realization of quality human beings and health is an important factor in determining the quality of human resources. The purpose of this study was to determine the participation of parents in the maintenance of dental health between carious and non-carious children at SDN 40 North Pontianak. This type of research is a case control study, an analytical survey research that concerns how risk factors are studied. The population in this study were all parents of students, grade 1 SDN 40 North Pontianak aged 7 and 8 years who were carious and not carious as many as 78 people. This study used a sample of 60 people divided into 2, namely 30 samples for children with caries and 30 samples for children without caries. The results of this study were obtained from 60 respondents. The p value <0.05 means that there is a significant difference, namely the difference in parental participation between those with and without caries. Children without caries can be said that parental participation in maintaining children's dental health is better than children with caries. The conclusion of this study was that there was a significant difference between parental participation in the maintenance of children's dental health between those with and without caries. Kesehatan gigi dan mulut menjadi perhatian yang sangat penting dalam pembangunan kesehatan yang salah satunya disebabkan oleh rentannya kelompok anak usia sekolah dari gangguan kesehatan gigi. Usia sekolah merupakan masa untuk meletakkan landasan kokoh bagi terwujudnya manusia yang berkualitas dan kesehatan merupakan faktor penting menentukan kualitas sumber daya manusia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui partisipasi orang tua dalam pemeliharaan kesehatan gigi anak antara yang karies dan tidak karies pada SDN 40 Pontianak Utara. Jenis penelitian ini adalah penelitian case control suatu penelitian survey analitik yang menyangkut bagaimana faktor risiko yang dipelajari. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh orang tua siswa, kelas 1 SDN 40 Pontianak Utara yang berusia 7 dan 8 tahun yang karies dan tidak karies sebanyak 78 orang. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 60 orang dibagi menjadi 2 yaitu 30 sampel untuk anak dengan karies dan  30 sampel anak tanpa karies. Hasil dari penelitian ini didapat dari 60 responden. Didapatkan nilai p<0,05 yang berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan yaitu perbedaan partisipasi orang tua antara yang karies dan tanpa karies. Anak tanpa karies dapat dikatakan partisipasi orang tua dalam memelihara kesehatan gigi anak, lebih baik dibandingkan anak dengan karies. Kesimpulan dari penelitian ini didapatkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara partisipasi orang tua terhadap pemeliharaan kesehatan gigi anak antara yang karies dan tanpa karies.
The Effectiveness of Tooth Brushing Using Toothpaste on Index Plaque Decrease of Students’ Nursing Dental Department Health Polytechnic Pontianak: Efektivitas Menyikat Gigi Menggunakan Pasta Gigi Terhadap Penurunan Plak Indek Pada Mahasiswa Jurusan Keperawatan Gigi Politeknik Kesehatan Pontianak Ani Lestari; Budi Suryana; Abral Abral; Lindawati Lindawati
Dental Therapist Journal Vol. 2 No. 1 (2020): Dental Therapist Journal
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.398 KB) | DOI: 10.31965/dtj.v2i1.708

Abstract

Dental and mouth prevention efforts had been largely done by experts. If we understood more about the most efficient, cheap and easy prevention efforts of dental and mouth was maintaining optimal dental and oral hygiene by brushing teeth. The way to keep the oral hygiene was to brush the teeth with toothpaste. Many types of toothpaste that spread out in the market had different content and function. The aim of this study was to know the effectiveness of tooth brushing using toothpaste on index plaque decrease. Quasi experimental research method with Pre research design and Post-test with Control Group. The population was students of Dental Nursing Department level 1 with 15 students who were given tooth brushing treatment with toothpaste and 15 students without toothpaste. The score plaque-taking process was done before and after brushing on the group using toothpaste and without toothpaste. Statistical analysis was done using t-Test. The result of plaque score before and after tooth brushing using toothpaste showed a significant result, and the same result also happened in tooth brushing group without toothpaste. The conclusion in this study was tooth brushing using toothpaste and without toothpaste was equally effective in decreasing score plaque, but when it viewed from the average result, the result in the group tooth brushing with toothpaste better than group tooth brushing without toothpaste. Upaya pencegahan gigi dan mulut telah banyak dilakukan oleh para ahli. Bila kita pahami lebih mendalam upaya pencegahan yang paling efisien, murah dan mudah adalah memelihara kebersihan gigi dan mulut yang optimal dengan cara menyikat gigi. Dengan menyikat gigi yang baik dan benar serta cara untuk menjaga kebersihan rongga mulut, salah satunya adalah dengan menggosok gigi dengan pasta gigi. Banyak jenis pasta gigi yang beredar dipasaran yang memiliki kandungan dan fungsi yang berbeda. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas menyikat gigi menggunakan pasta gigi terhadap penurunan plak. Metode penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian Pre dan Post-test with Control Group. Populasi adalah mahasiswa Jurusan Keperawatan Gigi tingkat 1 dengan sampel 15 orang yang diberikan perlakuan menyikat gigi menggunakan pasta dan 15 orang menyikat gigi tanpa pasta. Proses pengambilan skor plak dilakukan sebelum dan sesudah menyikat gigi pada kelompok menggunakan pasta dan tanpa pasta. Analisis statistik dilakukan dengan menggunakan uji t-Test. Hasil penelitian skor plak sebelum dan sesudah menyikat gigi menggunakan pasta gigi didapatkan hasil yang signifikan dan hasil yang sama juga terjadi pada kelompok menyikat gigi tanpa pasta gigi. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah menyikat gigi menggunakan pasta gigi dan tanpa pasta sama-sama efektif dalam menurunkan plak, tetapi jika dilihat dari hasil rata-rata didapatkan hasil tertinggi pada kelompok menyikat gigi dengan pasta lebih baik dibandingkan tanpa pasta.
Differences in Parental Participation in the Maintenance of Children's Dental Health between Carious and Non-Carious: Perbedaan Partisipasi Orang Tua dalam Pemeliharaan Kesehatan Gigi Anak antara yang Karies dan Tidak Karies Ayu Permata Sari; Budi Suryana; Damhuji Damhuji
Dental Therapist Journal Vol. 2 No. 1 (2020): Dental Therapist Journal
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31965/dtj.v2i1.707

Abstract

Oral and dental health is a very important concern in health development, one of which is caused by the vulnerability of the school-age group of children from dental health problems. School age is a time to lay a solid foundation for the realization of quality human beings and health is an important factor in determining the quality of human resources. The purpose of this study was to determine the participation of parents in the maintenance of dental health between carious and non-carious children at SDN 40 North Pontianak. This type of research is a case control study, an analytical survey research that concerns how risk factors are studied. The population in this study were all parents of students, grade 1 SDN 40 North Pontianak aged 7 and 8 years who were carious and not carious as many as 78 people. This study used a sample of 60 people divided into 2, namely 30 samples for children with caries and 30 samples for children without caries. The results of this study were obtained from 60 respondents. The p value <0.05 means that there is a significant difference, namely the difference in parental participation between those with and without caries. Children without caries can be said that parental participation in maintaining children's dental health is better than children with caries. The conclusion of this study was that there was a significant difference between parental participation in the maintenance of children's dental health between those with and without caries. Kesehatan gigi dan mulut menjadi perhatian yang sangat penting dalam pembangunan kesehatan yang salah satunya disebabkan oleh rentannya kelompok anak usia sekolah dari gangguan kesehatan gigi. Usia sekolah merupakan masa untuk meletakkan landasan kokoh bagi terwujudnya manusia yang berkualitas dan kesehatan merupakan faktor penting menentukan kualitas sumber daya manusia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui partisipasi orang tua dalam pemeliharaan kesehatan gigi anak antara yang karies dan tidak karies pada SDN 40 Pontianak Utara. Jenis penelitian ini adalah penelitian case control suatu penelitian survey analitik yang menyangkut bagaimana faktor risiko yang dipelajari. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh orang tua siswa, kelas 1 SDN 40 Pontianak Utara yang berusia 7 dan 8 tahun yang karies dan tidak karies sebanyak 78 orang. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 60 orang dibagi menjadi 2 yaitu 30 sampel untuk anak dengan karies dan  30 sampel anak tanpa karies. Hasil dari penelitian ini didapat dari 60 responden. Didapatkan nilai p<0,05 yang berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan yaitu perbedaan partisipasi orang tua antara yang karies dan tanpa karies. Anak tanpa karies dapat dikatakan partisipasi orang tua dalam memelihara kesehatan gigi anak, lebih baik dibandingkan anak dengan karies. Kesimpulan dari penelitian ini didapatkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara partisipasi orang tua terhadap pemeliharaan kesehatan gigi anak antara yang karies dan tanpa karies.
The Effectiveness of Tooth Brushing Using Toothpaste on Index Plaque Decrease of Students’ Nursing Dental Department Health Polytechnic Pontianak: Efektivitas Menyikat Gigi Menggunakan Pasta Gigi Terhadap Penurunan Plak Indek Pada Mahasiswa Jurusan Keperawatan Gigi Politeknik Kesehatan Pontianak Ani Lestari; Budi Suryana; Abral Abral; Lindawati Lindawati
Dental Therapist Journal Vol. 2 No. 1 (2020): Dental Therapist Journal
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31965/dtj.v2i1.708

Abstract

Dental and mouth prevention efforts had been largely done by experts. If we understood more about the most efficient, cheap and easy prevention efforts of dental and mouth was maintaining optimal dental and oral hygiene by brushing teeth. The way to keep the oral hygiene was to brush the teeth with toothpaste. Many types of toothpaste that spread out in the market had different content and function. The aim of this study was to know the effectiveness of tooth brushing using toothpaste on index plaque decrease. Quasi experimental research method with Pre research design and Post-test with Control Group. The population was students of Dental Nursing Department level 1 with 15 students who were given tooth brushing treatment with toothpaste and 15 students without toothpaste. The score plaque-taking process was done before and after brushing on the group using toothpaste and without toothpaste. Statistical analysis was done using t-Test. The result of plaque score before and after tooth brushing using toothpaste showed a significant result, and the same result also happened in tooth brushing group without toothpaste. The conclusion in this study was tooth brushing using toothpaste and without toothpaste was equally effective in decreasing score plaque, but when it viewed from the average result, the result in the group tooth brushing with toothpaste better than group tooth brushing without toothpaste. Upaya pencegahan gigi dan mulut telah banyak dilakukan oleh para ahli. Bila kita pahami lebih mendalam upaya pencegahan yang paling efisien, murah dan mudah adalah memelihara kebersihan gigi dan mulut yang optimal dengan cara menyikat gigi. Dengan menyikat gigi yang baik dan benar serta cara untuk menjaga kebersihan rongga mulut, salah satunya adalah dengan menggosok gigi dengan pasta gigi. Banyak jenis pasta gigi yang beredar dipasaran yang memiliki kandungan dan fungsi yang berbeda. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas menyikat gigi menggunakan pasta gigi terhadap penurunan plak. Metode penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian Pre dan Post-test with Control Group. Populasi adalah mahasiswa Jurusan Keperawatan Gigi tingkat 1 dengan sampel 15 orang yang diberikan perlakuan menyikat gigi menggunakan pasta dan 15 orang menyikat gigi tanpa pasta. Proses pengambilan skor plak dilakukan sebelum dan sesudah menyikat gigi pada kelompok menggunakan pasta dan tanpa pasta. Analisis statistik dilakukan dengan menggunakan uji t-Test. Hasil penelitian skor plak sebelum dan sesudah menyikat gigi menggunakan pasta gigi didapatkan hasil yang signifikan dan hasil yang sama juga terjadi pada kelompok menyikat gigi tanpa pasta gigi. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah menyikat gigi menggunakan pasta gigi dan tanpa pasta sama-sama efektif dalam menurunkan plak, tetapi jika dilihat dari hasil rata-rata didapatkan hasil tertinggi pada kelompok menyikat gigi dengan pasta lebih baik dibandingkan tanpa pasta.