Pap smear is one of method for screening abnormality in cervix cell. Abnormality in cervix can change into malignancy that influenced by some factor, for example contraception and lifestyle factor that include first sexual intercourse in young age, multiple sexual partners, high parity, smoking, history for prostitute woman, vaginal hygiene, and history for abortions. Researchers sure that some of cancer depend on naturally by hormone to its growth and development. This research is trying to find the correlation between contraceptive use with Pap smear result in prostitute woman and housewife. This is an observational research with cross-sectional design. The research subjects are prostitute woman and housewife in Yogyakarta. Respondent fill the questioners and then take a pap smear sample, the result of pap smear sample compare with the risk factor that had by subject. Statistic analytic in this research is chi square. The significant result in this research is influence of contraception in prostitute woman (p 0.001), and for influence of contraception in housewife does not give a significant result (p 0,809)Pap smear merupakan salah satu metode skrining kelainan pada sel leher rahim. Adanya kelainan ini dapat mengarah pada keganasan yang dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu penggunaan kontrasepsi dan faktor gaya hidup yang meliputi hubungan seksual di usia muda, berganti-ganti pasangan seksual, angka paritas yang tinggi, merokok, lama bekerja sebagai Penjaja Seks Komersial (PSK), penggunaan pembersih wanita serta riwayat aborsi. Para peneliti menyakini bahwa beberapa jenis kanker tergantung secara alami pada hormon untuk pertumbuhan dan perkembangannya. Penelitian dilakukan untuk mengetahui hubungan antara penggunaan kontrasepsi dengan gambaran hasil pap smear pada PSK dan ibu rumah tangga. Penelitian ini bersifat observasional dengan desain cross-sectional. Subyek penelitian adalah PSK di jalan Pasar Kembang dan ibu rumah tangga di Sewon, Bantul. Responden mengisi kuisioner kemudian dilakukan pemeriksaan pap smear, lalu hasil pap smear dibandingkan dengan faktor resiko yang dimiliki subyek yaitu penggunaan kontrasepsi. Analisis statistik yang digunakan adalah chi square. Hasil penelitian mengenai pengaruh penggunaan kontrasepsi pada PSK menunjukkan hasil signifikan (p 0,000), sedangkan penggunaan kontrasepsi pada ibu rumah tangga tidak memberikan hasil yang signifikan (p 0,809).