Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

INTERNALISASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TERHADAP PERKEMBANGAN ANAK (Studi Kasus di Sekolah Dasar Muhammadiyah Kriyan Kecamatan Kalinyamatan Kabupaten Toni Ardi Rafsanjani; Muhammad Abdur Rozaq
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 17, No 1 (2019): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan internalisasi nilai-nilai pendidikan agama Islam terhadap perkembangan anak di SD Muhammadiyah Kriyan Jepara. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dengan mengambil latar SD Muhammadiyah Kriyan Jepara. Metode pengumpulan datanya adalah indept interviews, observasi partisipan dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis data diskriptif yang mencakup tiga kegiatan bersamaan, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah 1) Internalisasi nilai-nilai pendidikan agama Islam dengan penanaman teori/ ilmu yang dikuatkan dengan firman Allah SWT dan hadis Nabi Muhammad SAW; 2) Internalisasi nilai-nilai pendidikan agama Islam dilakukan dengan kisah-kisah teladan dan hikmah kehidupan; 3) Internalisasi nilai-nilai pendidikan agama Islam dilakukan dengan pembelajaran materi agama dan umum yang saling terkoneksi melalui sinergitas kurikulum pendidikan nasional dan Kemuhammadiyahan; 4) Internalisasi nilai-nilai pendidikan agama Islam dilakukan melalui program pembiasaan intelektualitas, spiritualitas dan humanitas. Sedangkan wujud keberhasilannya adalah pembiasaan kesalehan membentuk siswa menjadi pelajar yang berkemajuan. Para siswa melaksanakan upaya internalisasi itu karena memercayai dan menganutnya sebagai bekal membawa pada ketenangan pikir dan zikir. Upaya internalisasi berhasil dilakukan bukan karena penekanan pendidikan yang keras, melainkan usaha pembiasaan nilai-nilai pendidikan agama Islam yang humanis religius dan dilakukan sesering mungkin, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah
INTERNALISASI NILAI-NILAI KEISLAMAN TERHADAP PERKEMBANGAN ANAK DI SEKOLAH DASAR MUHAMMADIYAH KRIYAN JEPARA Toni Ardi Rafsanjani; Muhammad Abdur Razaq
Profetika: Jurnal Studi Islam Vol. 20, No. 1, Juni 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/profetika.v20i1.8945

Abstract

This study aims to analyze and describe the internalization of Islamic religious education values on the students’ development at Muhammadiyah Elementary School of Kriyan Jepara. This is qualitative research, taking the background of Muhammadiyah Elementary School of Kriyan Jepara. The data collection methods are indept interviews, participant observation and documentation. Data analysis is carried out by descriptive data analysis techniques which included three concurrent activities, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of this study are 1) Internalizing the values of Islamic religious education by planting theory / knowledge is strengthened by the word of Allah SWT and the hadith of the Prophet Muhammad; 2) Internalization of the values of Islamic religious education is carried out with exemplary stories and wisdom of life; 3) Internalization of the values of Islamic religious education is carried out by learning religious and public materials that are interconnected through the synergy of the national education curriculum and Kemuhammadiyahan; 4) Internalization of the values of Islamic religious education is carried out through programs of intellectuality, spirituality and humanity. While the form of success is the habit of piety to shape students into progressive students. The students carry out the internalization effort because trusting and adhering to it as a provision brings to mind peace and remembrance. Internalization effort is successfully carried out not because of a hard emphasis on education, but an effort to habituate the values of Islamic religious education that are religious humanists and carried out as often as possible, both in the school environment and at home.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan internalisasi nilai-nilai pendidikan agama Islam terhadap perkembangan anak di SD Muhammadiyah Kriyan Jepara. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dengan mengambil latar SD Muhammadiyah Kriyan Jepara. Metode pengumpulan datanya adalah indept interviews, observasi partisipan dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis data diskriptif yang mencakup tiga kegiatan bersamaan, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah 1) Internalisasi nilai-nilai pendidikan agama Islam dengan penanaman teori/ ilmu yang dikuatkan dengan firman Allah SWT dan hadis Nabi Muhammad SAW; 2) Internalisasi nilai-nilai pendidikan agama Islam dilakukan dengan kisah-kisah teladan dan hikmah kehidupan; 3) Internalisasi nilai-nilai pendidikan agama Islam dilakukan dengan pembelajaran materi agama dan umum yang saling terkoneksi melalui sinergitas kurikulum pendidikan nasional dan Kemuhammadiyahan; 4) Internalisasi nilai-nilai pendidikan agama Islam dilakukan melalui program pembiasaan intelektualitas, spiritualitas dan humanitas. Sedangkan wujud keberhasilannya adalah pembiasaan kesalehan membentuk siswa menjadi pelajar yang berkemajuan. Para siswa melaksanakan upaya internalisasi itu karena memercayai dan menganutnya sebagai bekal membawa pada ketenangan pikir dan zikir. Upaya internalisasi berhasil dilakukan bukan karena penekanan pendidikan yang keras, melainkan usaha pembiasaan nilai-nilai pendidikan agama Islam yang humanis religius dan dilakukan sesering mungkin, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
PERAN GERAKAN JAMA’AH DAN DAKWAH JAMA’AH DALAM INTERNALISASI NILAI-NILAI ISLAM DI RANTING MUHAMMADIYAH BLIMBINGREJO Toni Ardi Rafsanjani; Muhammad Abdur Rozaq
Profetika: Jurnal Studi Islam Vol. 23, No. 1, Juni 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/profetika.v23i1.16804

Abstract

The researcher aims to analyze and describe the role of the congregation movement and da'wah ja'ah in the internalization of Islamic values in Blimbingrejo. This research is qualitative research, the data collection uses observation and interviews. Data analysis was carried out using descriptive data analysis techniques which included three concurrent activities, data reduction, and presentation of conclusion drawing data. The results of this study are 1) the role of the congregation movement and congregational da'wah organized by the Muhammadiyah branch of Blimbingrejo; 2) the process of internalizing religious values to the branch congregation; 3) Doctrine of religious values strengthened by the word of Allah SWT and the hadith of the Prophet. The form of success is the growth of stronger religious understanding, changes in behavior in accordance with religious values, strong ukhuwah Islamiyah and progressive thinking. The process of internalizing religious values is conveyed during recitations and other religious activities. PRM Blimbingrejo continues to develop its da'wah methodology in fostering the congregation and developing Islam in the village.Peneliti bertujuan untuk menganalisis dan mendiskripsikan peran gerakan jama’ah dan dakwah ja’ah dalam internalisasi nilai-nilai keislaman di Blimbingrejo. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif, pengumpulan datanya adalah observasi dan interview. Analisis data dialakukan dengan Teknik analisis data diskriptif yang mencakup tiga kegiatan bersamaan, reduksi data, penyajian data penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah 1) peran gerakan jama’ah dan dakwah jama’ah yang diselenggarakan Pimpinan ranting Muhammadiyah  Blimbingrejo;  2) proses internalisasi nilai-nilai agama kepada jama’ah ranting; 3) Dotkrinasi nilai-nilai agama yang dikuatkan dengan firman Allah SWT dan hadist Nabi. Wujud keberhasilanya adalah pertumbuhan pemahaman agama semakin kuat, perubahan perilaku sesuai dengan nilai-nilai agama, ukhuwah Islamiyah yang kuat dan berfikir berkemajuan. Proses internalisasi nilai-nilai agama ini disampaikan pada saat pengajian dan kegiatan keagaam yang lain. PRM Blimbingrejo terus mengembangkan metodologi dakwahnya dalam membina jama’ah dan mengembangkan Islam di desa tersebut.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DARING DI MASA PANDEMI TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA ANAK Toni Ardi Rafsanjani
TAMADDUN Vol 23 No 1 (2022): Tamaddun : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/tamaddun.v23i1.4655

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengidentifikasi efektivitaspembelajaran daring terhadap kemampuan membaca anak. Metode penelitian ini menggunakanmetode deskriptif kualitatif dan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu denganPurposive Sampling. Data ini penulis kumpulkan dengan teknik observasi dan wawancara.Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah dengan analisis naratif yang memungkinkanpenulis untuk lebih menginterpretasikan hasil observasi dan wawancara dari pihak responden.hasilnya adalah ada sebanyak 18% anak yang sudah bisa membaca atau sesuai denganperkembangan kemampuan membaca yang seharusnya di usia 7 tahun. 22% anak yangkemampuan membacanya biasa atau tidak ada perkembangan yang signifikan pada usia 7tahun, kemudian ada sebanyak 60% anak belum bisa membaca atau lambat dalamperkembangan kemampuan membaca pada usia 7 tahun. Sehingga dapat disimpulkan bahwakurang efektif pembelajaran secara daring untuk perkembangan kemampuan membaca anak.Kata Kunci : efektivitas daring, kemampuan membaca, masa pandemi.
PERAN GERAKAN JAMA’AH DAN DAKWAH JAMA’AH DALAM INTERNALISASI NILAI-NILAI ISLAM DI RANTING MUHAMMADIYAH BLIMBINGREJO Toni Ardi Rafsanjani; Muhammad Abdur Rozaq
Profetika: Jurnal Studi Islam Vol. 23, No. 1, Juni 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/profetika.v23i1.16804

Abstract

Peneliti bertujuan untuk menganalisis dan mendiskripsikan peran gerakan jama’ah dan dakwah ja’ah dalam internalisasi nilai-nilai keislaman di Blimbingrejo. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif, pengumpulan datanya adalah observasi dan interview. Analisis data dialakukan dengan Teknik analisis data diskriptif yang mencakup tiga kegiatan bersamaan, reduksi data, penyajian data penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah 1) peran gerakan jama’ah dan dakwah jama’ah yang diselenggarakan Pimpinan ranting Muhammadiyah Blimbingrejo; 2) proses internalisasi nilai-nilai agama kepada jama’ah ranting; 3) Dotkrinasi nilai-nilai agama yang dikuatkan dengan firman Allah SWT dan hadist Nabi. Wujud keberhasilanya adalah pertumbuhan pemahaman agama semakin kuat, perubahan perilaku sesuai dengan nilai-nilai agama, ukhuwah Islamiyah yang kuat dan berfikir berkemajuan. Proses internalisasi nilai-nilai agama ini disampaikan pada saat pengajian dan kegiatan keagaam yang lain. PRM Blimbingrejo terus mengembangkan metodologi dakwahnya dalam membina jama’ah dan mengembangkan Islam di desa tersebut.
The Impact of Local Wisdom-Based Character Education on Student Behavior in SD Pusaka Deliserdang Toni Ardi Rafsanjani
JELIM : Journal of Education, Language, Social and Management Vol. 3 No. 1 (2025): May
Publisher : CENDEKIA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65787/jelim.v3i1.591

Abstract

This study investigates the impact of local wisdom-based character education on student behavior at SD Pusaka Deliserdang. The research was conducted to address the growing need for culturally relevant approaches in moral education, especially in elementary school settings. Utilizing a mixed-method design, the study combined quantitative analysis of pre-test and post-test behavior scores with qualitative data from interviews, observations, and documentation. The findings reveal that the integration of local wisdom—such as traditional stories, sayings, and communal values—into character education significantly improved students’ behavior in key areas including responsibility, cooperation, discipline, respect, and honesty. Quantitative results showed a marked increase in behavior scores after a 12-week intervention, with statistically significant gains across all measured indicators. Qualitative data further supported these findings, highlighting how students internalized moral values more effectively when presented through culturally familiar narratives and examples. The study also found that teacher creativity, community involvement, and student engagement played crucial roles in the success of the program. Despite challenges in sourcing appropriate cultural materials and ensuring inclusivity, the overall impact was positive and transformative. This research underscores the importance of contextualizing moral education within students’ cultural environments and provides a model for other schools seeking to implement similar initiatives.
Educational Problems in Indonesia Toni Ardi Rafsanjani; M. Abdur Rozaq
Solo Universal Journal of Islamic Education and Multiculturalism Vol. 2 No. 02 (2024): Solo Universal Journal of Islamic Education and Multiculturalism
Publisher : Walidem Institute and Publishing (WIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61455/sujiem.v2i02.197

Abstract

Education is one of the most important things in human life. Every human being has the right to receive adequate and equitable education. However, what is happening in Indonesia is the inequality of education for all Indonesian citizens. Apart from that, recently what has been discussed is the education system in force in Indonesia which is considered rigid and ineffective. We can see this from the lagging behind the quality of education in Indonesia compared to other countries. The education system used in Indonesia is not much different from the education systems in other countries. The only difference is mistakes during practice in the field. Many fundamental errors create a gap between the goals of the education system and its implementation in the field. Which ultimately makes all these goals unable to be achieved and completed properly. This research aims to determine the problems of education in Indonesia. The research method used is a qualitative study with a descriptive-analytical approach. The data was collected through in-depth interviews with education stakeholders, including teachers, principals, parents of students, and education experts. The results show that the gap in access to education is still a major problem, especially in remote areas. The uneven quality of education can also be seen in the difference in learning outcomes between schools in urban and rural areas. A curriculum that is not responsive to technological developments and industry needs has also exacerbated this situation. Based on these findings, this study suggests several solutions, including improving educational infrastructure, continuous training for teachers, and revising a more adaptive curriculum.
Detecting Muslim Students Mental Health with an Islamic Educational Approach using Machine Learning Taftazani Ghazi Pratama; Toni Ardi Rafsanjani; Riana Putri Rahmawati; Helmi Imaduddin
SISTEMASI Vol 15, No 1 (2026): Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi
Publisher : Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/stmsi.v15i1.5732

Abstract

Mental health among university students has become a major concern in higher education, particularly in the post-pandemic era, which has left students facing various academic, social, and psychological pressures. Unfortunately, efforts for early detection of mental health issues on campus remain limited, especially in the context of Muslim students who live within an Islamic cultural framework. This study offers an innovative approach by integrating advanced machine learning technology with the depth of Islamic educational values to develop an early detection system that is not only accurate but also humanistic and contextually relevant. The dataset for this study was obtained through a survey of 127 students at Universitas Muhammadiyah Kudus, including variables related to psychological conditions and the intensity of religious practices, used to detect whether students experience mental health problems or maintain good mental health. The research methodology includes data collection, preprocessing, feature analysis, model development using classification algorithms such as Random Forest, SVM, KNN, and Decision Tree, model performance optimization using GridSearchCV, and evaluation. Evaluation of the four models indicated that prior to optimization, SVM and KNN achieved the best performance, both with an accuracy of 88.46%. After optimization with GridSearchCV, SVM became the top-performing model, achieving an accuracy improvement of more than 5%, reaching 94.05%. Feature analysis revealed that levels of anxiety, fatigue, and religious practices such as prayer and dhikr were the primary determinants in mapping students’ mental health conditions. These findings suggest that Islamic values such as tawakkul (trust in God), sabr (patience), and syukur (gratitude) are not merely theological concepts but can also serve as scientific instruments, converted into predictive features in data-driven technologies. This study demonstrates that an SVM model optimized with GridSearchCV is effective in detecting university students’ mental health and has the potential to serve as an early warning system in Islamic campus settings.
Enhancing Professionalism In Young Accountants Through Al-Islam And Kemuhammadiyahan Values In Accounting Education Bonnix Hedy Maulanaa; Muhammad Abdul Rozaq; Toni Ardi Rafsanjani
Journal of Management Economic and Financial Vol. 2 No. 5 (2024): Special Issue
Publisher : Politeknik Siber Cerdika Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59261/jmef.v2i5.58

Abstract

This study aims to explore the values of Al Islam and Kemuhammadiyahan (AIK) which will be a differentiator for accounting graduates and be able to provide added value for their graduates for industrial needs. The added value is that accountants are professional and ethical. The research was conducted with a descriptive qualitative approach. This research involves in-depth interviews with third-year (final) students and analysis of accounting learning documents. The data was analyzed using thematic analysis techniques to uncover emerging patterns and themes. The results of the study show that AIK values that need to be integrated in accounting learning such as honesty, responsibility, simplicity, ethics and integrity are the main values. In the end, AIK's values will be in line with realizing competent and ethical accountants. Another finding is that the obstacles in the implementation of AIK are the lack of knowledge and academic rules that have not been fully supported and the lack of support from professional organizations. This study also revealed that students realize that AIK values can convince them to be competent when becoming accountants in various industries. This research makes theoretical and practical contributions in understanding the role of religious values in the religious-based education model in order to produce graduates who are competent and uphold high ethics.