Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pemberdayaan dan Pengolahan Produk Durian di Desa Juru Mapin, Kecamatan Buer, Kabupaten Sumbawa Yadi Hartono; Ade Mariyam Oklima; Alia Wartiningsih
Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2019): Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrokreatif.5.2.115-122

Abstract

This community partneship program (PKM) is aimed to improve knowledge and skill ofthe two community groups in Jurumapin Village, Sumbawa Regency, namely Saling Angkat farmer groupand Palopo Durian processing group that focuses on develoving the production, marketing and bussines management. This PKM program had been done from March until May 2018 through training and mentoring method. The form of science and technology implementation in the training and mentoring was the technique of cultivating and rejuvenating the durian tree, the technique of using the dog hunter to expose monkey, the technique of marketing and bussines management, and the procedures of producing some cakes from durian. The result of this PKM shows that both of the groups understand the technique of cultivating and rejuvenating the durian tree, the technique of using dog hunter to expulse monkey, the technique of using facebook as social media in online media marketing and they are able to produce some cake from durian.
TEKO BU LANG (TEH DAUN KOPI BATU DULANG) SEBAGAI MINUMAN SEHAT DARI BATU DULANG Nela Dwi Iriani; Nana Rizkiana; Suriani; Barda Mulyandi; Ainun Mardiah; Alia Wartiningsih
Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal Vol. 1 No. 1 (2018)
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jpml.v1i1.3

Abstract

TEKO BULANG (Teh Daun Kopi Batu Dulang) merupakan salah satu olahan khas Desa Batudulang yang memanfaatkan daun kopi yang diolah menjadi teh. Desa Batu Dulang merupakan salah satu daerah penghasil kopi di Kecamatan Batu Lanteh. Daun kopi memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, karena kaya akan antioksidan, dapat menurunkan tekanan darah tinggi bagi penderita hipertensi dan mencegah diabetes. Usaha teh daun kopi ini menjadi salah satu usaha yang berpeluang untuk dikembangkan, karena teh daun kopi ini menggunakan daun kopi yang tidak termanfaatkan secara maksimal dan tersedia dalam jumlah yang banyak, sehingga dalam persiapan bahan baku utama dalam produksi selalu tersedia. Teh daun kopi juga berpeluang menjadi oleh-oleh khas Sumbawa dan mendukung program Visit Lombok Sumbawa 2017 dan pengembangan Ekowisata Desa Batu Dulang. Usaha ini telah dipasarkan dan didistribusikan pada toko-toko, kedai-kedai, supermarket sekitar Kabupaten Sumbawa dan kampus Universitas Samawa (UNSA), selain itu pemasaran juga memanfaatkan media sosial sebagai media pendukung promosi.
Determinasi Ketahanan Pangan Daerah Kawasan Pesisir di Kecamatan Labuhan Badas Kabupaten Sumbawa Alia Wartiningsih; Leni Maryati
Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan Vol. 1 No. 1 (2018): Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jrktl.v1i1.38

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat ketahanan pangan rumah tangga petani dan faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat ketahanan pangan rumah tangga petani di Kecamatan Labuhan Badas Kabupaten Sumbawa. Metode yang digunakan untuk menjawab tujuan penelitian ini adalah metode deskriptif yang dilaksanakan di wilayah pesisir Kabupaten Sumbawa dengan mengambil 2 desa yaitu Desa Labuhan Aji dan Desa Sebotok. Analisis tingkat ketahanan pangan rumah tangga petani dilakukuan dengan menggunakan pendekatan konsumsi energi dan protein rumah tangga, dan analisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat ketahanan pangan dijawab dengan analisis Regresi Logstik. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Labuhan Aji dan Desa Sebotok termasuk dalam klasifikasi tidak tahan pangan, yang ditentukan oleh 3 faktor yaitu pendapatan rumah tangga, tingkat pendidikan ibu rumah tangga dan pengetahuan gizi ibu rumah tangga.
DAMPAK MASA PANDEMI COVID-19 TERHADAP PERTANIAN HORTIKULTURA (STUDI KASUS PT. LADANG ARTHA BUANA) KABUPATEN SUMBAWA Alia Wartiningsih; M. Aries Zuhri Angkasa; Susi Susanti
JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN Vol 2 No 2 (2022): jurnal sosial ekonomi pertanian
Publisher : Alia Wartiningsih, M.Si

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jsep.v2i2.940

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak masa pandemi covid-19 terhadap pertanian hortikultura (Studi Kasus PT. Ladang Artha Buana) Desa Penyaring Kecamatan Moyo Utara. Penelitian dilaksanakan di PT. Ladang Artha Buana Desa Penyaring Kecamatan Moyo Utara. Penelitian dilakukan pada bulan Maret 2021. Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif dan sumber data adalah data primer. Metode pengambilan sampel dilakukan secara sengaja (purposive sample). Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus. Hasil penelitian menunjukan adanya pandemi  covid-19 ( Corona Virus Disease 2019) tidak berdampak terhadap hasil produksi, permintaan dan pendapatan, namun sangat berdampak pada pemasaran, yakni hasil produksi sebelum pandemi covid-19 dapat didistribusikan ke berbagai daerah seperti Lombok dan Surabaya. Pada masa pandemi covid-19 hasil produksi hanya dapat didistribusikan disekitaran wilayah Kabupaten Sumbawa.  
DAMPAK PENGGUNAAN COMBINE HARVESTER TERHADAP CURAHAN TENAGA KERJA DAN PRODUKSI PADI SAWAH DI DESA BERORA KECAMATAN LOPOK Welly Ristiana; Alia Wartiningsih; M. Aries Zuhri Angkasa
JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Alia Wartiningsih, M.Si

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jsep.v3i1.1118

Abstract

Tujuan dari penelitian yaitu untuk menganalisis hubungan penggunaan combine harvester dengan curahan tenaga kerja dan produksi padi sawah di Desa Berora Kecamatan Lopok. Pemilihan lokasi dilakukan secara kebetulan (Accidental Sampling), dengan jumlah sampel sebanyak 34 petani padi sawah. Analisis data menggunakan analisis hari orang kerja (HOK), dan Uji T dimana : Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat dampak yang signifikansi antara yang tidak menggunakan combine harvester dan yang menggunakan combine harvester. Dilihat dari hasil produksi dengan selisih 4.5 ton/ha dan HOK dengan selisih 11 hari kerja.
PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KERUPUK KULIT SAPI (STUDI KASUS LINGKUNGAN SURYA BAKTI KELURAHAN PEKAT KECAMATAN SUMBAWA) Aulia Agustina; Syahdi Mastar; Alia Wartiningsih
JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Alia Wartiningsih, M.Si

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jsep.v3i1.1119

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui preferensi seperti apa yang mempengaruhi konsumen terhadap keputusan pembelian kerupuk kulit sapi di Lingkungan Surya Bakti Kelurahan Pekat Kecamatan Sumbawa. Penelitian ini telah dilksanakan pada bulan April 2022 di Lingkungan Surya Bakti Kelurahan Pekat Kecamatan Sumbawa. Penelitian ini dilakukan dengan menggunkan metode deskriptif dengan jumlah sebanyak sempel sebanyak 60 responden dengan mengambil 10 responden dari masing-masing para pemilik home industry yang diambil dengan menggunakan teknik accidental sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara atau kuesioner, observasi, dan dokumentasi. Adapun analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif menggunakan rating scale. Dari hasil penelitian diketahui bahwa preferensi konsumen terhadap keputusan pembelian yang dilakukan pada harga kerupuk kulit sapi yaitu harga yang ditawarkan penjual sesuai dengan kualitas produk yang dijual. Cita rasa kerupuk kulit sapi yang ditawarkan oleh pejual memiliki tekstur yang gurih sehingga responden tertarik untuk membeli produk dan responden menyukai kerupuk kulit sapi untuk dikonsumsi sebagai pendamping makanan sehingga menambah cita rasa yang gurih. Ukuran dari kerupuk kulit sapi yang beragam sehingga membuat responden merasa puas dengan kualitas kerupuk kulit sapi dan bentuk yang ditawarkan penjual kepada responden sesuai dengan harga baik kemasan kecil maupun kemasan besar sesuai dengan harga masing-masing. Lokasi atau tempat penjualan kerupuk kulit sapi mudah dijangkau dan strategis. Preferensi konsumen terhadap krupuk kulit sapi sebagai berikut : (1) harga kriteria sangat setuju, (2) cita rasa kriteria sangat setuju, (3) ukuran kriteria setuju, (4) lokasi kriteria setuju dan dapat dikatakan bahwa preferensi konsumen yang diterapkan oleh krupuk kulit sapi pada cita rasa dapat mempengaruhi keputusan pembelian konsumen.
BAURAN PEMASARAN USAHA KRUPUK ATUM SALENG BEME DI DUSUN SAMPAR LAYANG DESA PEMANTO KECAMATAN EMPANG Yeni Citra; Siti Nurwahidah; Alia Wartiningsih
JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Alia Wartiningsih, M.Si

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jsep.v3i1.1123

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bauran pemasaran usaha krupuk atum Saleng Beme di Dusun Sampar Layang Desa Pemanto Kecamatan Empang. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan April 2022 Di Dusun Sampar Layang Desa Pemanto Kecamatan Empang. Penelitian ini di lakukan dengan menggunakan metode deskriptif dengan sampel sebanyak 30 responden yang membeli krupuk atum di Saleng Beme yang diambil dengan menggunakan teknik accidental sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara atau kuesioner, dan dokumentasi. Adapun analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah analisis deskriptif kuantitatif. Dari hasil penelitian diketahui bauran pemasaran dilakukan usaha krupuk atum Saleng Beme pada produk yaitu memasarkan produk krupuk atum dengan jenis kemasan standing pouch dan plastik poliprolen. Penetapan harga disesuaikan dengan pasaran dan juga ditawarkan sesuai dengan ukuran kemasan. Tempat atau lokasi sangat mudah dijangkau oleh konsumen. Promosi menggunakan media online dan ofline yang berupa promosi dari mulut ke mulut dan pemasangan spanduk untuk menarik perhatian konsumen. Tanggapan konsumen terhadap bauran pemasaran berdasarkan masing-masing aspek sebagai berikut: (1) aspek produk kategori baik, (2) aspek harga kategori baik, (3) aspek tempat kategori baik, (4) aspek promosi kategori baik dan dapat dikatakan bahwa bauran pemasaran yang diterapkan oleh usaha krupuk atum Saleng Beme sudah berjalan dengan baik.
ANALISIS KESEDIAAN MEMBAYAR IMBAL JASA AIR KONSUMEN PERUMDAM UNTUK MENDUKUNG KONSERVASI SUB DAS BATULANTEH KABUPATEN SUMBAWA Eni Erna Wati; Yadi Hartono; Alia Wartiningsih
JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Alia Wartiningsih, M.Si

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jsep.v3i2.1278

Abstract

Tujuan dari penelitian yaitu Untuk mengetahui kesedian konsumen PERUMDAM terlibat dalam imbal jasa lingkungan untuk mendukung konservasi hulu Sub Das Batulanteh. Untuk mengetahui besarnya nilai kesedian membayar (WTP) konsumen PERUMDAM terhadap imbal jasa air untuk mendukung konservasi Sub DAS Batulanteh. Pemilihan Lokasi dilakukan Secara Sengaja (Purposive Sampling), Responden Dalam penelitian ini adalah Pelanggan PERUMDAM Batulanteh dengan Jumlah Sampel sebanyak 30 pelanggan Perumdam. Analisis Data yang digunakan dalam Penelitian Ini Adalah Analisis Deskriptif Kuantitatif, Tahap Contingent Valuation Method (CVM), Membuat Pasar Hipotetik, Menadaptkan Penawaran Besarnya Nilai Wiliilingness To Pay (WTP), Memperkirakan Nilai Rata-Rata, Mejumlahkan Data. Hasil Dari Penelitian Untuk nilai rataan WTP responden diperoleh sebesar Rp.3666.67 setiap KK/Bulan dengan nilai total yang diperoleh sebesar Rp 32,109,000.00/bulan.
PERSEPSI PETANI TERHADAP PENERAPAN KARTU TANI DI DESA LABUHAN BADAS Yudi Teguh Kristianto; Siti Nurwahidah; Alia Wartiningsih
JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Alia Wartiningsih, M.Si

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jsep.v3i2.1280

Abstract

Penyebab utama permasalahan distribusi pupuk disebabkan oleh sistem yang diterapkan saat ini belum berjalan optimal. Permasalahan yang umum terjadi berupa kelangkaan pupuk bersubsidi, keterlambatan distribusi pupuk, ketidaktepatan sasaran, dan harga yang di atas ketentuan. Untuk mengatasi hal ini, pemerintah telah mencanangkan Program Kartu Tani.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahu persepsi petani tarhadap penerapan kartu tani di Desa Labuhan Badas. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Februari sampai bulan Maret 2021 di Desa Labuhan Badas Kecamatan Labuhan Badas. Penelitian kuantitatif dan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif jumlah sampel sebanyak 41 responden yang memiliki kartu tani yang diambil dengan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 15%. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara atau kuesioner, dan dokumentasi. Adapun analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa persepsi petani secara umum terhadap pemanfaatan kartu tani tergolong dalam kategori tidak baik dengan jumlah skor 95.34. Hal ini berbanding terbalik dengan setiap indikator yang dinilai dengan kategori cukup baik. Pemanfaatan kartu tani dalam kemudahan mendapatkan pupuk bersubsidi memiliki nilai rata-rata skor sebesar 32.67 dan tergolong dalam kategori cukup baik. Kemudahan penjualan hasil panen oleh off taker secara umum memiliki rata-rata skor sebesar 31.30 dan tergolong dalam kategori cukup baik. Demikian pula, Kemudahan akses pembiayaan KUR memiliki rata-rata skor sebesar 31.37 dan tergolong dalam kategori cukup baik.
STRATEGI PEMASARAN BAKSO IDOLA DALAM MENINGKATKAN PENJUALAN PADA MASA PEMULIHAN COVID-19 DI KECAMATAN SUMBAWA Ritawati Ritawati; Alia Wartiningsih; Yadi Hartono
JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Alia Wartiningsih, M.Si

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jsep.v3i2.1282

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal Strategi Pemasaran Bakso Idola Dalam Meningkatkan Penjualan Pada Masa Pemulihan Covid-19 Di Kecamatan Sumbawa. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan April 2022 di Warung Bakso Idola Di Kecamatan Sumbawa. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif dengan jumlah responden sebanyak 7 orang, yang mana pemilik perusahaan 1 orang karyawan 3 dan konsumen 4 orang yang diambil secara accidental dan menggunakan metode purposive sampling untuk strategi pemasaran. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti tentang Strategi Pemasaran Bakso Idola Dalam Meningkatkan Penjualan Pada Masa Pemulihan Covid-19 Di Kecamatan Sumbawa. Diperoleh Strategi pemasaran yang diterapkan oleh Bakso Idola adalah pada posisi kuadran I atau mendukung strategi agresif dengan memproduksi bakso yang berkualitas, teksur lembut dan harga terjangkau tanpa mengurangi bahan yang dapat mengurangi rasa bakso itu sendiri. Hal ini dianggap strategi yang sangat bagus agar konsumen tidak beralih ke pedagang lain.