Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Kebijakan Updating PBB-P2 Dalam Menekan Potential Loss Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Sambas (Studi Kasus di Kecamatan Tebas) Ferdinan Ferdinan; Rosyadi Rosyadi; Wahyudi Wahyudi
JEMAP Vol 7, No 1: April 2024
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/jemap.v7i1.10081

Abstract

Harga tanah dan bangunan bersifat inelastis dan bergerak naik dari waktu ke waktu, namun tidak sesuai dengan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) yang digunakan dalam pengenaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang merupakan kewenangan Pemerintah Daerah di Indonesia. Oleh karena itu, ditengarai masih terdapat potensi kerugian yang menyebabkan rendahnya Pendapatan Asli Daerah, termasuk Pemerintah Kabupaten Sambas. Maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya perubahan NJOP dan potensi penerimaan PBB-P2, serta potensi kerugian yang dialami Pemerintah Kabupaten Sambas. Lokasi penelitian adalah Desa Tebas Kuala, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas. Dengan menggunakan pendekatan komparatif terhadap data Pemerintah Kabupaten Sambas dan hasil survei langsung ke lapangan, maka pada 95 sampel diketahui bahwa 3. Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) Tanah mengalami perubahan sebesar 59,01%, dimana pada tahun data awal NJOP Tanah sebesar Rp5.765.254.000. - menjadi Rp. 9.167.400.000,-. NJOP bangunan mengalami perubahan sebesar 78,81% dimana data awal NJOP bangunan sebesar Rp. 4.589.852.000,- menjadi Rp. 8.206.950.000,-. Potensi Penerimaan PBB-P2 di Desa Tebas Kuala Kecamatan Tebas untuk 95 sampel penelitian ini adalah sebesar Rp. 16.274.350,- atau lebih tinggi 40,83% dibandingkan data sebelumnya yaitu Rp. 11.555.970,-. Potensi kerugian yang akan dialami Pemerintah Kabupaten Sambas sebesar Rp. 4.718.380,-.
Efektivitas Pengayaan Curcuma longa dalam Pakan untuk Meningkatkan Kinerja Pertumbuhan dan Pemanfaatan Pakan Benih Ikan Hemibagrus nemurus M Yudi Abdillah; Khairul Hadi; Rosyadi Rosyadi
Jurnal Dinamika Akuakultur Vol 1 No 1 (2025): Jurnal Dinamika Akuakultur Edisi Mei 2025
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jda.2025.vol1(1).26128

Abstract

Optimalisasi pertumbuhan dan efisiensi pemanfaatan pakan merupakan faktor penting dalam keberhasilan budidaya ikan baung (Hemibagrus nemurus). Pemanfaatan bahan alami sebagai aditif pakan, seperti kunyit (Curcuma longa), berpotensi meningkatkan performa pertumbuhan ikan secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan tepung kunyit dalam pakan terhadap pertumbuhan dan efisiensi pemanfaatan pakan benih ikan baung. Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan rancangan acak lengkap dengan lima perlakuan dosis tepung kunyit dalam pakan, yaitu 0, 5, 10, 15, dan 20 g/kg pakan, masing-masing dengan tiga ulangan. Benih ikan baung dipelihara dalam wadah pemeliharaan selama periode penelitian dan diberi pakan sebanyak 5% dari bobot biomassa per hari. Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan berat mutlak, pertumbuhan panjang mutlak, laju pertumbuhan spesifik, rasio konversi pakan, efisiensi pakan, serta kualitas air. Data dianalisis menggunakan analisis varians (ANOVA) dan uji lanjut Duncan pada taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung kunyit dalam pakan memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan efisiensi pemanfaatan pakan benih ikan baung. Perlakuan dengan dosis 20 g/kg pakan menghasilkan pertumbuhan tertinggi, rasio konversi pakan terendah, dan efisiensi pakan terbaik dibandingkan perlakuan lainnya. Kualitas air selama penelitian berada dalam kisaran optimal untuk kehidupan ikan. Disimpulkan bahwa suplementasi tepung kunyit dalam pakan, khususnya pada dosis 20 g/kg, efektif meningkatkan performa pertumbuhan dan pemanfaatan pakan benih ikan baung.