Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Prosiding University Research Colloquium

Sifat-sifat Lentur Papan Partikel Komposit Kulit Kacang Tanah/Epoksi S Sudarisman; Muhammad Budi Nur Rahman; Awang Darmawan
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang Teknik dan Rekayasa
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2486.577 KB)

Abstract

Flexural properties, i.e. load-displacement response, flexuralstrength,failure strain and modulus, of peanut shell particle-reinforced epoxycomposites have been investigated. Four different fiber contents, i.e. 0,20, 30 and 40 vol%, have been fabricated by means of press moldtechnique, and two particle sizes of passing through of mesh 11 but notfor mesh 16, and passing through 16 sievers have been utilized.Specimen preparation and testing were carried out in accordance withthe ASTM D1037. Failure modes were evaluated by closely observingrepresentative photo macrographs of randomly selected failedspecimens. The result revealed that the finer the particles, the higherthe flexural strength and flexural modulus. To the contrary, finerparticle size resulted in lower strain to failure. Almost all specimensshow considerably linear lateral force-deflection relations up to closeto failure. Specimens being produced using coarser particles achievedthe highest flexural strength and modulus of 38.69 MPaand 2.141GPa, respectively, at Vf = 20%, while the highest flexural strain tofailure of 2.48 % was achieved atVf = 40%. Specimens being producedusing finer particles achieved the highest lentur strength and strain tofailure of 43.77 MPa and 2.01 %, respectively, at Vf = 30%, while thehighest lenturmodulus of 2.618 GPa was achieved at Vf = 40%. Unlikepure epoxy specimens which underwent brittle fracture along withbroken into pieces, those filled with peanut particles underwent singleplanebrittle fracture.
Pengembangan Kompetensi SDM Pengelola Amal Usaha Muhammadiyah di Desa Pabelan Tri Wahyono; Muhammad Budi Nur Rahman
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.413 KB)

Abstract

Kompetensi sumber daya manusia yang dimiliki oleh amal usaha muhammadiyah bidang pendidikan masih kurang sehingga materi dan pengetahuan yang disampaikan kepada siswa juga kurang maksimal. Berdasarkan kondisi tersebut, tujuan kegiatan pengabdian melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia di amal usaha muhammadiyah bidang pendidikan ini adalah mengembangkan dan meningkatkan kompetensi pendidik dalam hal kosep dasar sesuai materi pelajaran yang disampaikan dan dikhususkan pada mata pelajaran yang termasuk dalam Ujian Nasional Berbasis Nasional (USBN). Proses pengembangan kompetensi sumber daya manusia dimulai dengan penguatan materi atau konsep secara spesifik sesuai mata pelajaran yang disampaikan dan mata pelajaran yang diujikan dalam USBN. Selanjutnya, guru sebagai SDM yang sangat penting dalam amal usaha muhammadiyah bidang pendidikan dapat mengembangkan kompetensi dengan meningkatkan pemahaman tentang konsep dasar sesuai dengan materi yang secara spesifik diujikan dalam USBN. Proses pengembangan kompetensi SDM amal usaha muhammadiyah bidang pendidikan juga dapat dilakukan dengan dengan menyusun bahan ajar yang disertai dengan pelatihan mendesain tampilan (layout) cetak buku ajar agar lebih menarik dan mudah dibaca serta dipahami oleh siswa. Dengan demikian, kompetensi SDM amal usahan muhammadiyah bidang pendidikan yaitu guru diharapkan dapat bertambah sehingga prestasi siswa juga meningkat.