Casmini Casmini
Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENYULUHAN PENCEGAHAN “KLITIH” MELALUI PENGUATAN KETAHANAN KELUARGA DI YOGYAKARTA Casmini Casmini
Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-ilmu Agama Vol. 20 No. 1 (2020)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/aplikasia.v20i1.2364

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan materi penyuluhan pencegahan klithih melalui penguatan ketahanan keluarga. Metode kegiatan yang dilakukan dengan mengadakan talkshaw yang dihadiri oleh Pimpinan Cabang‘Aisyiyah, pimpinan Muhammadiyah, anggota Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah serta simpatisan ‘Aisyiyah dan Muhammadiyah di Moyodan yang berjumlah 400 orang. Kegiatan berjalan sangat interaktif dan materi yang disampaikan menggugah dan menyadarkan warga ‘Aisyiyah dan Muhammadiyah untuk bahu membahu membangun keluarga yang memiliki ketahanan, baik ketahanan materi, fisik, emosional dan spiritual. Bentuk tindak lanjut kegiatan adalah pendampingan terhadap keluarga yang ditengarahi rentan klithih.
Meta Analisis Urgensi Konseling Teman Sebaya di Pondok Pesantren Nurul Fitrian Eko Saputro; Subi Nur Isnaini; Casmini Casmini
Al-Ihath: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 3 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53915/jbki.v3i2.343

Abstract

Tulisan ini ingin memberikan pemetaan terhadap urgensi pelayanan konseling teman sebaya dalam lingkungan pondok pesantren. Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekaan meta analisis menganalisis konten dari studi terdahulu. Hasil penelitian ini adalah Menampilkan pemetaan tentang pentingnya penerapan konseling teman sebaya atau peer counseling yang ditinjau dari sudut pandang santri, pengelola pesantren, dan kiai yang menjadi unsur dari pesantren. Argumen ini dibangun dengan melihat bahwa pesantren menjadi salah satu institusi yang masih perlu dilakukan pengoptimalan pengaplikasian layanan konseling. Melihat kompleksnya permasalahan yang ada terlebih yang dialami oleh santri.