Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Penanganan Loss Dalam Operasi Drilling Pada Formasi Karbonat (Eq. Kujung) Pada Lapangan X Firman Aulia; A Q Keswani; A. Fadly; I.K. A.A Permana; R. Sari; G. Ageng; A. Miftah; D. Harwidyarso
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.487 KB) | DOI: 10.25105/pdk.v3i1.2476

Abstract

Permasalahan utama pada pemboran sumur pengembangan di Lapangan X Blok Cepu adalah loss circulation pada reservoir Karbonat Build Up Oligo-Miosen yang memiliki heterogenitas porositas dan permeabilitas yang cukup tinggi. Hal ini dapat berdampak kepada mundurnya target produksi Lapangan X yang di perkirakan mencapai 165,000 BOPD. Pemilihan material loss circulation yang tepat merupakan hal yang penting untuk mengatasi masalah tersebut. DOB2C merupakan material penanganan loss circulation yang paling efektif yang digunakan pada reservoir karbonat di Lapangan X. Material tersebut berbasis lumpur Water Base Mud System dan merupakan campuran dari Diesel Oil, Bentonite, dan Cement dengan komposisi perbandingan 1:1:2. DOB2C yang dipompakan kedalam lubang sumur akan menyumbat zona loss circulation, dimana pada saat DOB2C bercampur dengan lumpur pemboran didalam sumur dengan membentuk gel/slurry guna menutupi zona loss circulation. Penggunaan DOB2C ini mengakibatkan penanganan loss circulation dapat tertangani secara efektif dan efisien. Hal ini dapat dilihat dari waktu penyelesaian pemboran yang lebih cepat ± 30% dari yang diprogramkan. Selain itu juga formulasi DOB2C ini tidak merusak kualitas lubang pemboran dan properti reservoir (porositas dan permeabilitas). Pemilihan formula material yang tepat merupakan kunci dalam penanganan loss circulation pada reservoir karbonat di Lapangan X.
Penanganan Loss Dalam Operasi Drilling Pada Formasi Karbonat (Eq. Kujung) Pada Lapangan X Firman Aulia; A Q Keswani; A. Fadly; I.K. A.A Permana; R. Sari; G. Ageng; A. Miftah; D. Harwidyarso
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v3i1.2476

Abstract

Permasalahan utama pada pemboran sumur pengembangan di Lapangan X Blok Cepu adalah loss circulation pada reservoir Karbonat Build Up Oligo-Miosen yang memiliki heterogenitas porositas dan permeabilitas yang cukup tinggi. Hal ini dapat berdampak kepada mundurnya target produksi Lapangan X yang di perkirakan mencapai 165,000 BOPD. Pemilihan material loss circulation yang tepat merupakan hal yang penting untuk mengatasi masalah tersebut. DOB2C merupakan material penanganan loss circulation yang paling efektif yang digunakan pada reservoir karbonat di Lapangan X. Material tersebut berbasis lumpur Water Base Mud System dan merupakan campuran dari Diesel Oil, Bentonite, dan Cement dengan komposisi perbandingan 1:1:2. DOB2C yang dipompakan kedalam lubang sumur akan menyumbat zona loss circulation, dimana pada saat DOB2C bercampur dengan lumpur pemboran didalam sumur dengan membentuk gel/slurry guna menutupi zona loss circulation. Penggunaan DOB2C ini mengakibatkan penanganan loss circulation dapat tertangani secara efektif dan efisien. Hal ini dapat dilihat dari waktu penyelesaian pemboran yang lebih cepat ± 30% dari yang diprogramkan. Selain itu juga formulasi DOB2C ini tidak merusak kualitas lubang pemboran dan properti reservoir (porositas dan permeabilitas). Pemilihan formula material yang tepat merupakan kunci dalam penanganan loss circulation pada reservoir karbonat di Lapangan X.
EVALUASI NILAI POWDER FACTOR UNTUK PENINGKATAN PRODUKSI PELEDAKAN QUARRY BATU ANDESIT DI PT. ARGA WASTU DESA SANETAN, KECAMATAN SLUKE, KABUPATEN REMBANG, JAWA TENGAH Firman Aulia; Yudho Dwi Galih Cahyono; Agus Budianto
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 2, No 1 (2020): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2020.1017

Abstract

PT. Arga Wastu adalah salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang pertambangan batu andesit yang termasuk tambang terbuka jenis quarry (Side Hill Type Quarry). Permasalahan yang terjadi yaitu meningkatkan target produksi yang sudah tercapai perhari. Upaya untuk meningkatkan produksi dilakukan melalui kegiatan peledakan agar menghasilkan ukuran material (fragmentasi) dan penggunaan bahan peledak yang sesuai. Berdasarkan perhitungan geometri peledakan yang digunakan untuk mendapatkan hasil yang diharapkan dengan menggunakan teori R.L.Ash. untuk distribusi ukuran fragmentasi menggunakan metode Kuz-Ram. Rata rata geometri actual yang digunakan pada tangal 19 juli sampai dengan 12 agustus yaitu diameter lubang 2,5 inchi, burden 2 m, spasi 2 m, stemming 1,4 m, kedalaman lubang ledak 7,3 m, kolom isian 5,9 m, powder factor 0,40 kg/m3. Hasil perhitungan tersebut didapat geometri peledakan dengan diameter lubang ledak 2,5 inchi, burden 2 m, spasi 3 m, stemming 1,6 m, kedalaman lubang ledak 7,9, sub drilling 0,4 m, kolom isian 6,3 m, dengan penggunaan bahan peledak 16,82 kg/lubang. Sehingga didapat nilai powder factor sebesar 0,37 kg/m3. Dengan presentase (%) ukuran fragmentasi (60 cm) sebesar 0 % dengan perolehan hasil produksi sebesar 1042,8 bcm/hari.
Penanganan Loss Dalam Operasi Drilling Pada Formasi Karbonat (Eq. Kujung) Pada Lapangan X Firman Aulia; A Q Keswani; A. Fadly; I.K. A.A Permana; R. Sari; G. Ageng; A. Miftah; D. Harwidyarso
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.487 KB) | DOI: 10.25105/pdk.v3i1.2476

Abstract

Permasalahan utama pada pemboran sumur pengembangan di Lapangan X Blok Cepu adalah loss circulation pada reservoir Karbonat Build Up Oligo-Miosen yang memiliki heterogenitas porositas dan permeabilitas yang cukup tinggi. Hal ini dapat berdampak kepada mundurnya target produksi Lapangan X yang di perkirakan mencapai 165,000 BOPD. Pemilihan material loss circulation yang tepat merupakan hal yang penting untuk mengatasi masalah tersebut. DOB2C merupakan material penanganan loss circulation yang paling efektif yang digunakan pada reservoir karbonat di Lapangan X. Material tersebut berbasis lumpur Water Base Mud System dan merupakan campuran dari Diesel Oil, Bentonite, dan Cement dengan komposisi perbandingan 1:1:2. DOB2C yang dipompakan kedalam lubang sumur akan menyumbat zona loss circulation, dimana pada saat DOB2C bercampur dengan lumpur pemboran didalam sumur dengan membentuk gel/slurry guna menutupi zona loss circulation. Penggunaan DOB2C ini mengakibatkan penanganan loss circulation dapat tertangani secara efektif dan efisien. Hal ini dapat dilihat dari waktu penyelesaian pemboran yang lebih cepat ± 30% dari yang diprogramkan. Selain itu juga formulasi DOB2C ini tidak merusak kualitas lubang pemboran dan properti reservoir (porositas dan permeabilitas). Pemilihan formula material yang tepat merupakan kunci dalam penanganan loss circulation pada reservoir karbonat di Lapangan X.